• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Program Double Degree
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Beasiswa Mahasiswa Internasional
    • UGMPreneurs
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Arsip:

SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Dari Ide ke Eksekusi, FTP UGM dan BIG Hadirkan Praktisi Industri dalam General Lecture UGMPreneurs Batch V

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Senin, 19 Oktober 2026

Tantangan bagi lulusan perguruan tinggi kini tidak berhenti pada mendapatkan pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Tantangan itu dijawab Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama PT Bawa Indonesia Global (BIG) melalui General Lecture UGMPreneurs 2026 bertajuk Scaling Up UKM di Auditorium Kamarijani-Soenjoto FTP UGM,  Sabtu (17/10).

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FTP UGM, Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., yang hadir mewakili Dekan FTP UGM, menjelaskan bahwa UGMPreneurs bermula dari FTP UGM pada 2022 dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan kini memasuki tahun kelima.

“Lahirnya program UGMPreneurs berangkat dari keprihatinan atas lulusan perguruan tinggi yang kebingungan setelah lulus. Melalui program ini, kita ingin membekali mahasiswa agar tidak hanya mencari kerja, tetapi sanggup menciptakan lapangan kerja sendiri,” ujarnya. 

Prof. Em. Eka Sari Lorena Soerbakti, MBA, CEO PT Bawa Indonesia Global, turut memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Ia menekankan pentingnya menambah jumlah wirausahawan baru untuk memperkuat fondasi perekonomian nasional.

“Negara maju membutuhkan minimal 4% pengusaha dari populasinya. Kunci utama wirausaha bukan sekadar seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki, melainkan memelihara mindset yang benar, membangun jaringan yang kuat, dan memiliki visi untuk membawa produk serta SDM Indonesia berdaya saing global,” katanya. 

Pada sesi materi, Dr. Rico Tedyono, Co-founder & COO Komunal Fintech, membawakan materi From Idea to Execution: The Survival Kits. Ia membuka sesi dengan meminta 12 peserta berpindah ke kursi terdepan di panggung. Simulasi itu menjadi gambaran bahwa wirausaha adalah soal keberanian mengeksekusi peluang secara nyata dan cepat. Menurutnya, kecepatan eksekusi dan pemanfaatan sarana digital menjadi instrumen utama untuk mengakselerasi bisnis.

Sementara itu, Ricky Afrianto, Global Marketing Director Mayora Group, melengkapi sesi dengan materi The A-Z of Managing Your Business (Building Networks for Market Expansion). Ia menyoroti pentingnya keterbukaan terhadap masukan konsumen, adaptabilitas, serta pembangunan sistem operasional dan merek jangka panjang. Selain itu, ia menekankan keseimbangan antara performance marketing digital dan pembangunan merek secara berkelanjutan agar bisnis mampu berekspansi dan berdaya saing kuat 

Kegiatan ini diikuti 52 mahasiswa UGMPreneurs dari 14 fakultas di UGM, dengan komposisi separuh program S1 dan separuh S2. Selain itu, hadir pula mahasiswa umum serta pelaku UMKM.

Bagi FTP UGM, UGMPreneurs menjadi upaya menyiapkan lulusan yang mandiri dan mampu memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran langsung dari praktisi, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan jiwa wirausaha mahasiswa dan pelaku UMKM, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama FTP UGM dan PT BIG.

Kontributor : Shella

FTP UGM dan BIG Gelar Kick Off UGMPreneurs Batch V 2026, Ajak Mahasiswa Belajar Merintis dan Membesarkan Usaha dari Para Praktisi

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Jumat, 2 Oktober 2026

Di tengah situasi yang serba tidak pasti, kemampuan merintis dan membesarkan usaha menjadi bekal penting bagi generasi muda. Bekal itu kembali disiapkan oleh Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Bawa Indonesia Global (BIG) melalui kick off UGMPreneurs Batch V 2026 yang diikuti oleh 52 mahasiswa, bertempat di Operation Room FTP UGM, Jumat (2/10).

Kegiatan diawali dengan sambutan Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Mirwan Ushada, S.T.P., M.App.Life.Sc., bersama Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Yudi menegaskan arah program ini. “Tujuan dari UGMPreneurs ini adalah bagaimana kita menghasilkan mahasiswa UGM yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti 52 mahasiswa program S1 dan S2 dari 14 fakultas di UGM. Selama mengikuti UGMPreneurs, mereka juga akan memperoleh sertifikat dan transkrip, serta bimbingan mentor selama tiga bulan.

Pada sesi materi, peserta belajar langsung dari pengalaman para entrepreneur. Prof. Em. Eka Sari Lorena, Founder & CEO PT Bawa Indonesia Global sekaligus Alibaba Netpreneur, membawakan materi Business Plan dalam rangkaian Entrepreneurship 101. Di hadapan peserta, ia berpesan, “Kalian bukan hanya belajar ilmu dan entrepreneurship saja, kalian juga diperluas network-nya. Gunakanlah kesempatan UGMPreneurs ini sebaik-baiknya.” Sementara itu, Haryo Damardono, S.H., Editor in Chief Harian Kompas, melengkapi sesi dengan materi The Knowledge and The Survivor KIT Tips as Entrepreneurs during Uncertainty. 

Bagi FTP UGM, UGMPreneurs menjadi jembatan antara ruang kelas dan dunia usaha yang sesungguhnya bagi mahasiswa dari beragam latar bidang studi.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran langsung dari praktisi, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan jiwa wirausaha mahasiswa, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama FTP UGM dan BIG.

Kontributor : Shella

FTP UGM Terima Kunjungan Kemenko Perekonomian, Bahas Hilirisasi Komoditas Agro Khususnya Kelapa

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Jumat, 2 Oktober 2026

Membahas perkembangan dan tantangan hilirisasi komoditas agro, khususnya kelapa, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui forum diskusi di Operation Room, Lt. 2 FTP UGM, Jumat (2/10). 

Kunjungan ini dihadiri oleh jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, antara lain Asisten Deputi Pengembangan Industri Agro, Kimia, Farmasi, dan Tekstil, Eripson M.H. Sinaga, S.ST, MM. Dari FTP UGM, hadir Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Mirwan Ushada, S.T.P., M.App.Life.Sc., bersama jajaran dekanat, perwakilan departemen di lingkungan FTP UGM, serta perwakilan dosen.

Diskusi mengangkat dua materi utama. Pertama, perkembangan dan tantangan hilirisasi komoditas agro, khususnya komoditas kelapa. Kedua, model kemitraan untuk mendukung suplai bahan baku industri pengolahan, khususnya industri pengolahan kelapa.

Dalam kesempatan tersebut, Eripson menekankan bahwa keberhasilan hilirisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor sekaligus. “Kami melihat bahwa keberhasilan hilirisasi ini ditentukan oleh kegiatan on farm di hulu, mulai dari kebun dan juga pengolahan di pabriknya, dan yang tidak kalah penting yaitu kebutuhan pasar itu seperti apa,” ujarnya.

Diskusi berlangsung dua arah dengan melibatkan seluruh peserta. Berbagai pandangan dipertukarkan, mulai dari kesiapan bahan baku di tingkat hulu, proses pengolahan, hingga keterhubungan antara pelaku usaha dan kebutuhan pasar. Masukan dari para dosen dan perwakilan departemen turut memperkaya pembahasan dari sisi keilmuan dan kajian akademik.

Sementara itu, Prof. Mirwan menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa menjadi hal terpenting dalam kerja sama semacam ini. “Namun yang terpenting bagi kami itu keterlibatan mahasiswa, karena kami intinya pengembangan sumber daya. Jadi dengan adanya kerja sama ini, adik-adik mahasiswa dapat feel experience,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, FTP UGM berharap dapat terus berkontribusi dalam penguatan hilirisasi komoditas agro di Indonesia melalui kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, sekaligus membuka ruang belajar nyata bagi mahasiswa.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

 Kontributor : Fadli

Dari Memilih Biji hingga Secangkir Kopi: Belajar Meracik Kopi Langsung dari Praktisi di Lab Inkubator FTP UGM

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Kamis, 24 September 2026

Bagi sebagian orang, kopi bukan sekadar minuman, tapi juga rasa penasaran tentang bagaimana ia dibuat, bahkan peluang untuk memulai usaha. Rasa ingin tahu itu mengantar 5 peserta dari luar UGM ke Laboratorium Inkubator Fakultas Teknologi Pertanian UGM pada Kamis (24/9), untuk mengikuti pelatihan kopi yang diselenggarakan Unit Inkubator FTP UGM. Pelatihan ini dipandu Denny Neilment praktisi di bidang perkopian yang telah lama berkarir di bidangnya, memiliki usaha sendiri, dan bermitra dengan berbagai merek nasional.

Peserta datang dengan latar belakang yang berbeda. Ada yang sudah lama menyukai kopi dan ingin tahu proses di balik secangkir kopi, ada pula yang berencana memulai bisnis kopi. Di laboratorium, mereka diajak mengenali cara memilih biji kopi berkualitas serta mengamati perbedaan antara kopi arabica dan robusta. Dari sana, peserta melanjutkan ke praktik roasting dan brewing sendiri hingga kopi siap dinikmati.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Unit Inkubator FTP UGM membagikan ilmu dan pengalaman kepada masyarakat di luar kampus, sehingga pengetahuan tentang kopi tidak berhenti di ruang akademik. Selain praktik, sesi berbagi pengalaman dari sang praktisi memberi peserta gambaran nyata tentang seluk-beluk bisnis kopi. Suasana pelatihan terlihat hangat, peserta antusias mengikuti setiap sesi, dan sebagian bahkan menantikan pelatihan lanjutan.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pelatihan keterampilan bagi masyarakat umum, serta SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pembekalan bagi peserta yang ingin memulai usaha kopi.

Penulis : Shella Herdanti

Nggak Cuma Soal Enak, Pelatihan Roti FTP UGM Bongkar Fakta Gizi di Balik Setiap Gigitan

Pengabdian kepada MasyarakatRilis BeritaSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Selasa, 22 September 2026

Ketertarikan masyarakat untuk membuat roti sendiri di rumah maupun mengembangkannya menjadi peluang usaha terus tumbuh, mendorong Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menghadirkan wadah belajar yang memadukan keterampilan praktik dengan pemahaman ilmiah melalui “Pelatihan Pembuatan Roti” yang digelar Selasa (22/9) di Laboratorium Inkubator Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) FTP UGM, diikuti lima peserta dari luar FTP UGM.

Pelatihan ini dipandu langsung oleh Dr. Rini Yanti, S.T.P., M.P., dosen Laboratorium Rekayasa Proses, Program Studi S1 TPHP FTP UGM, dan diikuti peserta dengan latar belakang yang beragam mulai dari mereka yang baru pertama kali mencoba membuat roti, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin memperdalam keterampilannya.

Alih-alih sekadar membagikan resep, pelatihan ini turut mengupas sisi ilmiah di balik roti yang dibuat, mulai dari proses yang terjadi selama pengolahan hingga kandungan gizi yang ada di dalamnya. Pendekatan ini memberi peserta pemahaman yang lebih utuh bukan hanya tahu cara membuat, tetapi juga memahami apa yang sebenarnya terjadi pada bahan-bahan yang diolah.

Sepanjang pelatihan, peserta mempraktekkan pembuatan beragam olahan roti dengan berbagai teknik pengolahan, mulai dari dipanggang, dikukus, hingga digoreng, menghasilkan aneka produk mulai dari donat dan roti tawar.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan berlangsung, dengan sebagian di antaranya bahkan beberapa diantaranya menantikan pelatihan roti berikutnya untuk terus mengasah keterampilan mereka.

Bagi FTP UGM, pelatihan semacam ini menjadi salah satu upaya menghadirkan pembelajaran berbasis riset yang aplikatif bagi masyarakat umum, sekaligus membuka peluang pengembangan keterampilan yang dapat dimanfaatkan baik untuk kebutuhan pribadi maupun usaha.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui edukasi mengenai kandungan gizi dalam roti, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui transfer pengetahuan berbasis riset kepada masyarakat umum, serta SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan keterampilan bagi pelaku UMKM yang berpotensi memperluas peluang usaha.

Penulis: Shella Herdanti

123…20

Berita Terakhir

  • FTP UGM Gandeng nanoCAD, Kenalkan Perangkat Lunak Perancangan 3D untuk Mendukung Pembelajaran
  • Dari Ide ke Eksekusi, FTP UGM dan BIG Hadirkan Praktisi Industri dalam General Lecture UGMPreneurs Batch V
  • Tekan Susut Pangan, FTP UGM dan Direktorat P4T Bappenas Jalin Kerja Sama Kajian Teknologi Pascapanen
  • FTP UGM dan BIG Gelar Kick Off UGMPreneurs Batch V 2026, Ajak Mahasiswa Belajar Merintis dan Membesarkan Usaha dari Para Praktisi
  • FTP UGM Terima Kunjungan Kemenko Perekonomian, Bahas Hilirisasi Komoditas Agro Khususnya Kelapa

Berita UGM

  • Kolaborasi dan Adaptasi Teknologi Jadi Kunci Ketahanan Usaha 22 Oktober 2026
  • Di Pertemuan IMF–Bank Dunia, PSPD UGM Soroti Peran Petani Kecil dalam Rantai Pasok Sawit Berkelanjutan 22 Oktober 2026
  • KPK Sambangi BTD UGM, Diskusi Strategi Transformasi Digital dan Pemanfaatan Data 22 Oktober 2026
  • IHSG Melemah, Otoritas Bursa Didesak Perkuat Transparansi dan Bebas Manipulasi 22 Oktober 2026
  • Pola Hidup Sehat Sejak Dini Mampu Pangkas Risiko Demensia Hingga 40% 22 Oktober 2026

Agenda

  • 29Okt Wisuda Pascasarjana
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju