• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Program Double Degree
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Beasiswa Mahasiswa Internasional
    • UGMPreneurs
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • Rilis Berita
  • (Page 5)
Arsip:

Rilis Berita

Perkuat Riset Pertanian Cerdas, FTP UGM Jalani Staff Mobility di Wageningen University dan Research

PendidikanPenelitianRilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Minggu, 13 September 2026

Upaya memperluas jejaring dan memperkuat kolaborasi riset internasional membawa Dr. Andri Prima Nugroho, dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus peneliti Smart Agriculture Research Center (SARC), menjalani program staff mobility di Wageningen University & Research (WUR), Belanda, pada 1-12 September 2026, sebagai bagian dari International Joint Research Academy (IJRA).

Sepanjang kunjungan, digelar sejumlah diskusi untuk menjajaki peluang kerja sama antara UGM dan WUR, mulai dari penelitian kolaboratif, perencanaan publikasi bersama, hingga penyusunan proposal riset bersama. Diskusi turut melibatkan sejumlah mitra peneliti WUR, yaitu Dr. Joseph Peller di bidang spectral imaging for plant phenotyping, Prof. Dr. Gerrit Polder di bidang teknologi pencitraan spektral, serta Assoc. Prof. Gert Kootstra di bidang robotika pertanian. Salah satu fokus pembahasan mengarah pada pengembangan riset yang mengintegrasikan teknologi robotika dan plant phenotyping untuk pertanian tropis, pendekatan yang diharapkan mampu mendukung pengamatan karakteristik tanaman secara lebih objektif, cepat, dan akurat, sekaligus membuka peluang pengembangan teknologi pertanian cerdas yang sesuai dengan kondisi pertanian Indonesia.

Kunjungan ke Laboratorium Vision + Robotics WUR turut memberi wawasan langsung mengenai teknologi dan riset yang tengah dikembangkan di sana, termasuk diskusi bersama Arjan Vroegop mengenai simulasi plant phenotyping dan keterkaitannya dengan rencana penelitian kolaboratif ke depan. Di sela agenda staff mobility ini, turut dilakukan pendampingan terhadap pelaksanaan International Joint Supervision bagi salah satu mahasiswa magister UGM yang tengah menjalani praktik riset di laboratorium yang sama.

Dalam pertemuan dengan bagian kerja sama WUR, disampaikan usulan rencana penelitian bersama mengenai robotika dan plant phenotyping untuk pertanian tropis, sekaligus diidentifikasi peluang pendanaan dan langkah strategis agar gagasan tersebut dapat berkembang menjadi proposal riset bersama dan publikasi ilmiah kolaboratif.

Andri menilai kesempatan belajar dan berdiskusi langsung dengan para peneliti WUR menjadi pengalaman yang sangat berharga. Selain menyaksikan kemajuan teknologi di bidang pencitraan spektral, plant phenotyping, dan robotika pertanian, kunjungan ini turut memberi pembelajaran dari etos kerja serta budaya belajar dan bekerja sama yang tumbuh di lingkungan penelitian WUR dari budaya diskusi terbuka, kerja kolaboratif lintas bidang, dan kedisiplinan dalam menjalankan penelitian menjadi kesan mendalam yang dibawa pulang dari kunjungan tersebut.

Bagi FTP UGM, kunjungan ini turut memberi pemahaman mengenai cara institusi riset membangun dan mengelola kerja sama dengan mitra industri, sekaligus menegaskan pentingnya membangun ekosistem inovasi agar hasil riset memberi manfaat yang lebih luas. Sebagai salah satu universitas terkemuka dunia di bidang pertanian, WUR diharapkan menjadi mitra strategis bagi pengembangan riset pertanian masa depan, dan kunjungan ini diharapkan menjadi fondasi bagi kerja sama yang lebih konkret antara UGM dan WUR, baik dalam penelitian, publikasi, penyusunan proposal bersama, maupun pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 Tanpa Kelaparan melalui pengembangan riset pertanian cerdas yang relevan bagi pertanian tropis, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan teknologi robotika dan plant phenotyping, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi riset antara UGM dan Wageningen University & Research.

Penulis: Shella Herdanti

FTP UGM, Ada Apa Sih? Siswa MAN 1 Magetan Mengenal Dunia Perkuliahan, Program Studi, hingga Laboratorium FTP UGM

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Rabu, 9 September 2026

Yogyakarta, 9 September 2026 — Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan 90 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Magetan pada Rabu (9/9) di Auditorium Kamarajani Soenjoto FTP UGM. Dalam kegiatan tersebut, Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D. hadir sebagai pembicara untuk mengenalkan Universitas Gadjah Mada dan FTP UGM, sekaligus memberikan gambaran mengenai dunia perkuliahan, bidang keilmuan teknologi pertanian, serta lingkungan akademik kepada para siswa.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Magetan, Dra. Anna Zuhrufiyah Nurany, M.Pd., menyampaikan antusiasme para siswa ketika pertama kali tiba di lingkungan UGM. “Kami masuk kampus paling tua di Indonesia, dan juga kualitasnya sudah teruji. Tadi baru datang anak-anak sudah teriak-teriak, ‘wah kita ketemu masa depan’, itu ada kakak-kakak kelas, nanti kita akan seperti mereka,” ujarnya.

Pengenalan mengenai FTP UGM kemudian diperkuat melalui sesi yang disampaikan Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D., serta Nur Cahyati Wahyuni, S.Ant., M.Sc. dan Hendra Muhamad Fajar, S.E. sebagai perwakilan bidang akademik FTP UGM. Para pembicara memberikan informasi mengenai UGM dan FTP, termasuk lingkungan akademik, karakteristik pendidikan, serta bidang keilmuan yang dapat dipelajari siswa ketika melanjutkan pendidikan tinggi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing bersama mahasiswa FTP UGM, yaitu Emanuel Bagus Armindo, Vincentia Lamdagati Kirana, dan Fadya Qais Amani. Ketiganya berbagi pengalaman mengenai kehidupan perkuliahan di UGM, tips mempersiapkan diri untuk masuk UGM, hingga gambaran prospek kerja setelah menempuh pendidikan di FTP UGM. Emanuel juga membagikan pengalamannya memperoleh beasiswa hingga mendapatkan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT), memberikan gambaran kepada peserta mengenai salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama menempuh pendidikan di UGM.

Pemaparan dan sharing tersebut kemudian berkembang menjadi diskusi interaktif antara siswa, pemateri, dan mahasiswa. Berbagai pertanyaan yang disampaikan peserta mencakup perbedaan karakteristik FTP dengan Fakultas Pertanian (Faperta), bidang keilmuan Teknologi Industri Pertanian (TIP), Teknik Pertanian dan Biosistem (TPB), serta Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP). Diskusi juga membahas kegiatan yang dilakukan selama kuliah, prospek karier setelah lulus, strategi mempersiapkan diri untuk masuk UGM, serta gambaran biaya pendidikan.

Setelah sesi pemaparan, sharing, dan diskusi, peserta diajak mengenal FTP UGM secara lebih dekat melalui kegiatan tour fakultas. Sebanyak 90 siswa dibagi menjadi tiga kelompok yang secara bergantian berkeliling di lingkungan FTP UGM dan mengunjungi sejumlah laboratorium yang terdapat di fakultas. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat secara langsung fasilitas yang digunakan dalam mendukung proses pembelajaran, penelitian, dan pengembangan keilmuan teknologi pertanian.

Bagi FTP UGM, penerimaan kunjungan siswa menjadi salah satu bentuk keterlibatan perguruan tinggi dalam memperluas akses pengetahuan dan pengalaman pendidikan kepada masyarakat.

Kontributor : Fadli Fitriandi

Pati Sagu Naik Kelas, FTP UGM Bersama Pertamina dan BRIN Kembangkan Drilling Starch Tahan Suhu Tinggi

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 8 September 2026

Yogyakarta, 8 September 2026 — Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Technology Innovation Upstream & Low Carbon PT Pertamina (Persero) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong pengembangan inovasi berbasis sumber daya hayati melalui riset High-Temperature Drilling Starch (HT Starch) berbasis pati sagu. Pengembangan tersebut dibahas dalam Workshop Termin I Riset dan Pengembangan High-Temperature Drilling Starch Berbasis Pati Sagu dengan Modifikasi Kimia untuk Aplikasi Fluid Loss Reducer, Selasa (8/9). Riset ini diketuai oleh Prof. Dr. Mohammad Affan Fajar Falah, S.T.P., M.Agr., dan melibatkan Yanuar Sigit Pramana, S.T., M.Si., mahasiswa Program Doktor Teknolog Industri Pertanian UGM.

Riset ini diarahkan untuk menghasilkan material berbasis pati yang dapat digunakan sebagai fluid loss reducer dalam formula lumpur untuk kebutuhan teknologi pengeboran, khususnya pada kondisi bersuhu tinggi. Pengembangan dilakukan melalui serangkaian proses penelitian dan pengujian untuk memperoleh karakteristik HT Starch yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi industri. Hasil pengembangan pada tahap awal ini selanjutnya menjadi dasar untuk menuju tahapan pengujian yang lebih luas.

Kolaborasi tersebut menjadi gambaran penerapan konsep triple helix, yaitu model kolaborasi dan sinergi antara tiga pilar utama—pemerintah (government), akademisi atau universitas (academia), dan industri (industry)—dalam mendorong inovasi, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan sosial. Dalam riset ini, FTP UGM merepresentasikan unsur akademisi, BRIN sebagai lembaga riset pemerintah, serta PT Pertamina (Persero) sebagai mitra industri yang membawa perspektif kebutuhan teknologi di lapangan.

Workshop Termin I menjadi ruang untuk melihat perkembangan riset sekaligus mempertemukan hasil pengembangan akademik dengan kebutuhan industri. Pembahasan mencakup perkembangan karakterisasi pati sagu, modifikasi bahan, karakterisasi HT Starch, hingga pengujian awal sebagai fluid loss reducer. Pertukaran perspektif antara peneliti dan pihak industri menjadi bagian penting untuk memastikan teknologi yang dikembangkan memiliki arah penerapan yang jelas.

Pengembangan HT Starch direncanakan berlangsung secara bertahap selama tiga tahun, mulai dari pengembangan produk, produksi untuk kebutuhan field test, hingga pengujian lapangan. Tahapan tersebut menunjukkan bagaimana riset berbasis bahan hayati dapat diarahkan dari proses pengembangan di laboratorium menuju inovasi yang berpotensi menjawab kebutuhan teknologi industri.

Melalui pengembangan HT Starch berbasis pati sagu, FTP UGM bersama PT Pertamina (Persero) dan BRIN turut memperkuat kontribusi terhadap Sustainable Development Goal (SDG) 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui riset dan pengembangan inovasi teknologi untuk kebutuhan industri. Kolaborasi lintas sektor yang terbangun dalam riset ini juga mendukung SDG 17: Partnerships for the Goals, melalui sinergi antara perguruan tinggi, lembaga riset pemerintah, dan sektor industri dalam mendorong inovasi yang berkelanjutan.

Kontributor : Fadli Fitriandi

Beyond Curriculum 2026: Menyusun Arah Baru Keilmuan Teknologi Pertanian FTP UGM

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan Berkualitas Jumat, 4 September 2026

Yogyakarta, 4 September 2026 — Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) meneguhkan komitmennya untuk memastikan keilmuan Teknologi Pertanian tetap relevan menghadapi perubahan zaman melalui Workshop Keilmuan Bidang Teknologi Pertanian “Beyond Curriculum 2026”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Senat FTP UGM di Operation Room FTP UGM, Jumat (4/9), ini mempertemukan pimpinan fakultas, senat, pimpinan departemen, dosen perwakilan bidang keilmuan, serta Tim Pengembang Kurikulum untuk bersama-sama memetakan arah keilmuan Teknologi Pertanian di masa depan.

Mengusung tema “Meneguhkan Arah Bidang Keilmuan Teknologi Pertanian untuk Masa Depan Sistem Pangan dan Agroindustri Indonesia yang Berkelanjutan”, workshop ini menjadi langkah awal untuk melihat kembali arah keilmuan yang telah dibangun FTP UGM. Dinamika teknologi yang semakin cepat menuntut pendidikan tinggi tidak hanya mempertahankan apa yang telah berjalan, tetapi juga mampu mengenali bidang-bidang baru yang perlu dikembangkan.

Diskusi dalam Beyond Curriculum 2026 diarahkan pada tiga pertanyaan utama: apa yang perlu dilanjutkan, diperkuat, atau dikembangkan dari arah keilmuan sebelumnya; bagaimana disruptive science and technology akan memengaruhi Teknologi Pertanian dan proses pembelajarannya; serta kompetensi apa yang perlu dimiliki lulusan FTP UGM agar future-ready.

Untuk menjawab tantangan tersebut, setiap departemen terlebih dahulu melakukan diskusi internal melalui tahap pre-workshop. Hasilnya kemudian dibawa ke forum tingkat fakultas untuk menemukan berbagai irisan, kekhasan, kesenjangan, serta isu strategis yang perlu menjadi perhatian bersama. Proses partisipatif ini menjadi ruang bagi sivitas akademika untuk melihat perkembangan Teknologi Pertanian dari berbagai perspektif sekaligus menyusun prioritas pengembangan keilmuan.

Hasil dari Beyond Curriculum 2026 selanjutnya akan menjadi working document bagi Senat Fakultas dan Tim Pengembang Kurikulum untuk melanjutkan rangkaian tinjauan keilmuan. Proses tersebut tidak berhenti pada workshop ini, tetapi akan berlanjut melalui tahapan pendalaman body of knowledge, penyusunan roadmap keilmuan, penguatan kapasitas akademik, hingga penerjemahan arah keilmuan ke dalam kurikulum, riset, pengabdian, dan kolaborasi.

Melalui Beyond Curriculum 2026, FTP UGM turut memperkuat kontribusinya terhadap Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education, melalui upaya menghadirkan pendidikan Teknologi Pertanian yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mempersiapkan lulusan dengan kompetensi yang relevan untuk menghadapi kebutuhan masa depan. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi pendidikan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi pada pembangunan sistem pangan dan agroindustri Indonesia yang berkelanjutan.

Kontributor : Fadli Fitriandi

Padukan Riset dan Praktik, TPHP FTP UGM Gelar Pelatihan Pembuatan Soft Sourdough

Rilis BeritaSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 2 September 2026

Di tengah tren roti sourdough yang belakangan digemari masyarakat karena nilai jual tinggi sekaligus manfaat kesehatannya, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) menghadirkan cara membuat roti tersebut secara lebih mendalam melalui “Pelatihan Pembuatan Soft Sourdough” yang digelar pada 1-2 September 2026 di Laboratorium Inkubator FTP UGM, yang diikuti lima peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga hingga pelaku usaha yang tengah merintis bisnis di bidang bakery. 

Didampingi langsung oleh Dr. Rini Yanti, S.T.P., M.P., dosen Laboratorium Rekayasa Proses, Program Studi S1 TPHP FTP UGM, yang menghadirkan pendekatan berbeda dari pelatihan roti pada umumnya. Alih-alih sekadar membekali peserta dengan resep, pelatihan ini turut mengulik proses fermentasi dan kandungan yang ada di dalam soft sourdough. 

“Tidak hanya belajar membuat, tetapi kita juga mempelajari apa sih yang terjadi. Jadi sambil kita belajar membuat roti sourdoughnya kita juga mengedukasi peserta ciri-ciri sourdough dan mana roti yang bisa kita klaim sebagai roti sourdough,” ujar Rini. 

Pemilihan soft sourdough sebagai materi pelatihan bukan tanpa alasan. Selain sedang digemari dan memiliki nilai jual tinggi di kalangan masyarakat menengah ke atas dan menjadikannya peluang bisnis yang menjanjikan bagi peserta yang tengah merintis usaha. Sourdough juga turut dikenal sebagai produk ini dinilai lebih ramah bagi pencernaan dan tidak mudah membuat perut kembung. 

Suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Sebagian peserta bahkan baru pertama kali mencoba membuat roti sourdough, sehingga rasa penasaran turut mewarnai jalannya pelatihan. Meski begitu, proses pembuatan soft sourdough menyimpan tantangan tersendiri, terutama dalam hal waktu yang menuntut kesabaran, sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran mengenai karakter unik sourdough itu sendiri. 

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui edukasi mengenai manfaat kesehatan dari proses fermentasi pangan, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui transfer pengetahuan berbasis riset kepada masyarakat umum, serta SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi produk pangan yang berpotensi menjadi peluang usaha baru. 

 

Penulis: Shella Herdanti

1…34567…158

Berita Terakhir

  • Pelepasan Wisudawan Pascasarjana Periode I, Dekan FTP Berpesan agar Lulusan Terus Bermimpi dan Bermanfaat bagi Masyarakat
  • Anhui Agricultural University Berkunjung, FTP UGM Perkenalkan Riset dan Fasilitas Tiga Departemen
  • Dukung Swasembada Kedelai Nasional, FTP UGM dan Pemkab Grobogan Inisiasi Kerja Sama Hilirisasi Teknologi SAE Kedelai
  • FTP UGM Gandeng nanoCAD, Kenalkan Perangkat Lunak Perancangan 3D untuk Mendukung Pembelajaran
  • Dari Ide ke Eksekusi, FTP UGM dan BIG Hadirkan Praktisi Industri dalam General Lecture UGMPreneurs Batch V

Berita UGM

  • Menyelamatkan Siamang Sumatra, Penjaga Ekosistem Rimba yang Populasinya Terancam Punah 5 November 2026
  • Perkuat Sinergi Global, UGM dan Kedubes Belanda Buka Peluang Kolaborasi Riset dan Pendidikan 5 November 2026
  • UGM Ajak Mahasiswa Internasional Pahami Persoalan Kesehatan Mental Lewat Summer Course 4 November 2026
  • Tekan Emisi Logistik Koridor Jawa–Bali, Pustral UGM Dorong Skema Pembiayaan Hijau dan Infrastruktur Pengisian Daya 4 November 2026
  • Usung Inovasi Edible Coating Berbasis Cangkang Telur, Tim UGM Sabet Juara 3 Animal Science Paper Competition 4 November 2026

Agenda

  • 12Nov Pengukuhan Guru Besar Prof. Nursigit Bintoro
  • 26Nov Wisuda Sarjana
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju