Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama dengan Bawa Indonesia Global (BIG) memulai program UGM Preneur edisi 2024 melalui kegiatan General Lecture yang diselenggarakan pada Jumat, 4 Oktober 2024, bertempat di Suwatu by Mil and Bay, Yogyakarta. Program ini bertujuan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa UGM dengan memberikan akses langsung kepada praktisi bisnis dan entrepreneur sukses. Dengan pendekatan pembelajaran yang interaktif, program ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa menjadi wirausahawan yang inovatif dan berdaya saing global.
Acara ini dihadiri oleh para mahasiswa UGM yang terdaftar dalam UGM Preneur 2024, dengan pembicara utama Prof. Em. Eka Sari Lorena S., M.B.A. (Founder & CEO PT Bawa Indonesia Global/BIG Alibaba Netpreneur), Bams Bukit (Advisor PT Bawa Indonesia Global/Entrepreneur), dan Rieke Caroline (Founder & CEO Kontrak Hukum & Alibaba Netpreneur). Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif, di mana para pembicara berbagi pengalaman dan strategi bisnis mereka kepada para peserta. Selain itu, Dekan FTP UGM Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., serta jajaran pimpinan FTP UGM juga turut hadir untuk memberikan sambutan dan dukungan terhadap program ini.
UGM Preneur 2024 merupakan program unggulan FTP UGM yang bertujuan untuk mencetak wirausahawan muda dengan memberikan wawasan, keterampilan, dan jejaring global melalui pelatihan, bimbingan, serta interaksi langsung dengan praktisi bisnis terkemuka. Kelas perdana ini menjadi langkah awal bagi para peserta untuk memahami tantangan dan peluang dalam dunia kewirausahaan di era digital.
Program UGM Preneur 2024 turut mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan dengan berbagai alat dan mesin yang digunakan dalam proses pascapanen serta teknik desain proses yang dapat diterapkan untuk meningkatkan nilai tambah produk ubi ungu. Materi yang disampaikan oleh para ahli dari FTP UGM tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga strategi pengolahan yang tepat guna untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Dengan metode pelatihan yang aplikatif dan berorientasi pada praktik langsung, kegiatan ini memberikan pengetahuan mendalam kepada para peserta tentang bagaimana memaksimalkan potensi ubi ungu dari hulu hingga hilir, serta bagaimana menjaga kualitas dan meningkatkan nilai produk olahan yang dapat bersaing di pasar.
Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., Dekan FTP UGM, dalam sambutannya, menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi lokal. “Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan sesuai dengan prinsip Tridharma Perguruan Tinggi, dan tentunya berdampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Paser,” ungkapnya. Sementara itu, Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri, Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM, JJohan Syafri Mahathir Ahmad, S.T., M.Eng., Ph.D., menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah untuk memastikan keberhasilan program transformasi ekonomi ini.
Acara Family Fun Day ini berlangsung di halaman Fakultas Teknologi Pertanian, diikuti oleh dosen, tendik, dan dari keluarga hadirin. Berbagai kegiatan menarik diadakan, mulai dari senam bersama, lomba makan kerupuk, lomba menggambar dan mewarnai untuk anak-anak, hingga lomba sendok kelereng.
Acara ini juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan meningkatkan semangat kerja seluruh sivitas akademika FTP UGM. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk mempererat silaturahim antar keluarga besar fakultas.