Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan PLDP III Teknik Pengolahan Angkatan XXVI yang diselenggarakan oleh LPP Agro Nusantara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 15 April 2025, bertempat di Wisma LPP, Jalan Solo-Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Supriyadi membawakan materi mengenai Manajemen Pabrik Pengolahan Teh dengan fokus pada prinsip pengolahan, faktor-faktor penentu, serta analisis berbasis risiko. Materi ini ditujukan untuk membekali calon pegawai di lingkungan pelaku usaha di bidang perkebunan PTPN dengan pengetahuan teknis dan manajerial dalam pengelolaan pabrik pengolahan teh.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai unit usaha di sektor perkebunan yang berada di bawah naungan PTPN. Melalui penyampaian materi yang aplikatif, peserta diharapkan mampu memahami tahapan penting dalam proses produksi teh, identifikasi faktor-faktor kritis yang mempengaruhi mutu produk, serta penerapan analisis risiko untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil olahan.
Kontribusi FTP UGM dalam kegiatan ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui pemberian pendidikan dan pelatihan berkualitas kepada calon tenaga kerja industri, serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dengan memperkuat kapabilitas industri pengolahan teh berbasis inovasi dan pengelolaan risiko yang terukur.
Dalam kejuaraan ini, Irakiza Gideon tampil sebagai peserta yang mewakili Fakultas Teknologi Pertanian UGM, sekaligus menunjukkan semangat juang dan kedisiplinan tinggi yang menjadi karakter mahasiswa UGM. Melalui ajang tersebut, ia berkesempatan untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan, dan menambah pengalaman bertanding di tingkat internasional. Keterlibatannya mencerminkan peran aktif mahasiswa dalam menyeimbangkan prestasi akademik dan non-akademik, serta menjadi wujud nyata dari semangat
Visitasi diawali dengan sesi pembukaan di Ruang Multi Media UGM, dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, serta perwakilan program studi. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA, menyampaikan bahwa visitasi ASIIN merupakan bagian dari komitmen UGM dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi agar sejajar dengan standar internasional. “Kami telah bekerja keras untuk mengembangkan program pendidikan yang selaras dengan standar global, mendukung profesionalisme mahasiswa, dan memenuhi kebutuhan industri. Proses asesmen ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk merefleksikan pencapaian serta mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan,” ungkapnya.
Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., menegaskan bahwa proses akreditasi ini merupakan bagian dari langkah strategis fakultas dalam mencapai pengakuan internasional. “Kami telah melakukan persiapan selama lebih dari satu tahun untuk memenuhi standar ASIIN. Harapan kami, FTP UGM dapat sejajar dengan institusi pendidikan terkemuka di dunia dan terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu dan teknologi pertanian,” ujarnya.
Melalui observasi lapangan, tim SUIJI mengidentifikasi bahwa Selopamioro memiliki potensi tinggi terhadap bencana tanah longsor dan gempa bumi akibat kondisi topografi yang curam. Data ini menunjukkan bahwa dalam lima tahun terakhir, terjadi 2.223 laporan gempa bumi di Kabupaten Bantul dan 24 kejadian tanah longsor di Selopamioro. Dari hasil wawancara dengan warga setempat, ditemukan bahwa peta bahaya hanya tersedia di kantor desa, sosialisasi kebencanaan bagi masyarakat masih terbatas dan hanya dilakukan setahun sekali, serta belum adanya edukasi mitigasi bencana bagi anak-anak sekolah dasar.
Prof. Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt., Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, pada diskusi presentasi menekankan pentingnya keberlanjutan program ini, ia menyampaikan “I guess this experience will be beneficial during the study, back home, and after graduation.”.