• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • Rilis Berita
Arsip:

Rilis Berita

Padukan Riset dan Praktik, TPHP FTP UGM Gelar Pelatihan Pembuatan Soft Sourdough

Rilis BeritaSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 2 September 2026

Di tengah tren roti sourdough yang belakangan digemari masyarakat karena nilai jual tinggi sekaligus manfaat kesehatannya, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) menghadirkan cara membuat roti tersebut secara lebih mendalam melalui “Pelatihan Pembuatan Soft Sourdough” yang digelar pada 1-2 September 2026 di Laboratorium Inkubator FTP UGM, yang diikuti lima peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga hingga pelaku usaha yang tengah merintis bisnis di bidang bakery. 

Didampingi langsung oleh Dr. Rini Yanti, S.T.P., M.P., dosen Laboratorium Rekayasa Proses, Program Studi S1 TPHP FTP UGM, yang menghadirkan pendekatan berbeda dari pelatihan roti pada umumnya. Alih-alih sekadar membekali peserta dengan resep, pelatihan ini turut mengulik proses fermentasi dan kandungan yang ada di dalam soft sourdough. 

“Tidak hanya belajar membuat, tetapi kita juga mempelajari apa sih yang terjadi. Jadi sambil kita belajar membuat roti sourdoughnya kita juga mengedukasi peserta ciri-ciri sourdough dan mana roti yang bisa kita klaim sebagai roti sourdough,” ujar Rini. 

Pemilihan soft sourdough sebagai materi pelatihan bukan tanpa alasan. Selain sedang digemari dan memiliki nilai jual tinggi di kalangan masyarakat menengah ke atas dan menjadikannya peluang bisnis yang menjanjikan bagi peserta yang tengah merintis usaha. Sourdough juga turut dikenal sebagai produk ini dinilai lebih ramah bagi pencernaan dan tidak mudah membuat perut kembung. 

Suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Sebagian peserta bahkan baru pertama kali mencoba membuat roti sourdough, sehingga rasa penasaran turut mewarnai jalannya pelatihan. Meski begitu, proses pembuatan soft sourdough menyimpan tantangan tersendiri, terutama dalam hal waktu yang menuntut kesabaran, sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran mengenai karakter unik sourdough itu sendiri. 

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui edukasi mengenai manfaat kesehatan dari proses fermentasi pangan, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui transfer pengetahuan berbasis riset kepada masyarakat umum, serta SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi produk pangan yang berpotensi menjadi peluang usaha baru. 

 

Penulis: Shella Herdanti

Susuri ‘Rute Kucing’ Sejauh 5 Km, TraktoRun 2026 Kembali Gelorakan Semangat Kebersamaan

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera Senin, 31 Agustus 2026

Semangat hidup sehat dan kebersamaan mewarnai kawasan Universitas Gadjah Mada lewat TraktoRun 2026, lomba lari tahunan yang untuk kedua kalinya digelar Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Kementerian Pengembangan Olahraga dan Seni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FTP UGM, pada Minggu (30/8), sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-63th FTP UGM. Lebih dari 100 peserta lintas kalangan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, karyawan, hingga masyarakat umum yang menempuh rute kucing sejauh 5 kilometer mengelilingi kawasan UGM. 

Kehadiran Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., menandai dimulainya rangkaian TraktoRun 2026, sebelum peserta bergerak menyusuri “rute kucing” yang tengah viral di kalangan pelari begitu flag off dikumandangkan pukul 05.30. Bagi FTP UGM, kegiatan ini menjadi salah satu agenda unggulan untuk mendorong gaya hidup sehat dan aktif di kalangan civitas akademika, sekaligus mempererat rasa kekeluargaan dan kebersamaan di antara keluarga besar fakultas. 

Kemeriahan TraktoRun 2026 turut dihadirkan lewat kehadiran sejumlah bintang tamu. Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M., akademisi Fakultas Hukum UGM sekaligus pakar hukum tata negara yang akrab disapa Prof Uceng, turut ambil bagian bersama Muhammad Ilham Fajarudin, konten kreator sekaligus pelopor komunitas lari asal Klaten. Kehadiran keduanya menambah semarak suasana lari sore yang juga dimeriahkan oleh partisipasi sejumlah pelaku UMKM, serta rangkaian doorprize dengan hadiah utama sepeda listrik.

Selain menjadi ajang olahraga bersama, TraktoRun 2026 turut menjadi acara pembukaan bagi Sparcology 2026, yang dibuka langsung oleh Ketua Pelaksana Sparcology 2026, Santiaji Putraning Tawang. Sparcology merupakan rangkaian perlombaan dengan tiga kategori, yaitu olahraga, seni, dan e-sport, yang terbuka bagi keluarga besar FTP UGM.

Melalui TraktoRun 2026, FTP UGM berharap semangat hidup sehat dan kebersamaan yang terbangun sepanjang rangkaian Dies Natalis dapat terus mempererat solidaritas di lingkungan fakultas, sekaligus menjadi ruang temu antara civitas akademika dan masyarakat sekitar UGM.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui dorongan gaya hidup aktif di kalangan civitas akademika, SDG 11 Kota dan Komunitas Berkelanjutan melalui pemanfaatan ruang publik kawasan UGM sebagai sarana kebersamaan yang inklusif bagi sivitas akademika dan masyarakat umum, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi FTP UGM dengan komunitas lari, pelaku UMKM, dan berbagai pihak dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

Penulis: Shella Herdanti

Bahas Penerapan Teknologi Pascapanen, Bappenas dan FTP UGM Dukung Penguatan Ekonomi Hijau

Rilis BeritaSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa Kelaparan Senin, 31 Agustus 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Kementerian PPN/Bappenas membahas rencana kajian penerapan teknologi pascapanen untuk mendukung penguatan ekonomi hijau di Indonesia. Diskusi yang berlangsung di FTP UGM, Kamis (27/8), tersebut membahas identifikasi teknologi alat dan mesin pertanian yang sesuai dengan karakteristik wilayah, sekaligus rencana penetapan tiga wilayah sebagai pilot project penerapan teknologi.

Koordinator Tim Ekonomi Hijau Direktorat Perencanaan Peningkatan Produktivitas dan Pembangunan Tematik (P4T) Bappenas, Aropando Goklas Sibarani, mengatakan kajian akan dilakukan dengan melihat karakteristik masing-masing daerah atau desa. Pendekatan tersebut diperlukan agar teknologi yang direkomendasikan sesuai dengan kebutuhan wilayah dan dapat meningkatkan produktivitas.

“Identifikasi karakteristik masing-masing daerah atau desa diperlukan untuk merekomendasikan alat dan mesin pertanian yang tepat guna untuk meningkatkan produktivitas,” jelas Aropando.

Rencana kajian ini sejalan dengan target pemerintah dalam menurunkan susut pangan. Melalui penguatan sarana dan teknologi pascapanen, intervensi pemerintah diharapkan tidak hanya mengurangi kehilangan hasil pertanian, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani, menjaga stabilitas pasokan pangan, dan berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca.

Dalam diskusi tersebut, FTP UGM turut memaparkan kapasitas Laboratorium Teknologi Pangan dan Pascapanen (TPP) dalam pengujian serta pengembangan alat dan mesin pertanian. Laboratorium TPP telah ditunjuk Kementerian Pertanian sejak 2007 sebagai salah satu laboratorium pengujian alat dan mesin pertanian di Indonesia dan telah terakreditasi ISO 17025:2017. Kompetensi laboratorium mencakup pengujian alat pertanian dari tahap prapanen, pascapanen, hingga pengolahan pangan.

Berbagai alat telah menjadi bagian dari pengujian Laboratorium TPP, antara lain mesin pengering, combine harvester, mesin penepung kelapa, pengupas sabut kelapa, dan mesin perontok. Selain pengujian, FTP UGM juga memiliki kompetensi dalam pengembangan alat dan mesin pertanian dari tahap on farm hingga off farm.

Selanjutnya, kajian akan diawali dengan analisis sejumlah wilayah menggunakan data sekunder melalui scoring, pembobotan, pemetaan GIS, dan analisis spasial. Hasil analisis akan digunakan untuk menentukan wilayah prioritas yang selanjutnya dapat disurvei sebagai calon lokasi pilot project. Penetapan wilayah pilot project ditargetkan dapat dilakukan dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

Melalui penjajakan ini, Bappenas dan FTP UGM diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi penerapan teknologi pascapanen yang sesuai dengan kebutuhan wilayah. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penurunan susut pangan, peningkatan produktivitas petani, serta penguatan ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Riset, ISLAB-GM ke-10 Hadirkan 178 Peserta dan 27 Invited Speakers

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Sabtu, 29 Agustus 2026

Sebanyak 178 peserta dan 27 invited speakers dari berbagai institusi mengikuti The 10th International Conference of the Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB-GM) yang diselenggarakan di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis–Jumat (27–28/8/2026). Mengangkat tema “Advancing Innovation and Collaboration in Lactic Acid Bacteria Probiotics, Gut Microbiota, and Metabolomic for Sustainable Health”, konferensi dalam rangka Dies Natalis ke-63 FTP UGM ini menjadi tempat pertukaran pengetahuan dan pengembangan kolaborasi dalam riset bakteri asam laktat, probiotik, mikrobiota usus, dan metabolomik.

Diselenggarakan oleh Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi (PUI-PT) Probiotik UGM bersama FTP UGM, ISLAB-GM ke-10 mempertemukan peneliti, akademisi, mahasiswa, praktisi industri, dan berbagai institusi untuk membahas perkembangan penelitian sekaligus peluang penerapannya. Konferensi ini menghadirkan rangkaian plenary session, oral presentation, dan poster presentation sebagai ruang bagi peserta untuk mempresentasikan hasil penelitian dan bertukar gagasan.

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., menyampaikan bahwa penyelenggaraan ISLAB-GM menjadi bagian penting dari perayaan Dies Natalis ke-63 FTP UGM. Menurutnya, perkembangan ilmu di bidang bakteri asam laktat, probiotik, dan mikrobiota usus menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dan keterhubungan antara penelitian dengan dunia industri.

“Konferensi ini membawa peneliti, akademisi, praktisi industri, dan ilmuwan muda dari berbagai latar belakang dan negara, menciptakan pertukaran akademik dan kolaborasi yang sangat kami hargai,” ujar Prof. Eni.

Ketua Panitia ISLAB-GM ke-10, Putrika Citta Pramesi, S.T.P., M.Sc., menyampaikan bahwa tingginya partisipasi peserta juga terlihat dari minat terhadap sesi presentasi poster. Kuota poster bahkan telah diperluas sebanyak tiga kali karena tingginya permintaan dari peserta.

“Hal ini menunjukkan tidak hanya antusiasme peneliti untuk membagikan hasil penelitian mereka, tetapi juga kuatnya minat untuk menciptakan ruang tempat gagasan ilmiah dapat didiskusikan, dipertanyakan, dan dikembangkan bersama,” tutur Putrika.

Berbagai topik yang dibahas menunjukkan perkembangan kajian bakteri asam laktat dan mikrobiota usus yang semakin luas. Dalam salah satu sesi ilmiah, Prof. Dr. Agung Endro Nugroho dari UGM membahas potensi probiotik dalam pencegahan dan penanganan penyakit tidak menular. Sementara itu, Prof. Dr. Lilis Nuraida dari IPB University membahas peluang dan tantangan biotics dalam produk pangan serta perbandingan kerangka regulasi nasional dan internasional.

Selain menjadi ruang presentasi penelitian, konferensi ini juga mempertemukan berbagai pihak yang dapat mendukung pengembangan dan penerapan inovasi. Sejumlah mitra industri turut mendukung pelaksanaan ISLAB-GM ke-10, di antaranya PT Yakult Indonesia Persada, IKA Works (Asia) Sdn Bhd, PT Royal Medicalink Pharmalab, PT Sanghiang Perkasa, Morinaga Milk Industry Co. Ltd., dan DiPROX. Keterlibatan industri menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara penelitian, inovasi, dan penerapannya di masyarakat.

Bagi FTP UGM, kolaborasi menjadi bagian penting dari keberlanjutan forum ilmiah ini. Pertemuan antara peneliti dari berbagai institusi diharapkan tidak berhenti pada pertukaran hasil penelitian, tetapi berkembang menjadi jejaring dan kerja sama baru.

“Kadang-kadang, kolaborasi yang paling bermakna justru dimulai dari percakapan sederhana dalam sebuah konferensi,” ungkap Putrika.

Melalui ISLAB-GM ke-10, FTP UGM bersama PUI-PT Probiotik UGM berupaya memperkuat ruang pertukaran pengetahuan dan kolaborasi dalam pengembangan riset bakteri asam laktat, probiotik, mikrobiota usus, dan metabolomik untuk mendukung kesehatan yang berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 tentang Tanpa Kelaparan, SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 9 tentang Industri, Inovasi dan Infrastruktur, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

GROW • LEAD • SUSTAIN, Expo Produk Unggulan FTP UGM Tampilkan Inovasi untuk Pertanian Berkelanjutan

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Sabtu, 29 Agustus 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menampilkan beragam hasil riset dan inovasi teknologi pertanian melalui Expo Produk Unggulan FTP yang berlangsung di Selasar FTP UGM, 27–28 Agustus 2026. Mengusung tema “GROW • LEAD • SUSTAIN”, expo menjadi ruang untuk memperlihatkan bagaimana riset di tiga departemen FTP dikembangkan menjadi inovasi yang aplikatif sekaligus memiliki peluang untuk dihilirkan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Berbagai produk riset dari Departemen Teknologi Industri Pertanian (TIP), Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP), serta Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (TPB) ditampilkan dalam bentuk poster ilmiah, prototype, media audiovisual, serta profil dan roadmap laboratorium. Keragaman tersebut memperlihatkan spektrum inovasi FTP, mulai dari pengembangan teknologi hingga hasil riset yang berpotensi diterapkan dan dikembangkan lebih lanjut.

Tema “GROW • LEAD • SUSTAIN” menjadi semangat yang mendasari penyelenggaraan expo. Grow merepresentasikan pertumbuhan pengetahuan, riset, dan inovasi yang dikembangkan di lingkungan FTP. Lead mencerminkan kontribusi FTP dalam menghasilkan gagasan dan teknologi yang relevan bagi kebutuhan industri dan masyarakat. Sementara itu, sustain menegaskan pentingnya memastikan inovasi dapat terus memberikan manfaat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Tidak berhenti pada menampilkan hasil penelitian, expo juga dirancang sebagai ruang untuk mempertemukan inovasi dengan peluang pengembangan lebih lanjut. Interaksi antara sivitas akademika, mitra, dan pengunjung membuka kesempatan untuk membangun jejaring, mengembangkan kolaborasi riset, serta mendorong proses hilirisasi produk dan teknologi yang dihasilkan FTP UGM.

Keterlibatan mahasiswa turut memperkuat karakter expo sebagai ruang pembelajaran. Mahasiswa terlibat sebagai booth ambassador yang menjelaskan produk, riset, dan konten yang ditampilkan di masing-masing booth. Peran tersebut memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk mengomunikasikan hasil riset sekaligus berinteraksi langsung dengan berbagai kalangan.

Expo Produk Unggulan FTP menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-63 FTP UGM. Melalui kegiatan ini, capaian riset dari berbagai laboratorium dan departemen tidak hanya ditampilkan sebagai hasil akademik, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan FTP untuk terus grow, lead, dan sustain dalam menghasilkan inovasi yang relevan bagi masyarakat, industri, dan pembangunan berkelanjutan.

123…153

Berita Terakhir

  • Padukan Riset dan Praktik, TPHP FTP UGM Gelar Pelatihan Pembuatan Soft Sourdough
  • Susuri ‘Rute Kucing’ Sejauh 5 Km, TraktoRun 2026 Kembali Gelorakan Semangat Kebersamaan
  • Bahas Penerapan Teknologi Pascapanen, Bappenas dan FTP UGM Dukung Penguatan Ekonomi Hijau
  • Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Riset, ISLAB-GM ke-10 Hadirkan 178 Peserta dan 27 Invited Speakers
  • GROW • LEAD • SUSTAIN, Expo Produk Unggulan FTP UGM Tampilkan Inovasi untuk Pertanian Berkelanjutan

Berita UGM

  • Kasus ISPA Melonjak Akibat Kemarau dan Karhutla, Pakar UGM Beberkan Strategi Perlindungan Diri 3 September 2026
  • Mahasiswa UGM Hidupkan Kembali Pakem Grĕntĕng melalui Karya Wayang Siswa 3 September 2026
  • Karhutla Marak di Area Konsesi, Akademisi UGM Soroti Rendahnya Kepatuhan Pengelola 3 September 2026
  • Rakit Mesin Bertenaga Surya, Mahasiswa UGM Olah Ampas Kacang Hijau Jadi Pakan Domba 3 September 2026
  • UGM Kenalkan Praktik Kerja Sehat dan Ergonomis kepada Kelompok Tani 3 September 2026

Agenda

  • 04Sep Workshop Keilmuan Bidang Teknologi Pertanian
  • 06Sep Agropreneur Business Plan Competition 2026
  • 13Sep Final AGROPRENEUR 2026
  • 18Sep Alumni Gathering 2026
  • 20Sep Family Fun Day
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju