Yogyakarta, 4 September 2026 — Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) meneguhkan komitmennya untuk memastikan keilmuan Teknologi Pertanian tetap relevan menghadapi perubahan zaman melalui Workshop Keilmuan Bidang Teknologi Pertanian “Beyond Curriculum 2026”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Senat FTP UGM di Operation Room FTP UGM, Jumat (4/9), ini mempertemukan pimpinan fakultas, senat, pimpinan departemen, dosen perwakilan bidang keilmuan, serta Tim Pengembang Kurikulum untuk bersama-sama memetakan arah keilmuan Teknologi Pertanian di masa depan.
Mengusung tema “Meneguhkan Arah Bidang Keilmuan Teknologi Pertanian untuk Masa Depan Sistem Pangan dan Agroindustri Indonesia yang Berkelanjutan”, workshop ini menjadi langkah awal untuk melihat kembali arah keilmuan yang telah dibangun FTP UGM. Dinamika teknologi yang semakin cepat menuntut pendidikan tinggi tidak hanya mempertahankan apa yang telah berjalan, tetapi juga mampu mengenali bidang-bidang baru yang perlu dikembangkan.
Diskusi dalam Beyond Curriculum 2026 diarahkan pada tiga pertanyaan utama: apa yang perlu dilanjutkan, diperkuat, atau dikembangkan dari arah keilmuan sebelumnya; bagaimana disruptive science and technology akan memengaruhi Teknologi Pertanian dan proses pembelajarannya; serta kompetensi apa yang perlu dimiliki lulusan FTP UGM agar future-ready.
Untuk menjawab tantangan tersebut, setiap departemen terlebih dahulu melakukan diskusi internal melalui tahap pre-workshop. Hasilnya kemudian dibawa ke forum tingkat fakultas untuk menemukan berbagai irisan, kekhasan, kesenjangan, serta isu strategis yang perlu menjadi perhatian bersama. Proses partisipatif ini menjadi ruang bagi sivitas akademika untuk melihat perkembangan Teknologi Pertanian dari berbagai perspektif sekaligus menyusun prioritas pengembangan keilmuan.
Hasil dari Beyond Curriculum 2026 selanjutnya akan menjadi working document bagi Senat Fakultas dan Tim Pengembang Kurikulum untuk melanjutkan rangkaian tinjauan keilmuan. Proses tersebut tidak berhenti pada workshop ini, tetapi akan berlanjut melalui tahapan pendalaman body of knowledge, penyusunan roadmap keilmuan, penguatan kapasitas akademik, hingga penerjemahan arah keilmuan ke dalam kurikulum, riset, pengabdian, dan kolaborasi.
Melalui Beyond Curriculum 2026, FTP UGM turut memperkuat kontribusinya terhadap Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education, melalui upaya menghadirkan pendidikan Teknologi Pertanian yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mempersiapkan lulusan dengan kompetensi yang relevan untuk menghadapi kebutuhan masa depan. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi pendidikan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi pada pembangunan sistem pangan dan agroindustri Indonesia yang berkelanjutan.
Kontributor : Fadli Fitriandi