Hari UMKM Nasional yang diperingati setiap 12 Agustus menjadi momentum bagi Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan usaha masyarakat. Momentum tersebut diwujudkan melalui Workshop Nasional UMKM 2026 yang diselenggarakan Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) UGM bekerja sama dengan FTP UGM pada Rabu (12/8) di Auditorium Kamarijani-Soenjoto FTP UGM. Bertepatan dengan rangkaian Dies Natalis ke-63 FTP UGM, kegiatan ini mempertemukan sekitar 30 pelaku UMKM melalui forum pembelajaran, berbagi pengalaman, serta pameran produk unggulan untuk mendorong penguatan ekosistem usaha berbasis potensi lokal.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FTP UGM, Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada forum pertemuan maupun pameran produk, tetapi mampu menghasilkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha. “Harapannya kegiatan ini tidak hanya sebatas pertemuan atau workshop ataupun juga gelar suatu product atau temu pelaku. Yang lebih jauh tentunya akan ada dampak yang significant, terutama bagi masyarakat, pelaku usaha secara luas dan nasional,” ujarnya.
Pandangan mengenai pentingnya keberadaan UMKM dalam perekonomian juga disampaikan Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si. Menurutnya, keberhasilan UMKM memiliki keterkaitan erat dengan kekuatan ekonomi secara lebih luas sehingga pengembangannya perlu mendapat perhatian dan dukungan. “UMKM sukses, saya punya keyakinan ekonomi kita akan besar. Tetapi apabila UMKM didiskriminasi dan tidak diberi perhatian, potensi merosot pasti akan terjadi,” tuturnya.
Mengusung gagasan sinergi lembaga ekonomi masyarakat melalui koperasi dan UMKM, workshop ini membahas berbagai strategi penguatan usaha berbasis potensi lokal. Koperasi dipandang dapat menjadi penggerak ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM, sementara UMKM menjadi bagian penting dari kegiatan ekonomi produktif yang memperkuat keberlanjutan koperasi.
Pembahasan tersebut diperkaya dengan berbagai success story dari pelaku usaha maupun akademisi. Amirrullah Setya Hardi, S.E., Cand.Oecon., Ph.D. dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM membahas penguatan kelembagaan koperasi sebagai wadah pengembangan produk unggulan UMKM. Sementara itu, Dr. Ir. Muhsin Al Anas, S.Pt., IPP. membagikan pengalaman mengenai peluang bisnis ayam petelur bebas sangkar untuk menghasilkan telur omega-3 berbasis kelompok.
Dari sisi pengembangan produk berbasis kearifan lokal, Herdiana Dewi Utari dari CV Dewi Makmur membagikan pengalaman transformasi jamu menuju gaya hidup sehat sekaligus peluang bisnis. Pengalaman lain disampaikan Juni Noor Hastuti, pemilik Matahari Craft, melalui pemanfaatan limbah kulit jagung dan serat alam menjadi produk kerajinan bunga kering serta home decor bernilai ekonomi tinggi. Lenny Tursia Vishtrina dari Evanz Store turut membagikan pengalaman dalam mengembangkan ide kreatif untuk merebut peluang pasar.
Rangkaian materi dan pengalaman tersebut dipandu melalui sesi diskusi yang menghadirkan ruang bagi peserta untuk bertukar pandangan dengan narasumber. Bayu Nugraha, S.T.P., M.Sc., Ph.D. dari FTP UGM turut berperan sebagai moderator pada sesi kedua yang membahas pemilihan alat dan mesin produksi pendukung kegiatan lembaga ekonomi serta berbagai pengalaman pengembangan usaha.
FTP UGM juga berkontribusi secara langsung melalui materi mengenai pemilihan alat dan mesin produksi pendukung kegiatan lembaga ekonomi yang disampaikan Dr. Ir. Devi Yuni Susanti, S.T.P., M.Sc., IPU., ASEAN Eng. Pembahasan ini memperkuat perspektif bahwa pengembangan UMKM tidak hanya membutuhkan kreativitas dalam menghasilkan produk, tetapi juga dukungan teknologi yang tepat untuk meningkatkan efektivitas dan kapasitas produksi.
Sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-63 FTP UGM, kegiatan ini juga tidak terlepas dari semangat perayaan dies natalis yang menguatkan kontribusi FTP UGM kepada masyarakat. Dr. Erma Kristiani, S.T.P., M.P., selaku Ketua Dies Natalis ke-63 FTP UGM, turut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan rangkaian kegiatan yang menghubungkan momentum dies natalis dengan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Tidak hanya berlangsung dalam bentuk workshop dan seminar, kegiatan juga menghadirkan pameran produk UMKM binaan di halaman Auditorium Kamarijani-Soenjoto FTP UGM. Sekitar 30 UMKM terlibat dengan menampilkan produk unggulan masing-masing. Pameran tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus membuka peluang interaksi dan jejaring dengan peserta maupun pihak lain yang hadir.
Beragam produk yang ditampilkan memperlihatkan bahwa potensi UMKM dapat tumbuh dari berbagai sumber daya lokal, mulai dari pangan, produk kesehatan berbasis kearifan lokal, hingga produk kerajinan. Pertemuan antara pengalaman pelaku usaha, perspektif akademik, dan dukungan kelembagaan diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan UMKM.
Bagi FTP UGM, keterlibatan dalam Workshop Nasional UMKM 2026 menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam menghadirkan kontribusi perguruan tinggi bagi pengembangan ekonomi masyarakat. Pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan Hari UMKM Nasional sekaligus rangkaian Dies Natalis ke-63 FTP UGM diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat jejaring dan menghasilkan dampak yang lebih luas bagi pelaku UMKM.
Melalui kolaborasi antara DPkM UGM, FTP UGM, akademisi, dan pelaku UMKM, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran pengetahuan dan pengalaman. Lebih dari itu, sinergi yang terbangun diharapkan dapat mendorong UMKM untuk berkembang, berinovasi, dan naik kelas sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8: Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kapasitas, inovasi, dan peluang pengembangan UMKM, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga masyarakat, dan pelaku usaha dalam memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat.
Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., menyampaikan bahwa PIONIR Agrophoria merupakan momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus memahami nilai-nilai yang akan menjadi bekal selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa. “Tentu saja kegiatan Agrophoria ini selain pengenalan kampus juga pengenalan nilai-nilai ke-UGM-an, budaya akademik, serta semangat belajar, dan bekal untuk berkembang di perguruan tinggi nantinya,” ujar Dekan FTP UGM.
Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang dirancang untuk membekali mahasiswa baru dengan pemahaman mengenai dunia akademik sekaligus tantangan yang akan mereka hadapi sebagai calon insan teknologi pertanian. Selain pengenalan lingkungan FTP UGM, mahasiswa mengikuti Career Exploration: Future Me, Development Class: Discovering Growth in Every Process, serta sesi fasilitator mengenai integritas akademik, manajemen waktu, literasi digital, dan pengembangan diri.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., Dekan FTP UGM, menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk menempuh pendidikan di FTP UGM. Menurutnya, masa perkuliahan merupakan awal dari proses pembentukan karakter, kemandirian, dan tanggung jawab yang akan menjadi bekal mahasiswa dalam menghadapi tantangan di masa depan. “Saya mengucapkan selamat dan selamat datang, serta terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan untuk mendampingi putra-putri Bapak dan Ibu menempuh pendidikan tinggi,” ujar Eni.
Sebagai bekal awal bagi orang tua dalam mendampingi putra-putrinya selama menjalani perkuliahan, Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FTP UGM, memaparkan sistem akademik, layanan kemahasiswaan, serta berbagai program pembinaan yang akan diterima mahasiswa. Melalui sesi tersebut, orang tua memperoleh gambaran mengenai proses pembelajaran, pendampingan akademik, hingga layanan yang tersedia untuk mendukung perkembangan mahasiswa selama menempuh studi di FTP UGM.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan layanan pendidikan dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan orang tua mahasiswa, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara fakultas, keluarga, dan sivitas akademika dalam mendukung keberhasilan pendidikan mahasiswa.
Program yang didampingi Dr. Fairolniza Mohd Shariff dan Mrs. Nurul Hidayah Samadi dari UPM ini juga menjadi langkah awal dalam menginisiasi kerja sama antara Faculty of Biotechnology and Biomolecular Sciences UPM dengan FTP UGM, khususnya Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP UGM. Melalui berbagai kegiatan akademik dan budaya, mahasiswa dari kedua universitas memperoleh ruang untuk saling bertukar pengalaman sekaligus membangun jejaring internasional.