• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDGs
  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
  • hal. 16
Arsip:

SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Sosialisasi B2SA Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal di Bantul dan Sleman

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Kamis, 17 April 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di dua lokasi, yaitu Balai Dusun Kedungbuweng RT 03, Wukirsari, Imogiri, Bantul, serta Kalibulus, Bimomartani, Ngemplak, Sleman pada Rabu, 16 April 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknologi Pertanian  (FTP), Universitas Gadjah Mada (UGM), Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D., yang menyampaikan materi bertema “Pentingnya Diversifikasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal” kepada masyarakat setempat.

Dalam paparannya, Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D. menjelaskan bahwa diversifikasi pangan merupakan strategi penting untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Pemanfaatan bahan pangan lokal yang beragam dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi harian secara seimbang, mengurangi ketergantungan pada satu jenis sumber pangan pokok, serta mendukung keberlanjutan sistem pangan daerah. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami cara menyusun menu B2SA dengan memanfaatkan potensi sumber daya pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar, mulai dari umbi-umbian, kacang-kacangan, sayur, buah, hingga sumber protein hewani dan nabati.

Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi sarana edukasi praktis bagi warga, di mana masyarakat diajak mengenali nilai gizi dari berbagai bahan pangan lokal serta mempraktikkan penyusunan menu harian yang sesuai prinsip B2SA. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan rumah tangga dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi hidangan sehat, bergizi, dan aman untuk dikonsumsi sehari-hari.

Selain meningkatkan kapasitas masyarakat, kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), di antaranya SDG 1 (No Poverty / Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan pemanfaatan potensi pangan lokal yang bernilai ekonomis, SDG 2 (Zero Hunger / Tanpa Kelaparan) dengan mendorong ketersediaan dan akses terhadap pangan beragam, serta SDG 3 (Good Health and Well-being / Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui perbaikan pola makan dan gizi masyarakat. Lebih lanjut, kegiatan ini turut mendukung SDG 4 (Quality Education / Pendidikan Berkualitas) dengan memberikan edukasi gizi yang aplikatif, dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth / Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peluang usaha berbasis bahan pangan lokal.

FTP UGM Dukung Sosialisasi Konsumsi Pangan B2SA di Bantul

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Rabu, 16 April 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di dua lokasi, yakni Gedongsari, Wijirejo, Pandak, Bantul, dan rumah Ibu Sumidah (mantan dukuh) RT 07, Jomegatan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, pada Jumat 15 April 2025. Kegiatan ini diikuti masyarakat setempat dan menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D., yang menyampaikan materi bertema “Pentingnya Diversifikasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal.”

Dalam paparannya, kegiatan ini berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sesuai prinsip B2SA. Pendekatan ini dinilai penting untuk membangun pola makan sehat yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memanfaatkan potensi bahan pangan lokal yang tersedia di wilayah sekitar. Hal ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mengurangi ketergantungan pada bahan pangan impor serta memperkuat kedaulatan pangan daerah.

Materi yang dibawakan oleh Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D., menekankan bahwa diversifikasi konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal dapat memberikan manfaat ganda, baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian masyarakat. Melalui pengenalan ragam bahan pangan lokal dan teknik penyusunan menu yang sesuai kaidah gizi seimbang, peserta diajak untuk memahami bahwa keberagaman pangan dapat menunjang ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dari hasil pertanian setempat.

Kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi yang aplikatif, di mana peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan teoritis, tetapi juga contoh menu harian yang memanfaatkan bahan pangan lokal secara optimal. Dengan demikian, diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan mandiri secara pangan.

Program ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty atau Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan kemandirian pangan yang dapat menekan beban pengeluaran keluarga; SDG 2 (Zero Hunger atau Tanpa Kelaparan) dengan upaya memastikan ketersediaan dan akses pangan bergizi bagi seluruh masyarakat; serta SDG 3 (Good Health and Well-being atau Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pola makan yang memenuhi standar gizi. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 4 (Quality Education atau Pendidikan Berkualitas) melalui transfer pengetahuan kepada masyarakat, dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth atau Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong pemanfaatan hasil pertanian lokal sebagai peluang usaha bernilai tambah.

FTP UGM Dukung Sosialisasi Diversifikasi Pangan B2SA di Pandak, Bantul

Rilis BeritaSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera Rabu, 16 April 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan perbaikan pola konsumsi masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta, dan dilaksanakan pada Selasa, 15 April 2025 di wilayah Pandak, Kabupaten Bantul. Dalam kegiatan ini, Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D., dosen dari FTP UGM, hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi mengenai Diversifikasi Pangan B2SA.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sebagai upaya nyata dalam mengurangi angka stunting serta prevalensi penyakit degeneratif di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui penyampaian materi yang interaktif dan berbasis kajian ilmiah, kegiatan ini diharapkan dapat mengubah pola konsumsi masyarakat yang masih didominasi oleh satu jenis sumber pangan menjadi lebih bervariasi dengan memanfaatkan potensi lokal.

Dalam pemaparannya, Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D. menekankan pentingnya pengolahan dan konsumsi sumber pangan lokal, seperti umbi-umbian, sayuran, buah, dan protein nabati maupun hewani yang tersedia di lingkungan sekitar. Pola makan yang sesuai prinsip B2SA tidak hanya meningkatkan kecukupan gizi harian, tetapi juga mendukung pembangunan ketahanan pangan berbasis keluarga dan komunitas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Pemerintah Daerah untuk membangun budaya konsumsi pangan sehat dan memperkuat kesadaran gizi sejak dini di masyarakat. FTP UGM sebagai institusi akademik turut memainkan peran strategis dalam mendukung implementasi edukasi pangan yang inklusif dan berkelanjutan, melalui kontribusi keilmuan dan keterlibatan aktif dosen dalam program-program lintas sektor.

Sosialisasi Diversifikasi Pangan B2SA ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) dan SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera). Diversifikasi pangan yang tepat merupakan langkah preventif untuk menekan laju kelaparan tersembunyi akibat kekurangan mikronutrien, sekaligus mendorong masyarakat menuju pola makan sehat yang dapat mengurangi risiko penyakit tidak menular.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Pandak dan sekitarnya dapat menjadi pelopor perubahan perilaku konsumsi pangan yang lebih sehat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan tinggi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan tangguh secara gizi.

Sosialisasi Konsumsi Pangan B2SA Dorong Diversifikasi Menu Berbasis Sumber Daya Lokal

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Senin, 14 April 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di tiga lokasi berbeda, yakni di Karanganom RT 01 Sitimulyo Piyungan Bantul; Gumulan Caturharjo Pandak Bantul; serta Balai RW 13 Ngadiwinatan, Ngampilan, Yogyakarta pada, Senin 14 April 2025. Kegiatan ini menghadirkan dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Putrika Citta Pramesi, S.T.P., M.Sc., sebagai narasumber utama.

Dalam kegiatan ini, Putrika Citta Pramesi, S.T.P., M.Sc. membawakan materi bertema Pentingnya Diversifikasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal. Materi tersebut menekankan bagaimana memanfaatkan potensi pangan yang ada di sekitar masyarakat untuk menciptakan menu yang bervariasi, bergizi, dan seimbang, sekaligus aman untuk dikonsumsi. Peserta sosialisasi mendapatkan pemahaman mengenai prinsip penyusunan menu harian yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memanfaatkan ketersediaan bahan pangan lokal secara optimal.

Selain penjelasan teoritis, kegiatan ini juga memfasilitasi peserta dengan contoh penerapan konsep B2SA dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal, masyarakat diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan impor, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta meningkatkan nilai ekonomi produk pertanian daerah. Hal ini juga sejalan dengan upaya pelestarian kekayaan pangan tradisional yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait penyusunan menu berdasarkan diversifikasi bahan pangan lokal, sehingga dapat mendukung pola makan B2SA secara berkelanjutan. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk mengadopsi kebiasaan makan yang sehat, beragam, dan memanfaatkan potensi sumber daya pangan yang dimiliki daerah.

Pelaksanaan kegiatan ini juga mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), yaitu SDG 1 Tanpa Kemiskinan (No Poverty) melalui penguatan ekonomi lokal berbasis pangan; SDG 2 Tanpa Kelaparan (Zero Hunger) dengan pemenuhan kebutuhan pangan bergizi; SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui pola makan yang seimbang dan aman; SDG 4 Pendidikan Berkualitas (Quality Education) lewat peningkatan literasi gizi; serta SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth) dengan mendorong usaha berbasis produk pangan lokal.

FTP UGM Berdayakan Kelompok Tani Salak Tempel Sleman melalui Pengembangan Produk Asinan Salak

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera Minggu, 2 Maret 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Kelompok Tani Salak “Sumber Rejeki” yang berlokasi di Soka Tegal, Merdikorejo, Tempel, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui pengembangan inovasi produk olahan berupa Asinan Salak. Kegiatan ini diinisiasi oleh dosen-dosen FTP UGM sebagai bentuk implementasi ilmu dan teknologi tepat guna dalam meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian lokal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2025 dan merupakan hasil kerja sama FTP UGM dengan Kelompok Tani Salak “Sumber Rejeki” selaku mitra pelaksana di lapangan.

Dosen FTP UGM yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Dr. Darmawan Ari Nugroho, S.T.P., M.P., Dr. Jumeri, S.T.P., M.Si., Thalia Naziha, S.T.P., M.Sc., M.B.A., dan Rini Nuraini Rohmatningsih, S.T.P. sebagai teknisi pendukung. Materi yang disampaikan mencakup teknik pengolahan salak menjadi asinan berbasis prinsip keamanan pangan, peningkatan cita rasa, serta pengemasan yang sesuai dengan standar produk olahan modern. Selain itu, para dosen juga memberikan pelatihan mengenai strategi branding dan pemasaran untuk memperluas pangsa pasar produk olahan salak, baik di pasar domestik maupun internasional.

Program pemberdayaan ini menjadi salah satu upaya nyata FTP UGM dalam menjembatani teknologi kampus dengan kebutuhan masyarakat petani, khususnya dalam memanfaatkan keunggulan komoditas lokal seperti salak pondoh. Dengan mengubah buah salak segar menjadi produk olahan yang memiliki nilai jual lebih tinggi, kelompok tani mendapatkan alternatif pemasukan sekaligus memperpanjang masa simpan produk. Produk asinan salak diharapkan dapat bersaing di pasar modern dengan mutu yang terjaga, kemasan menarik, dan sesuai standar kesehatan pangan.

Secara strategis, kegiatan ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pengembangan produk pangan yang aman dan sehat untuk dikonsumsi, serta SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui peningkatan efisiensi produksi dan pemanfaatan hasil pertanian secara berkelanjutan. Dengan pendekatan partisipatif dan teknologi berbasis hasil riset akademik, FTP UGM terus mendorong inovasi untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat tani.

Kontributor : Febri Puji Astuti

1…1415161718…27

Berita Terakhir

  • Serah Terima Jabatan Pengurus Departemen dan Program Studi FTP UGM Masa Jabatan 2026–2031
  • FTP UGM Dorong Kesadaran Cegah Food Waste Melalui Edukasi di Lingkungan Fakultas
  • FTP UGM Gelar Workshop Tim Kesehatan Mental untuk Perkuat Sistem Kampus Sejahtera
  • Kick-Off PUI-PT Gastronomi Indonesia, FTP UGM Dorong Gastronomi sebagai Soft Power dan Penggerak Ekonomi Kreatif
  • Dosen FTP UGM Jadi Narasumber Workshop Analisis Pola Pangan Harapan Provinsi DIY

Berita UGM

  • Trump Ingin Rebut Greenland, Pakar UGM Sebut Berpotensi Merusak Norma dan Hukum Internasional 15 Januari 2026
  • UGM Lantik 205 Dokter Hewan Baru 15 Januari 2026
  • Kisah Uceng Menunaikan Janji pada Sang Ayah 15 Januari 2026
  • UGM Bangun 550 Huntara dari Material Kayu Hanyut untuk Penyintas Banjir di Aceh 15 Januari 2026
  • Dikukuhkan jadi Guru Besar, Zainal Arifin Mochtar Soroti Menguatnya Konservatisme dan Otoritarianisme di Indonesia 15 Januari 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju