• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
    • KAGAMA TP
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDGs
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • hal. 13
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Penuh Keakraban, FTP UGM Tutup Rangkaian Summer Course 2025

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Minggu, 3 Agustus 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menutup rangkaian kegiatan Summer Course 2025 melalui acara Closing Ceremony yang digelar di Auditorium Kamarijani Soenjoto, pada 2 Agustus 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh para peserta Summer Course baik dari dalam maupun luar negeri, yang telah mengikuti program selama sepekan penuh dengan rangkaian materi, diskusi, dan praktik terkait penerapan Artificial Intelligence di sektor agri-food. Penutupan berlangsung meriah dengan menghadirkan berbagai penampilan, sesi apresiasi, dan jamuan perpisahan yang mempererat hubungan antar peserta.

Acara penutupan dimulai dengan Summer Course Video Session yang menampilkan rangkuman perjalanan kegiatan sejak hari pertama hingga hari terakhir, memperlihatkan suasana pembelajaran interaktif, kolaborasi internasional, serta momen kebersamaan para peserta. Selanjutnya, hadirin disuguhkan penampilan tari tradisional oleh performers dari salah satu UKM UGM yang membawa nuansa budaya khas Indonesia. Kemeriahan berlanjut dengan penampilan dari peserta onsite Summer Course yang menampilkan kreativitas dan bakat masing-masing, menambah kehangatan suasana penutupan.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Office of International Affairs (OIA) Universitas Gadjah Mada yang memberikan apresiasi atas antusiasme para peserta, diikuti sambutan dari Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada yang secara resmi menutup Summer Course 2025. Sebagai bentuk penghargaan, panitia memberikan Award to the Favorite Performance of Summer Course kepada penampilan terbaik selama acara. Penutupan kemudian dilengkapi dengan sesi foto bersama yang diikuti oleh seluruh peserta, pembicara, dan panitia, menciptakan kenangan yang akan melekat setelah program berakhir.

Rangkaian Closing Ceremony diakhiri dengan Farewell Dinner, di mana para peserta dapat saling berbagi pengalaman, mempererat hubungan profesional dan personal, serta merencanakan kolaborasi di masa depan. Suasana hangat dan penuh keakraban menandai berakhirnya program, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh pihak yang terlibat.

Penyelenggaraan Closing Ceremony Summer Course 2025 ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kegiatan ini, FTP UGM tidak hanya memberikan kesempatan belajar lintas negara dengan topik teknologi mutakhir di sektor agri-food, tetapi juga memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar peserta dari berbagai latar belakang akademik dan budaya. Hal ini sejalan dengan komitmen FTP UGM untuk menghadirkan pendidikan berkualitas, relevan dengan perkembangan zaman, dan berorientasi pada keberlanjutan.

FTP UGM dan Perum BULOG Bahas Kolaborasi Riset dan Publikasi dalam Diskusi Strategis

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Sabtu, 2 Agustus 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan dari Perum BULOG dalam kegiatan diskusi strategis yang dilaksanakan pada Jumat, 1 Agustus 2025, di FTP UGM. Diskusi ini menjadi wadah eksplorasi peluang kerja sama antara FTP UGM dan Perum BULOG, khususnya dalam bidang penelitian, publikasi, serta pengembangan sumber daya manusia melalui program magang dan praktik kerja lapangan (PKL) berbasis riset.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FTP UGM, yaitu Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni, serta Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, Sumber Daya Manusia, dan Sistem Informasi. Turut hadir dalam diskusi ini sejumlah dosen dan peneliti senior FTP UGM, antara lain Prof. Dr. Ir. Nursigit Bintoro, M.Sc., Dr. Devi Yuni Susanti, S.T.P., M.Sc., Dr. Ir. Priyanto Triwitono, M.P., dan Ir. Pujo Saroyo, M.Eng.Sc. Sementara itu, Perum BULOG diwakili oleh Kepala Pusat Riset dan Perencanaan Strategis Perum BULOG beserta staf dari Kantor Wilayah Yogyakarta.

Tiga topik utama menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan ini. Pertama, potensi kerja sama program magang atau PKL bagi mahasiswa FTP UGM di Balai Litbang Perum BULOG yang berlokasi di Tambun atau Cibitung. Program ini dirancang khusus untuk mahasiswa yang memiliki topik riset yang sesuai dengan kebutuhan BULOG, dengan sistem seleksi dan skema pendanaan yang fleksibel, baik secara penuh, sebagian, atau dalam bentuk penyediaan sarana dan alat penelitian.

Topik kedua membahas kemungkinan kolaborasi dalam bentuk riset kajian antara kedua institusi, seperti pengelolaan silo milik BULOG serta pengembangan teknologi deteksi cepat untuk menghitung jumlah stok secara efisien dan akurat. Kolaborasi riset ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap efisiensi sistem logistik dan distribusi pangan nasional.

Topik terakhir yang dibahas adalah peluang publikasi ilmiah bagi akademisi FTP UGM di Jurnal Pangan, jurnal milik Perum BULOG yang telah terakreditasi SINTA 2. Jurnal ini terbuka untuk kontribusi dari dosen maupun mahasiswa S1, S2, dan S3 secara gratis, dan penulis akan memperoleh honorarium. Publikasi dilakukan secara daring, dengan tiga edisi setiap tahunnya dan kapasitas saat ini sebanyak tujuh hingga delapan artikel per edisi, yang ke depan dapat ditingkatkan seiring dengan peningkatan minat peneliti dan penulis dari lingkungan akademik.

Diskusi ini mencerminkan semangat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan BUMN dalam mengembangkan inovasi yang berbasis kebutuhan nyata di lapangan, khususnya dalam bidang pangan dan logistik. Diharapkan, hasil dari kolaborasi ini dapat memperkuat ekosistem riset terapan dan menjadi model kemitraan produktif yang berkelanjutan.

Kegiatan ini juga mendukung upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 4 Pendidikan Berkualitas dan poin 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui penguatan kerja sama institusional dalam bidang riset dan publikasi, FTP UGM berkomitmen untuk mencetak lulusan unggul, meningkatkan kontribusi ilmiah, dan memperluas akses terhadap peluang akademik yang berkualitas di tingkat nasional maupun global.

Diikuti Peserta dari 13 Negara, Summer Course ke-7 FTP UGM Angkat Tema Artificial Intelligence dalam Industri Agri-food

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 29 Juli 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi membuka kegiatan The 7th Summer Course in Agri-food pada Senin, 28 Juli 2025. Kegiatan yang mengangkat tema “Artificial Intelligence Applications for Advancing the Agri-food Industry” ini diselenggarakan secara hybrid hingga 2 Agustus 2025 di FTP UGM setelah sebelumnya diawali dengan sesi asynchronous melalui LMS eLOK pada 21–27 Juli 2025.

Kegiatan internasional ini diikuti oleh 90 peserta dari 13 negara, yaitu Indonesia, Filipina, Malaysia, Vietnam, Italia, Pakistan, Jepang, Meksiko, Sri Lanka, Turkmenistan, Prancis, Bangladesh, dan Yaman. Rangkaian pembukaan diawali dengan sesi penyambutan peserta luring dan daring, dilanjutkan dengan sambutan resmi oleh para tamu kehormatan, termasuk Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, H.E. Nezar Patria, S.Fil., M.Sc., M.B.A., dan Direktur Direktorat Kemitraan dan Hubungan Global UGM, Prof. Dr. apt. Puji Astuti, S.Si., M.Sc.,

Sambutan utama disampaikan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Wamenkomdigi). , H.E. Nezar Patria, S.Fil., M.Sc., M.B.A., beliau menyoroti urgensi transformasi sektor pertanian dan pangan melalui teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan. “Transformasi menuju sistem pertanian cerdas bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. AI dan data menjadi akselerator yang akan memungkinkan kita mencapai ketahanan dan kedaulatan pangan secara inklusif dan berkelanjutan,” tegas Nezar. Wamenkomdigi mencontohkan pemanfaatan AI di berbagai negara seperti Belanda, Tiongkok, dan Amerika Serikat, yang telah terbukti meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi limbah, dan menjaga kualitas pangan. Dalam konteks Indonesia, menurutnya, perlu adanya infrastruktur digital yang kokoh, peningkatan literasi digital petani, dukungan riset dan regulasi yang adaptif, serta kolaborasi lintas sektor.

Sejalan dengan Wamenkomdigi, Ketua Panitia 7th Summer Course, Dr. Fiametta Ayu Purwandari, S.T.P., M.Sc., menyampaikan bahwa tema tahun ini sangat relevan dengan tantangan dan peluang yang dihadapi sektor agri-food di era digital. “Selama tujuh hari ke depan, para peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan akademik dan budaya yang komprehensif, termasuk pembelajaran video asynchronous, kuliah pakar, diskusi kelompok, proyek kolaboratif, dan presentasi akhir,” jelas Dr. Fiametta. Ia juga mengungkapkan harapannya agar pertemuan lintas negara ini tidak hanya memperkaya pengetahuan akademik, tetapi juga mempererat pemahaman lintas budaya dan menjalin persahabatan internasional yang berkelanjutan.

Direktur Direktorat Kemitraan dan Hubungan Global UGM, Prof. Dr. Puji Astuti juga menyoroti nilai strategis dari keberagaman peserta tahun ini. “Partisipasi peserta yang berasal dari berbagai belahan dunia menjadi kekuatan besar yang memperkaya pengalaman pembelajaran lintas budaya serta membuka peluang kolaborasi global,” ujar Prof. Puji. Ia juga mendorong peserta untuk saling bertukar perspektif akademik dan budaya selama program berlangsung.

Kegiatan program Summer Course ini merupakan wujud nyata dari visi FTP UGM untuk menjadi pusat unggulan dunia dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di bidang agroindustri. “Program ini sejalan dengan misi fakultas untuk memberikan pendidikan tinggi yang diakui secara internasional, menghasilkan lulusan berkualitas dan berkarakter, serta melakukan penelitian dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan melalui sains, teknologi, dan kewirausahaan berbasis agroindustri,” tutur Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. Prof. Maya juga menekankan bahwa potensi transformatif dari sistem pangan berbasis kecerdasan buatan (AI) dapat mendorong efisiensi, keberlanjutan, dan ketahanan pangan di masa depan.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FTP UGM, Prof. Dr. Yudi Pranoto, M.P., turut memperkenalkan struktur akademik FTP UGM kepada para peserta. Prof. Yudi menjelaskan bahwa FTP memiliki tiga departemen utama, yaitu Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, serta Departemen Teknologi Industri Pertanian. “Setiap departemen memiliki peran penting dalam memajukan inovasi dan pendidikan di bidang agroindustri,” ujar Prof. Yudi. Selain itu juga dipaparkan program pendidikan FTP UGM dari jenjang sarjana hingga pascasarjana yang dirancang untuk menghasilkan lulusan berwawasan global dan berkomitmen pada keberlanjutan. Prof. Yudi menutup pengenalan fakultas dengan mengajak peserta untuk menjajaki peluang kolaborasi jangka panjang melalui pertukaran pelajar atau studi lanjut di UGM.

Rangkaian pembukaan 7th Summer Course ini ditutup dengan sesi foto bersama, makan siang, dan aktivitas membatik di Taman Pintar sebagai bagian dari kegiatan budaya yang memperkenalkan kekayaan budaya Yogyakarta kepada peserta internasional, serta berkunjung ke Museum Benteng Vredeburg untuk mengenalkan sejarah Indonesia dan pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah Yogyakarta.

Penyelenggaraan 7th Summer Course in Agri-food ini merupakan bagian dari kontribusi aktif FTP UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 4 (Quality Education), poin 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), dan poin 17 (Partnerships for the Goals). Melalui program ini, FTP UGM tidak hanya memperluas jejaring kolaborasi internasional, tetapi juga memperkuat peran strategisnya dalam mencetak generasi global yang mampu menjawab tantangan industri agri-food masa depan dengan pendekatan teknologi dan keberlanjutan.

FTP UGM Dampingi Kelompok Tani Lestari Boga dalam Standardisasi Mutu Beras Sehat Menuju Organik

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 28 Juli 2025

Fakultas Teknologi Pertanian(FTP), Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berperan dalam kegiatan Pendampingan dan Penguatan Kelompok Tani Lestari Boga dalam Standardisasi Mutu Beras Sehat Menuju Organik yang diselenggarakan pada Senin, 28 Juli 2025 di Sekretariat Kelompok Tani Lestari Boga, Monggang, Srihardono, Pundong, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini diprakarsai oleh Kelompok Tani Lestari Boga dengan menghadirkan dosen FTP UGM sebagai narasumber, yaitu Dr. Muhammad Prasetya Kurniawan, S.T.P., M.Sc., Dr. Ir. R. Wahyu Supartono, Mohammad Affan Fajar Falah, S.T.P., M.Agr., Ph.D., serta Anggoro Cahyo Sukartiko, S.T.P., M.P., Ph.D.

Dalam pendampingan ini, para dosen FTP UGM menyampaikan materi utama bertajuk “Standardisasi dan Pengendalian Mutu Beras Sehat Menuju Organik”. Fokus materi mencakup pemahaman standar mutu beras organik, strategi adaptif dan terjangkau untuk memenuhi standar nasional SNI 6729:2016 dan SNI 6128:2020, serta arahan teknis mengenai pengendalian mutu dari hulu hingga hilir. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya identifikasi risiko mutu serta langkah mitigasi yang perlu diambil selama proses transisi menuju budidaya organik.

Tujuan dari kegiatan pendampingan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas petani dalam memahami standar mutu beras organik dan memperkuat praktik budidaya sehat yang sesuai regulasi. Dengan adanya arahan teknis dan strategi praktis, Kelompok Tani Lestari Boga diharapkan mampu menghasilkan produk beras sehat yang memenuhi standar mutu nasional sekaligus memiliki daya saing di pasar. Hal ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi petani dalam rantai nilai pangan sekaligus memperluas peluang akses pasar beras organik.

Lebih lanjut, pendampingan ini juga menegaskan peran FTP UGM dalam mendukung transformasi pertanian lokal melalui kolaborasi dengan kelompok tani. Dengan transfer ilmu dan teknologi, petani tidak hanya diberikan pemahaman konseptual, tetapi juga strategi praktis yang sesuai dengan kondisi lapangan. Pendekatan ini memungkinkan kelompok tani untuk melakukan transisi secara bertahap menuju sistem budidaya organik yang berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan ini memiliki relevansi yang erat dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs). Dukungan terhadap SDG 1 No Poverty (Tanpa Kemiskinan) dan SDG 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) tercermin melalui penguatan kapasitas petani dalam meningkatkan nilai tambah produk beras sehat. SDG 3 Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) didukung melalui penyediaan pangan sehat dan aman bagi masyarakat. Kegiatan ini juga selaras dengan SDG 4 Quality Education (Pendidikan Berkualitas), karena menghadirkan transfer pengetahuan langsung dari akademisi kepada masyarakat. Selain itu, SDG 9 Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) terlihat dalam penerapan teknologi pengendalian mutu beras sehat, sementara SDG 17 Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) diwujudkan melalui kolaborasi erat antara FTP UGM dan Kelompok Tani Lestari Boga.

FTP UGM Berkontribusi dalam Sosialisasi Keamanan Pangan Segar 2025 DPKP DIY di Sanden, Bantul

Rilis BeritaSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Kamis, 24 Juli 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Universitas Gadjah Mada (UGM) berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan Segar 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DPKP DIY). Kegiatan berlangsung pada Rabu (23/7/2025) di Klatak, Gadingsari, Sanden, Bantul. Tiga dosen FTP UGM hadir sebagai narasumber, yaitu Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc., Stugestus Kurniawan Jati, S.T.P., M.Sc., dan Dr. Dwi Larasatie Nur Fibri, S.T.P., M.Sc., yang memberikan materi terkait keamanan pangan segar kepada masyarakat.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup tiga topik utama. Pertama, kondisi keamanan pangan segar di Indonesia saat ini, yang menjadi dasar pemahaman peserta mengenai tantangan dan capaian yang telah diraih. Kedua, sumber dan ancaman bahaya cemaran pada pangan segar, yang menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi risiko yang dapat mengganggu kualitas pangan. Ketiga, praktik pemilihan, penyimpanan, dan pengolahan pangan segar yang baik, sebagai bekal praktis agar masyarakat dapat menerapkan standar keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan usaha.

Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat dan pelaku usaha pangan segar terkait kebijakan, regulasi, serta kaidah-kaidah keamanan pangan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan pemahaman akan pentingnya budaya keamanan pangan yang harus diterapkan di setiap rantai pangan, mulai dari tahap produksi hingga konsumsi. Melalui kegiatan ini, DPKP DIY bersama FTP UGM berupaya memperkuat kapasitas masyarakat agar lebih siap menghadapi tantangan sekaligus meningkatkan indeks keamanan pangan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan Segar 2025 ini juga memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kegiatan ini mendukung SDG 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) dengan memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat aman dan bergizi. Dukungan terhadap SDG 3 Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) tercermin dalam upaya pencegahan dampak negatif dari pangan yang tidak aman bagi kesehatan. Sementara itu, SDG 4 Quality Education (Pendidikan Berkualitas) diwujudkan melalui peningkatan literasi dan transfer pengetahuan tentang keamanan pangan secara langsung kepada masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi jangka pendek, tetapi juga strategi jangka panjang untuk mewujudkan ketahanan pangan yang lebih baik, sehat, dan berkelanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

1…1112131415…42

Berita Terakhir

  • FTP UGM Dorong Kesadaran Cegah Food Waste Melalui Edukasi di Lingkungan Fakultas
  • FTP UGM Gelar Workshop Tim Kesehatan Mental untuk Perkuat Sistem Kampus Sejahtera
  • Kick-Off PUI-PT Gastronomi Indonesia, FTP UGM Dorong Gastronomi sebagai Soft Power dan Penggerak Ekonomi Kreatif
  • Dosen FTP UGM Jadi Narasumber Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Makanan
  • Dr. Andika Sidar Bahas Pemanfaatan Limbah Lignoselulosa sebagai Bioenergi dalam EVIDENT Founding Dialogue 2025

Berita UGM

  • Mahasiswa KKN UGM Tanam Anggrek Vanda Tricolor di Lereng Merapi 7 Januari 2026
  • 14 Juta Pekerja Terima Upah Dibawah UMP, Dosen UGM Sebut Dampak Minimnya Lapangan Kerja 7 Januari 2026
  • Sinkhole Muncul di Sumbar, Pakar Geologi UGM Sebut Dampak dari Siklon Senyar 7 Januari 2026
  • Pustral UGM: 90,9 Persen Publik Puas Pelayanan Transportasi Nataru 7 Januari 2026
  • UGM Lantik 193 Pejabat Baru dan Penyerahan 110 SK Calon Dosen Tetap 7 Januari 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju