Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc. Beri Masukan dalam Kegiatan Review Kurikulum Prodi TPHP UNESA
Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Minggu, 18 Mei 2025
Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc., dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), berperan aktif sebagai narasumber dalam kegiatan Review Kurikulum Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ketahanan Pangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada 17 Mei 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dengan melibatkan para pemangku kepentingan dari kalangan akademisi, praktisi, serta asosiasi profesi yang relevan dengan bidang teknologi pangan.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menyempurnakan rencana kurikulum baru prodi TPHP agar lebih selaras dengan visi, misi, tujuan, dan strategi (VMTS) Fakultas Ketahanan Pangan dan Universitas Negeri Surabaya secara umum. Kegiatan ini juga ditujukan untuk memastikan kesesuaian antara rencana kurikulum dengan standar yang telah ditetapkan oleh asosiasi profesi serta kebutuhan pengguna lulusan di dunia kerja.
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc. memberikan masukan strategis dan komprehensif terhadap rencana kurikulum yang sedang dirancang oleh prodi. Masukan tersebut mencakup aspek relevansi konten pembelajaran dengan perkembangan ilmu dan teknologi terkini di bidang pangan dan hasil pertanian, integrasi antara mata kuliah dasar, keahlian, dan aplikasi, serta pentingnya soft skills dan kompetensi global dalam mendukung kesiapan lulusan memasuki dunia kerja yang dinamis.
Kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) dengan meningkatkan mutu kurikulum pendidikan tinggi melalui partisipasi akademisi lintas institusi, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Tim Crowpala, yang merupakan akronim dari Community Grow with Pala, terdiri dari lima mahasiswa lintas disiplin, yaitu Devi Ramdani (Chief Executive Officer), Hanif Nur Wahid (Chief Marketing Officer), Michael Carlo Wicaksono (Chief Technology Officer), Bagus Dwi Putra Atmaja (Chief Operating Officer), yang semuanya berasal dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM, serta Pamula Nur Krisnawardhani (Chief Financial Officer) dari Program Studi Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya UGM. Tim ini berada di bawah bimbingan Bayu Nugraha, S.T.P., M.Sc., Ph.D., dosen sekaligus peneliti dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, FTP UGM.
Dalam kejuaraan ini, Irakiza Gideon tampil sebagai peserta yang mewakili Fakultas Teknologi Pertanian UGM, sekaligus menunjukkan semangat juang dan kedisiplinan tinggi yang menjadi karakter mahasiswa UGM. Melalui ajang tersebut, ia berkesempatan untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan, dan menambah pengalaman bertanding di tingkat internasional. Keterlibatannya mencerminkan peran aktif mahasiswa dalam menyeimbangkan prestasi akademik dan non-akademik, serta menjadi wujud nyata dari semangat
Melalui observasi lapangan, tim SUIJI mengidentifikasi bahwa Selopamioro memiliki potensi tinggi terhadap bencana tanah longsor dan gempa bumi akibat kondisi topografi yang curam. Data ini menunjukkan bahwa dalam lima tahun terakhir, terjadi 2.223 laporan gempa bumi di Kabupaten Bantul dan 24 kejadian tanah longsor di Selopamioro. Dari hasil wawancara dengan warga setempat, ditemukan bahwa peta bahaya hanya tersedia di kantor desa, sosialisasi kebencanaan bagi masyarakat masih terbatas dan hanya dilakukan setahun sekali, serta belum adanya edukasi mitigasi bencana bagi anak-anak sekolah dasar.
Prof. Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt., Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, pada diskusi presentasi menekankan pentingnya keberlanjutan program ini, ia menyampaikan “I guess this experience will be beneficial during the study, back home, and after graduation.”.