Tiga dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Dr. Dwi Larasatie Nur Fibri, S.T.P., M.Sc.; Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D.; dan Putrika Citta Pramesi, S.T.P., M.Sc., melakukan kunjungan ke Jagoong Kitchen Lab (Joongla) di Jalan Rebana No. 10, Turangga, Bandung, pada Kamis, 15 Januari 2026. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka penjajakan kolaborasi antara Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUI-PT) Gastronomi Indonesia dan Joongla Kitchen Lab, yang berlangsung dalam suasana jamuan makan malam bersama pihak Joongla Bandung.
Kolaborasi lintas institusi kerap kali diawali dari perbincangan santai yang membuka ruang bagi kedua belah pihak untuk saling memahami visi masing-masing. Dalam kunjungan ini, tim FTP UGM dan Joongla Kitchen Lab melakukan diskusi awal mengenai pengembangan gastronomi dan teknologi pangan, sekaligus menjajaki potensi kerja sama berkelanjutan yang dapat dijalin di masa depan antara kedua pihak.
Melalui pertemuan ini, diharapkan dapat terbangun landasan kerja sama yang konkret antara PUI-PT Gastronomi Indonesia dan Joongla Kitchen Lab, khususnya dalam mendorong inovasi di bidang gastronomi dan teknologi pangan berbasis kearifan lokal, sekaligus memperkuat jejaring kemitraan antara dunia akademik dan industri kuliner.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 2 Tanpa Kelaparan, SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Acara pelantikan diawali dengan agenda resmi tingkat universitas yang dilaksanakan di lingkungan Universitas Gadjah Mada, kemudian dilanjutkan dengan prosesi internal FTP UGM di Auditorium Kamarijani Soenjoto. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, para dosen, pejabat departemen dan program studi, serta sivitas akademika FTP UGM.
Pada sesi pemaparan materi, Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua PUI-PT Gastronomi Indonesia menjelaskan bahwa PUI-PT Gastronomi Indonesia lahir dari Pusat Kajian Gastronomi Indonesia yang dibentuk sejak tahun 2020 sebagai bentuk keprihatinan sekaligus perhatian terhadap kekayaan sejarah, budaya, dan filosofi gastronomi Indonesia. PUI-PT Gastronomi Indonesia dikembangkan sebagai center of excellence untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat nasional dan internasional. Dalam kesempatan tersebut disampaikan roadmap, capaian kinerja, serta berbagai produk unggulan, termasuk Seri Pusaka Cita Rasa Indonesia yang telah diterbitkan dalam 16 buku, produk hilirisasi riset pangan fungsional berbasis kearifan lokal seperti olahan porang, serta kerja sama dengan berbagai mitra nasional dan internasional.
Narasumber ketiga, Chef Wira Hardiansyah, memaparkan peran chef dalam membangun identitas pusat gastronomi. Ia menjelaskan bahwa chef tidak hanya berperan dalam penciptaan menu, tetapi juga dalam promosi makanan daerah, pengelolaan bahan pangan lokal, serta menghadapi tantangan pasar dan ketersediaan bahan baku, khususnya bagi UMKM dan industri.