• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDGs
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • hal. 2
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

34 Lulusan Siap Melangkah ke Dunia Profesional, FTP UGM Gelar Pelepasan Wisudawan Program Sarjana Periode II TA 2025/2026

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Kamis, 26 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Upacara Pelepasan Wisudawan Program Sarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 25 Februari 2026, bertempat di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini berlangsung khidmat dihadiri oleh  dosen, tenaga kependidikan, wisudawan, orang tua dan keluarga wisudawan.

Pada periode ini, FTP UGM meluluskan sebanyak 34 wisudawan yang berasal dari tiga program studi, yaitu 8 lulusan Program Studi S1 Teknik Pertanian dan Biosistem (TPB), 9 lulusan Program Studi S1 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP), serta 17 lulusan Program Studi S1 Teknologi Industri Pertanian (TIP).

Dalam periode ini, sejumlah wisudawan berhasil meraih predikat pujian sekaligus mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di masing-masing program studi. Dari Prodi TPB, Kevin Ezekiel Manik meraih IPK 3,55. Dari Prodi TPHP, Evelyn Gabriella Suliantoro mencatatkan IPK 3,79. Sementara dari Prodi TIP, Hanum Mafanardha Putri juga meraih IPK 3,79.

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian para wisudawan yang telah menyelesaikan studi dengan penuh ketekunan dan semangat. Beliau menegaskan bahwa para lulusan FTP UGM diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai keilmuan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sektor pangan dan pertanian yang berkelanjutan.

Perwakilan wisudawan, Evelyn Gabriella Suliantoro dari Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian angkatan 2022, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para dosen, tenaga kependidikan, orang tua, serta rekan-rekan seperjuangan yang telah mendukung perjalanan studinya.

“Di balik toga yang kita kenakan hari ini, terselip cerita tentang kekhawatiran akan masa depan, air mata yang jatuh diam-diam, dan secercah harapan dalam doa yang selalu dipanjatkan. Dinamika sebagai mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian mengajarkan arti proses yang sesungguhnya. Tidak selalu indah, tetapi layak untuk dilakukan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa proses belajar di FTP UGM tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga menumbuhkan ketangguhan dan karakter. Kegagalan dalam praktikum, tantangan dalam penelitian, hingga perjuangan menyelesaikan tugas akhir menjadi bagian penting dari proses pendewasaan. “Kegagalan bukanlah tanda ketidakmampuan, melainkan bagian dari pertumbuhan,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan orang tua wisudawan, Bapak Rizaldi, S.E., turut menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada pimpinan fakultas, dosen, serta seluruh tenaga kependidikan atas dedikasi dan bimbingan yang telah diberikan kepada para mahasiswa.

“Hari ini adalah hari yang sangat membanggakan bagi kami para orang tua. Menyaksikan putra-putri kami mengenakan toga dan berdiri sebagai wisudawan merupakan kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Pendidikan yang mereka peroleh di fakultas ini akan menjadi fondasi kuat dalam perjalanan mereka ke depan,” ujarnya.

Beliau juga berpesan agar para wisudawan menjadikan gelar yang diraih sebagai awal untuk terus berkembang, memberi manfaat bagi masyarakat, serta menjaga nama baik almamater di mana pun berada.

Upacara pelepasan ini menjadi penanda berakhirnya satu fase perjalanan akademik dan awal dari babak baru kehidupan para lulusan. Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama masa studi, para wisudawan FTP UGM diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan teknologi pertanian, industri pangan, dan sistem pertanian berkelanjutan demi kemajuan bangsa.

FTP UGM Sambut Peserta SUIJI–SLP 2026, Perkuat Kolaborasi Indonesia–Jepang

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Jumat, 20 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Direktorat Kemitraan & Relasi Global UGM, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Peternakan, menyambut kedatangan peserta dan dosen pendamping SUIJI–SLP (Six University Initiative Japan-Indonesia–Service Learning Program) dari Ehime University, Kagawa University, dan Kochi University pada Jumat, 20 Februari 2026 di FTP UGM.

Program SUIJI–SLP tahun ini dimulai 19 Februari hingga 6 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat (service learning) yang mempertemukan mahasiswa Indonesia dan Jepang dalam kolaborasi lintas disiplin serta lintas budaya. Dalam pelaksanaannya, lima mahasiswa dari Jepang terdiri atas tiga mahasiswa dari Ehime University, satu mahasiswa dari Kagawa University, dan satu mahasiswa dari Kochi University akan berkolaborasi bersama 15 mahasiswa UGM dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Fakultas Pertanian (Faperta), dan Fakultas Peternakan (Fapet). Peserta diterjunkan di Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, pada 21 Februari hingga 2 Maret 2026, untuk mengidentifikasi dan mencoba memecahkan permasalahan yang ada di lokasi. Selain itu, peserta yang tinggal di tengah-tengah masyarakat juga akan menjalani kehidupan seperti warga sekitar dan melakukan kegiatan seperti membatik, berlatih gamelan, memakai pakaian tradisional, membuat tempe, dan juga mengenalkan budaya Jepang.

Kegiatan penyambutan turut dihadiri oleh Dr. Kazuya Masuda, Associate Professor dari Kochi University, selaku dosen pendamping. Kerja sama yang telah terjalin selama lebih dari satu dekade ini menjadi bukti eratnya hubungan antara Indonesia dan Jepang, khususnya dalam penguatan pendidikan tinggi dan pengabdian kepada masyarakat.

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia berharap mahasiswa SUIJI–SLP dapat memperoleh pengalaman lintas budaya yang bermakna serta berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan di tingkat pedesaan hingga nasional dan global. Dekan juga menekankan bahwa para peserta merupakan calon future leaders yang diharapkan mampu membawa perubahan positif di masa mendatang.

Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt., menyampaikan bahwa SUIJI–SLP merupakan inisiatif strategis yang tidak hanya memperkenalkan keberagaman budaya, tetapi juga mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan praktik nyata di masyarakat. Ia mendorong para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ruang pembelajaran bersama serta membangun jejaring internasional yang berkelanjutan.

Pelaksanaan SUIJI–SLP sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek Quality Education, Decent Work and Economic Growth, Reduced Inequalities, serta Partnerships for the Goals. Melalui program ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Mahasiswa S2 FTP UGM Borong Tiga Penghargaan di International Student Summit 2026, Usung Inovasi Biopackaging Cerdas

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Senin, 16 Februari 2026

Mahasiswa Magister Ilmu dan Teknologi Pangan, Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Nur Afni Rezkika dan Fiki Nimatul Jannah, berhasil meraih prestasi gemilang dalam ajang International Student Summit kategori Esai Internasional yang diselenggarakan pada 14–15 Februari 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam kompetisi tersebut, keduanya berhasil membawa pulang Gold Medal Sub-Tema Food, Best Presentation, serta 3rd Winner Esai Internasional melalui inovasi berbasis teknologi pangan yang berfokus pada keamanan dan keberlanjutan.

Dalam karya ilmiahnya, tim mengangkat inovasi intelligent biopackaging berbasis limbah kulit buah naga yang terintegrasi dengan aplikasi digital bernama MeatSafe. Inovasi ini dirancang sebagai solusi untuk memantau kualitas daging ayam secara real-time, mengingat tingginya risiko penurunan kualitas akibat kontaminasi mikroorganisme yang sering tidak terdeteksi secara visual oleh konsumen, khususnya pada sistem penjualan terbuka seperti pasar tradisional.

Konsep yang dikembangkan berupa smart sticker berbasis ekstrak kulit buah naga yang mengandung pigmen betalain, yaitu senyawa alami yang sensitif terhadap perubahan pH. Perubahan warna pada indikator ini kemudian dapat dianalisis melalui aplikasi MeatSafe menggunakan kamera smartphone, sehingga konsumen dapat memperoleh informasi objektif mengenai kesegaran daging secara praktis. Selain meningkatkan aspek keamanan pangan, inovasi ini juga memanfaatkan limbah agroindustri sebagai bahan baku, sehingga mendukung prinsip ekonomi sirkular dan keberlanjutan.

Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara dengan beragam subtema keilmuan. Pada tahap awal, seluruh peserta mempresentasikan karya melalui sesi poster yang dinilai oleh dewan juri internasional. Berdasarkan hasil seleksi, tim FTP UGM berhasil lolos ke tahap final dan melanjutkan presentasi menggunakan media presentasi komprehensif untuk memperebutkan posisi juara utama. Melalui penyampaian yang sistematis serta argumentasi ilmiah yang kuat, keduanya berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus.

“Menurut saya, partisipasi dalam acara ini memberikan pengalaman akademik yang sangat berharga dalam mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, dan penyampaian gagasan secara sistematis di forum internasional. Kegiatan ini juga memperluas perspektif kami melalui pertukaran ide dengan peserta dari berbagai latar belakang keilmuan dan negara. Kami berharap ide yang kami buat dapat diimplementasikan, dan capaian ini dapat menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan penelitian dan inovasi khususnya di bidang teknologi pangan,” ungkap Nur Afni Rezkika.

Prestasi ini menunjukkan komitmen mahasiswa FTP UGM dalam menghasilkan inovasi berbasis riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dalam menjawab tantangan global di sektor pangan. Inovasi intelligent biopackaging yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi solusi aplikatif dalam meningkatkan perlindungan konsumen sekaligus mendorong sistem pangan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan keamanan pangan, serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan limbah dan pengembangan kemasan berkelanjutan.

Pelurusan Istilah UPF Jadi Fokus FGD FTP UGM dan BGN, Akademisi Tekankan Pangan Aman, Bergizi, Halal, dan Sehat

Rilis BeritaSDG 10: Berkurangnya KesenjanganSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Jumat, 13 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mengoreksi Miskonsepsi tentang Sebutan Ultra Processed Food (UPF) dan Dampaknya pada Kebijakan Penyediaan Pangan Olahan dalam Menu MBG” pada Jumat, 13 Februari 2026 pukul di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini menghadirkan akademisi lintas disiplin, pakar teknologi pangan, ahli gizi, perwakilan pemerintah, pelaku industri dan UMKM pangan, serta pemangku kepentingan lainnya untuk membahas pelurusan miskonsepsi UPF sebagai salah satu dasar dalam penyusunan kebijakan pangan olahan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejak awal diskusi, Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc., Guru Besar FTP UGM menegaskan kekhawatiran akademisi terhadap penggunaan istilah UPF yang dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. “Yang kami khawatirkan, jika istilah UPF ini terus digunakan, publik tidak bisa membedakan secara jelas antara processed food dan ultra processed food. Akhirnya semua pangan olahan bisa dianggap UPF dan langsung dikonotasikan negatif terhadap kesehatan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa dalam praktik penyediaan pangan skala besar, proses pengolahan justru menjadi bagian penting untuk memastikan keamanan pangan, stabilitas mutu, dan kecukupan gizi. “Padahal pangan dalam jumlah besar tetap harus melalui pengolahan agar aman, bergizi, dan layak dikonsumsi. Karena itu kami menyarankan menggunakan istilah processed food atau pangan olahan yang tetap aman, bergizi, dan halal agar tidak menimbulkan keraguan dalam implementasi MBG,” tambahnya.

Prof. Sri juga menekankan bahwa penggunaan istilah yang kurang tepat berpotensi memunculkan stigma negatif terhadap teknologi pengolahan pangan dan menghambat pemahaman publik yang komprehensif. Ia mengingatkan bahwa teknologi pengolahan pangan merupakan bagian penting dari sistem pangan modern, terutama untuk menjamin distribusi pangan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat luas.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. Dekan FTP UGM menyampaikan bahwa kolaborasi antara FTP UGM dan BGN merupakan bagian dari upaya akademik untuk meluruskan penggunaan istilah yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait konsep ultra processed food. Ia menjelaskan bahwa dalam bidang teknologi pangan terdapat terminologi yang lebih relevan, yaitu pangan olahan yang aman, bergizi, halal, dan sehat. Menurutnya, istilah yang diadopsi dari luar tanpa penyesuaian konteks keilmuan nasional dapat menimbulkan miskonsepsi yang berdampak pada kebijakan maupun persepsi publik.

Ia juga menegaskan bahwa upaya pelurusan konsep ini telah dilakukan bahkan sebelum program MBG berjalan, sehingga bukan dimaksudkan untuk melegitimasi pangan tertentu, melainkan memastikan penggunaan istilah yang tepat secara ilmiah dan kontekstual. FTP UGM bahkan menyarankan agar istilah UPF tidak digunakan dalam kerangka kebijakan MBG karena berpotensi merancukan pemahaman antara pangan olahan secara umum dengan istilah yang memiliki konotasi negatif. Ia menekankan pentingnya kedaulatan keilmuan nasional dalam menggunakan istilah yang sesuai dengan prinsip pangan yang aman, bergizi, halal, dan sehat.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai sudut pandang ilmiah dan praktis. Para peserta menyoroti pentingnya pendekatan berbasis bukti ilmiah dalam menilai kualitas pangan, bukan sekadar berdasarkan istilah atau persepsi umum. Beberapa narasumber juga menekankan bahwa klasifikasi pangan perlu dipahami secara kritis dengan mempertimbangkan komposisi zat gizi, metode pengolahan, tujuan teknologi, serta konteks konsumsi masyarakat.

Selain itu, forum membahas pentingnya strategi komunikasi publik dalam kebijakan pangan nasional. Penggunaan istilah yang kurang tepat dikhawatirkan dapat memicu stigma terhadap teknologi pangan, menghambat inovasi industri nasional, serta memengaruhi penerimaan masyarakat terhadap pangan olahan yang sebenarnya aman dan bergizi. Oleh karena itu, edukasi publik dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan literasi pangan masyarakat.

Dari sisi implementasi MBG, diskusi menyoroti kebutuhan standarisasi proses produksi pangan, pengawasan keamanan pangan, serta pelibatan pelaku industri dan UMKM lokal dalam penyediaan menu bergizi. Para peserta juga menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi teknologi pangan dengan prinsip kesehatan masyarakat agar program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, hasil FGD akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi kebijakan dan policy brief sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pangan MBG berbasis sains. Rekomendasi awal mencakup penggunaan istilah pangan yang kontekstual dan berbasis keilmuan, penguatan edukasi publik mengenai pengolahan pangan, serta pengembangan standar kebijakan yang mendukung penyediaan pangan olahan yang aman, bergizi, halal, dan sehat.

Melalui kegiatan ini, FTP UGM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kebijakan pangan nasional berbasis riset dan keilmuan, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi dan pembuat kebijakan dalam membangun sistem pangan yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.

Bangun Mindset Positif di Awal Semester, FTP UGM Gelar Pembekalan “Yuk Kuliah: Semester Baru, Semangat Baru”

Rilis BeritaSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Rabu, 11 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan “Yuk Kuliah: Semester Baru, Semangat Baru” pada Rabu, 11 Februari 2026 di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa aktif program Sarjana dan Pascasarjana sebagai bagian dari persiapan memasuki Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.

Pembekalan menghadirkan Aqyas Dini Nisa, M.Psi., Psikolog, selaku Psikolog FTP UGM, sebagai pemateri. Sesi kegiatan dipandu oleh Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc., yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif dan komunikatif. Dalam pemaparannya, Aqyas Dini Nisa menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai fondasi keberhasilan akademik. Mahasiswa diajak membangun growth mindset, mengelola stres secara adaptif, serta memahami strategi menjaga keseimbangan antara tuntutan perkuliahan dan kehidupan personal.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan partisipatif. Melalui diskusi serta sesi tanya jawab, mahasiswa berbagi pengalaman sekaligus memperoleh berbagai insight praktis untuk menghadapi tantangan semester baru dengan mental yang lebih siap dan tangguh. Pendekatan yang aplikatif membuat materi yang disampaikan relevan dengan dinamika kehidupan akademik mahasiswa.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen FTP UGM dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari aspek kesejahteraan psikologis mahasiswa. Dengan semangat baru di awal semester, FTP UGM terus mendorong mahasiswa untuk tumbuh, berdaya, dan berprestasi secara berkelanjutan.

1234…46

Berita Terakhir

  • FTP UGM Bahas Kurikulum 2026, Perkuat Pendekatan Transdisiplin dan Pendidikan Berdampak
  • Program Doktor Ilmu Teknik Pertanian FTP UGM Raih Akreditasi Unggul 2026–2031
  • Dari Diskusi hingga Kuliah Tamu, Prof. John Morrissey Menginisiasi Kolaborasi CSEFS UCC dengan FTP UGM
  • Incanto International Institute Timor Leste Jalin Kerja Sama Riset dengan FTP UGM
  • FTP UGM–PT Sang Hyang Seri Kolaborasi Kembangkan Teknologi Smart Farming dan Benih Unggul

Berita UGM

  • UGM dan BNI Resmikan Co-Working Space di Lingkungan Perpustakaan dan Arsip 13 Mei 2026
  • Daerah Hadapi Ketimpangan Kapasitas Fiskal, Pemerintah Pusat Perlu Turun Tangan 13 Mei 2026
  • Penanggulangan Dampak Perubahan Iklim, UGM dan BRIN Perkuat Riset Tropis-Kutub 13 Mei 2026
  • Yuk Kenali Soal Hantavirus, Tikus jadi Rantai Penularan  13 Mei 2026
  • Jelajah Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali 13 Mei 2026

Agenda

  • 22Mei Pembukaan Dies Natalis ke-63 FTP UGM
  • 01Jun Summer School on Global Logistics and Supply Chain Management
  • 19Sep Rapat Terbuka Senat dan Puncak Dies Natalis Ke-63 FTP UGM
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju