Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan inklusif melalui penyediaan fasilitas pangan yang berkualitas bagi seluruh civitas academica. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah pengelolaan kantin FTP UGM yang dikenal sebagai kantin sehat, higienis, dan terjangkau.
Kantin FTP UGM menyediakan beragam pilihan menu makanan bergizi seimbang dengan harga yang ramah di kantong mahasiswa. Seluruh makanan dan minuman yang dijual melalui proses pengolahan yang memperhatikan aspek kebersihan, keamanan pangan, serta kandungan gizi yang seimbang. Selain itu, pengawasan rutin dilakukan oleh tim kebersihan dan kesehatan lingkungan fakultas untuk memastikan seluruh pedagang mematuhi standar higienitas yang telah ditetapkan.
Upaya ini sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs) poin 2 – Zero Hunger, yaitu mendukung pemenuhan kebutuhan pangan yang sehat dan bergizi bagi semua kalangan. Dengan memastikan seluruh warga kampus, terutama mahasiswa, dapat memperoleh makanan bergizi dan aman dengan harga terjangkau, FTP UGM turut berperan dalam mendorong ketahanan pangan di lingkungan pendidikan tinggi.
Selain mendukung pemenuhan gizi, keberadaan kantin FTP UGM juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial yang inklusif, mempererat hubungan antara mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dalam suasana yang nyaman.
Dalam kegiatan ini, Dr. Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D., dosen FTP UGM, memberikan materi tentang pengembangan dan pemanfaatan alat mesin pertanian. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan alat mesin pertanian, sehingga mereka dapat mengoptimalkan produksi pertanian dengan efisien dan efektif.
Dekan FTP, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., menyambut hangat kedatangan mahasiswa baru atau ksatria pangan pada upacara pembukaan Pionir Agrophoria 2024. Tahun ajaran 2024/2025, FTP UGM menerima 366 mahasiswa baru yang terdiri dari 123 mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, 120 mahasiswa Program Teknik Pertanian dan Biosistem, serta 123 mahasiswa Program Teknologi Industri Pertanian.