Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan pembukaan 6th Smart Agroindustry Summer Course pada 4 Agustus 2024. Summer Course bertema “Adaptive Technology for Sustainable Agroindustrial Sector in Response to Climate Change” ini berlangsung dari 4 hingga 10 Agustus 2024 secara hybrid, di FTP UGM. Kegiatan ini diikuti oleh 98 peserta dari 16 negara, termasuk Indonesia, Filipina, Yaman, Bangladesh, Thailand, Madagaskar, Pakistan, Jepang, Mesir, Belanda, Polandia, Rwanda, Sri Lanka, Sudan, Taiwan, dan Tajikistan.
Kegiatan pembukaan ini dibuka dengan sambutan oleh Dr. Agung Putra Pamungkas, S.T.P., M.Agr. selaku ketua penyelenggara Summer Course. Ia menjelaskan Para peserta akan mengikuti sesi-sesi perkuliahan dan kunjungan ke stasiun penelitian lapangan dengan harapan dapat memperoleh pengalaman belajar yang produktif dalam berbagai topik, mulai dari teknologi pertanian, agroforestri, pengolahan makanan, daur ulang limbah makanan, hingga rantai pasokan yang berkelanjutan.
Dr. Wiratni Budhijanto, Sekretaris Direktorat Kemitraan Alumni dan Urusan Internasional UGM, juga memberikan sambutan pembukaan untuk menyambut para peserta. Ia menyampaikan posisi unik UGM di Yogyakarta serta kebijaksanaan masyarakat dalam menghadapi masalah pertanian dan perubahan iklim dari berbagai perspektif: teknologi, budaya, dan spiritual. Ia juga berbicara singkat tentang berbagi pengetahuan, menjalin kenangan, persahabatan, dan kemungkinan kolaborasi di masa depan.
Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FTP UGM, secara resmi membuka Summer Course 2024. Ia juga menjelaskan berbagai aktivitas akademik di FTP UGM yang berkomitmen pada keunggulan dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan pembelajaran, pengenalan,?penggalian potensi, dan orientasi untuk mendidik calon pemimpin muda bagi Mahasiswa Baru di FTP UGM 2024. Dalam upaya mengurangi sampah kardus dan plastik, FTP UGM menyediakan jamuan makan siang yang telah disiapkan menggunakan lunch box dan menyediakan air minum isi ulang.
Pada acara tersebut, Dr. Murtiningrum mengulas dua buku bersama dengan penulis masing-masing. Buku pertama berjudul “Teknologi Hemat Air Komoditas Hortikultura” yang ditulis oleh Dr. Muhammad Agung Sunusi dan diterbitkan oleh Pertanian Press, Kementerian Pertanian. Buku ini membahas teknologi-teknologi untuk menghemat penggunaan air pada komoditas hortikultura, sehingga efisiensi air dalam sektor pertanian dapat tercapai.
Sistem SIPASI yang dipamerkan merupakan hasil riset dan pengembangan selama lebih dari lima tahun dan telah diterapkan di beberapa daerah irigasi di Indonesia. Pameran ini diharapkan dapat meningkatkan pengenalan terhadap hasil riset FTP dan mendapatkan masukan berharga dari para pemerhati yang hadir.
Dengan inovasi ini, FTP UGM berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi irigasi dan menghadapi tantangan perubahan iklim melalui penerapan teknologi yang canggih dan berkelanjutan.