• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim
  • SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim
Arsip:

SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim

Mahasiswa FTP UGM Raih Juara II Nasional lewat Inovasi Smart Label Kesegaran Ikan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Selasa, 26 Mei 2026

Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim BioMaggot-ColorSense dari Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem berhasil meraih Juara II Nasional pada ajang National Excellence Competition (NEC) Chapter Lombok 2026 yang diselenggarakan di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 8–10 Mei 2026.

Tim yang beranggotakan Salma Amalia dan Yusuf Leonardi tersebut berhasil memperoleh penghargaan utama 2nd Place Winner, dan mendapatkan  penghargaan dari kategori Gold Medal Final, Best Team, dan Best Idea pada cabang Essay Competition subbidang Pertanian, Pangan, dan Peternakan. Kompetisi ini diikuti lebih dari 149 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Mengusung karya berjudul “BioMaggot-ColorSense: Inovasi Smart Label Indikator Kesegaran Ikan Berbasis Kitosan-Antosianin dari Hasil Samping Maggot BSF sebagai Solusi Pengurangan Limbah Organik dan Deteksi Pembusukan Ikan Secara Real Time”, tim FTP UGM menghadirkan inovasi smart packaging ramah lingkungan berbasis ekonomi sirkular.

BioMaggot-ColorSense dikembangkan menggunakan kitosan dari hasil samping maggot Black Soldier Fly (BSF) dan antosianin bunga rosella sebagai indikator perubahan kualitas ikan secara real time melalui perubahan warna. Inovasi ini diharapkan mampu menjadi solusi pengurangan limbah organik sekaligus meningkatkan keamanan pangan masyarakat.

Pada tahap semifinal, peserta menjalani presentasi privat bersama dewan juri berdasarkan subbidang masing-masing. Tim FTP UGM kemudian berhasil lolos ke babak final dan melakukan presentasi terbuka di Gedung Dome Universitas Mataram untuk memperebutkan juara umum.

Salma Amalia menyampaikan bahwa kompetisi tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus kesempatan memperluas wawasan bersama mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. “Kegiatan ini memberikan banyak pengalaman baru, mulai dari proses kompetisi, presentasi karya ilmiah di hadapan dewan juri, hingga belajar bagaimana menyampaikan ide agar lebih aplikatif dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Salma.

Ia juga menambahkan bahwa inovasi yang mereka kembangkan berangkat dari persoalan nyata mengenai limbah organik dan keamanan pangan. “Tidak hanya tentang perlombaan, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi melalui riset dan inovasi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Prestasi ini menjadi bukti semangat inovasi mahasiswa FTP UGM dalam menghadirkan solusi kreatif dan berkelanjutan bagi masyarakat melalui pengembangan teknologi pangan dan pertanian.

100 Peserta dari 15 Negara Ramaikan Pembukaan Short Course FTP UGM 2026

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Selasa, 14 April 2026

Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) resmi membuka kegiatan Short Course in Agri-Food Sector 2026 bertajuk “Nature X ScienceTech Innovation: Co-creating Sustainable Agro-Food Industry and Climate Solutions for Resilient Planet” pada 13 April 2026. Kegiatan yang berlangsung selama 6–18 April 2026 ini menjadi ajang kolaborasi internasional yang istimewa karena diikuti oleh 100 peserta dari 15 negara, baik secara luring maupun daring, menghadirkan semangat bersama untuk membangun masa depan industri agro-pangan yang lebih berkelanjutan, inovatif, dan tangguh terhadap perubahan iklim.

Peserta dari berbagai negara seperti Australia, Bangladesh, Brunei Darussalam, Burkina Faso, China, Indonesia, Malaysia, Pakistan, Filipina, Singapura, Thailand, Sri Lanka, Vietnam, dan Timor-Leste hadir dalam satu forum yang mempertemukan gagasan, pengalaman, dan semangat kolaborasi global. Kehadiran peserta lintas negara ini menjadi bukti bahwa FTP UGM semakin dipercaya sebagai ruang belajar dan jejaring internasional dalam bidang agro-pangan dan solusi iklim.

Rangkaian pembukaan diawali dengan sambutan Ketua Panitia Short Course, Dr. nat. techn. Rizki Maftukhah, S.T.P., M.Sc., yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan narasumber yang telah bergabung dalam kegiatan ini. Ia mengapresiasi antusiasme peserta dari berbagai negara serta menekankan bahwa short course ini dirancang sebagai ruang belajar bersama, bertukar wawasan, dan membangun jejaring internasional untuk merespons tantangan global di sektor agro-pangan dan perubahan iklim.

Selanjutnya, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., dalam sambutannya turut menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta internasional di FTP UGM. Ia menegaskan bahwa kehadiran peserta dari berbagai negara merupakan kehormatan sekaligus energi positif bagi FTP UGM untuk terus mengembangkan pendidikan, riset, dan kolaborasi global. Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman akademik yang bermakna, membuka peluang kolaborasi jangka panjang, serta melahirkan gagasan inovatif bagi masa depan sistem pangan yang lebih berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, Dr. Tyas Ikhsan Hikmawan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan peserta dan akademisi dari berbagai belahan dunia ini. Ia menyambut hangat seluruh peserta di UGM dan berharap short course ini tidak hanya menjadi forum pembelajaran, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi penguatan kerja sama internasional, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan jejaring akademik yang lebih luas.

Dalam momentum ini, semangat yang diusung bukan sekadar penyelenggaraan kelas internasional, tetapi juga dorongan untuk melahirkan kerja sama nyata, pertukaran pengetahuan, dan inovasi lintas negara demi menjawab tantangan besar sektor pangan dunia.

Tak hanya menghadirkan peserta internasional, short course ini juga diperkuat oleh jajaran narasumber dari berbagai universitas dunia, seperti Kasetsart University Thailand, The Logistics Institute – Asia Pacific, National University of Singapore, Prince of Songkla University Thailand, Nanjing Agricultural University China, KU Leuven Belgia, National Kaohsiung University of Science and Technology Taiwan, Universitas Gadjah Mada Indonesia, BOKU University Austria, Millow AB Swedia, National Taiwan University Taiwan, King Saud University Arab Saudi, serta Wageningen University and Research Belanda. Kehadiran para pakar ini menjadikan short course bukan hanya forum akademik, tetapi juga panggung pertukaran perspektif global untuk merancang solusi masa depan sektor agro-pangan.

Partisipasi 100 peserta dari 15 negara semakin menegaskan bahwa isu agro-pangan dan perubahan iklim bukan lagi persoalan lokal, melainkan agenda dunia yang membutuhkan aksi kolektif. FTP UGM melalui program ini menunjukkan perannya sebagai jembatan kolaborasi internasional yang mempertemukan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan kepedulian terhadap masa depan planet yang lebih tangguh.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sektor pangan berkelanjutan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui dorongan inovasi agroindustri yang lebih bertanggung jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pengembangan solusi atas tantangan perubahan iklim, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan sebagai bentuk nyata kolaborasi global lintas negara dan institusi untuk menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.

FTP UGM Dorong Modernisasi Irigasi Berbasis Data di Banten melalui Implementasi SIPASI

Rilis BeritaSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 6: Air Bersih dan Sanitasi LayakSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 24 Februari 2026

Tim dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan survei lapangan dan diskusi teknis dalam rangka rencana implementasi Sistem Pengelolaan Irigasi (SIPASI) di Daerah Irigasi (DI) Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada 23 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Ir. Sigit Supadmo, M.Eng.; Muhamad Khoiru Zaki, S.P., M.P., Ph.D.; Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D.; Hanggar Ganara Mawandha, S.T., M.Eng., Ph.D.; serta Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc. sebagai narasumber. Agenda ini merupakan kolaborasi antara Pusat Kajian Modernisasi Irigasi dan Pertanian (PKMIP) FTP UGM dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian dalam mendukung penguatan sistem irigasi berbasis data.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Nanggala ini difokuskan pada observasi langsung kondisi jaringan irigasi serta sistem operasional yang berjalan di lapangan. Tim melakukan identifikasi terhadap berbagai aspek teknis, termasuk distribusi air, kondisi infrastruktur, serta pola pengelolaan irigasi yang diterapkan oleh pemangku kepentingan setempat. Selain itu, dilakukan pula diskusi intensif bersama pihak BBWS C3 guna menyelaraskan kebutuhan teknis dan strategi implementasi SIPASI agar sesuai dengan karakteristik wilayah.

Melalui pendekatan berbasis teknologi, SIPASI dirancang sebagai sistem pengelolaan irigasi modern yang mengintegrasikan monitoring tinggi muka air dan debit secara real-time menggunakan sensor. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi pengambilan keputusan dalam pengelolaan air, sekaligus mendorong transparansi dan responsivitas dalam operasional jaringan irigasi. Implementasi SIPASI juga menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan perubahan iklim yang berdampak pada ketersediaan dan distribusi sumber daya air untuk sektor pertanian.

Kegiatan ini menegaskan peran FTP UGM dalam mendukung transformasi sistem pertanian yang berkelanjutan melalui inovasi teknologi dan kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara perguruan tinggi dan institusi pemerintah menjadi kunci dalam mempercepat adopsi sistem irigasi modern yang adaptif terhadap dinamika lingkungan dan kebutuhan petani di lapangan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) melalui peningkatan produktivitas pertanian, SDG 6 (Clean Water and Sanitation) melalui pengelolaan sumber daya air yang lebih efisien, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan sistem irigasi berbasis teknologi, SDG 13 (Climate Action) melalui adaptasi terhadap perubahan iklim, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara FTP UGM dan mitra pemerintah.

FTP UGM Dorong Kesadaran Cegah Food Waste Melalui Edukasi di Lingkungan Fakultas

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 2: Tanpa Kelaparan Senin, 29 Desember 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) terus berkomitmen dalam mendukung upaya keberlanjutan dan ketahanan pangan melalui pelaksanaan edukasi mengenai food waste di lingkungan fakultas. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap isu pemborosan pangan yang berdampak pada lingkungan, ekonomi, dan keberlanjutan sumber daya.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, FTP UGM melaksanakan kampanye edukasi food waste yang menyasar sivitas akademika, khususnya di lingkungan kantin FTP UGM sebagai salah satu pusat aktivitas konsumsi makanan. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengertian food waste, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah pemborosan makanan.

Materi edukasi yang disiapkan memuat informasi tentang dampak food waste, antara lain meningkatnya timbulan limbah, potensi krisis pangan, peningkatan emisi gas rumah kaca, serta kerusakan lingkungan. Selain itu, disampaikan pula berbagai cara pencegahan food waste yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti perencanaan konsumsi, penyimpanan makanan yang tepat, dan pengolahan sisa makanan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen FTP UGM dalam membangun budaya sadar pangan di lingkungan kampus serta mendukung nilai-nilai keberlanjutan. Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan sivitas akademika FTP UGM dapat berperan aktif dalam mengurangi food waste dan menerapkan perilaku konsumsi yang lebih bertanggung jawab.

Ke depan, FTP UGM akan terus mengembangkan berbagai program edukatif dan kampanye yang mendukung pengelolaan pangan berkelanjutan di lingkungan fakultas.

Dr. Andika Sidar Bahas Pemanfaatan Limbah Lignoselulosa sebagai Bioenergi dalam EVIDENT Founding Dialogue 2025

Uncategorized Rabu, 19 November 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) berkontribusi dalam forum nasional lintas disiplin melalui keterlibatan Dr. Andika Sidar, S.T.P., M. Biotech sebagai narasumber pada kegiatan EVIDENT Founding Dialogue 2025: “Integrity in Practice: From Environmental Data to Public Policy” yang diselenggarakan oleh thinktank Evident Institute pada 18 November 2025 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini mempertemukan peneliti, pembuat kebijakan, dan praktisi teknologi untuk membahas integritas dalam penerapan ilmu pengetahuan, khususnya pada isu lingkungan dan energi berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, Dr. Andika Sidar menyampaikan materi berjudul “Transforming Lignocellulosic Waste into Bioenergy”. Paparan ini mengulas pemanfaatan limbah lignoselulosa dari sektor agroindustri sebagai sumber bioenergi berkelanjutan melalui pendekatan bioteknologi. Materi tersebut menyoroti potensi pengolahan limbah menjadi energi bersih sebagai bagian dari sistem produksi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

EVIDENT Founding Dialogue 2025 dirancang sebagai forum reflektif untuk memperkuat integritas dalam tata kelola data dan pengambilan kebijakan publik. Dialog ini bertujuan menghasilkan sebuah sintesis ringkas berjudul “Integritas dalam Praktik dan Refleksi dari Dialog” yang memuat wawasan utama serta arah tindak lanjut kolaborasi ke depan. Dokumen tersebut menjadi landasan keberlanjutan EVIDENT Dialogue Series yang berfokus pada bukti ilmiah, teknologi, dan integritas dalam kehidupan publik.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Executive Director Evident Institute, Rinatania Anggreni Fajriani, S.E., M.Sc., Ph.D., yang memaparkan visi dan tujuan thinktank Evident Institute. Acara kemudian dilanjutkan dengan paparan dari Direktur Beasiswa LPDP, Ir. Dwi Larso, M.SIE., Ph.D., serta para narasumber dari berbagai latar belakang keilmuan. Diskusi mencakup isu integritas kebijakan dan kepercayaan publik, keamanan pangan dan implementasi kebijakan program Makan Bergizi Gratis, hingga tantangan lingkungan, krisis iklim, dan pengembangan energi terbarukan dari sektor agroindustri dan kelautan.

Keterlibatan Dr. Andika Sidar dalam dialog ini menegaskan peran aktif FTP UGM dalam pengembangan dan diseminasi ilmu pengetahuan berbasis integritas, khususnya pada pemanfaatan limbah agroindustri sebagai sumber energi terbarukan. Forum ini juga memperlihatkan keterkaitan antara praktik ilmiah di laboratorium, pengelolaan lingkungan, kebijakan publik, validitas data, serta penerapan sistem operasional yang berdampak langsung pada layanan masyarakat.

Kegiatan EVIDENT Founding Dialogue 2025 selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDGs 3 Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 7 Affordable and Clean Energy (Energi Bersih dan Terjangkau), SDGs 12 Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), SDGs 13 Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim), serta SDGs 16 Peace, Justice and Strong Institutions (Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan integritas, inovasi teknologi, dan kebijakan berbasis bukti ilmiah.

123…9

Berita Terakhir

  • Student Exchange Support Program ke Yamagata University Japan FY 2026
  • Hampir 45 Ribu Peserta Ikuti UM UGM CBT 2026, Rektor Tinjau Pelaksanaan di FTP
  • FTP UGM Gelar Summer School bersama NUS dan FH Upper Austria
  • Gelar Produk Mahasiswa TPHP 2026 Hadirkan Inovasi Pangan Darurat
  • Mahasiswa FTP UGM Raih Juara II Nasional lewat Inovasi Smart Label Kesegaran Ikan

Berita UGM

  • Patologi Anatomi Veteriner Jadi Jembatan Riset Biomedis 9 Juni 2026
  • Kasus Korupsi Jerat Pimpinan BGN, Dosen UGM Desak Perbaikan Tata Kelola MBG 9 Juni 2026
  • Aktif Kampanye Digital, Anak Muda Berperan dalam Upaya Penyelamatan Lingkungan 9 Juni 2026
  • Cerita Eziel Lulus Sarjana Terapan UGM di Usia 21 Tahun 9 Juni 2026
  • Mahasiswa UGM Teliti Manfaat Daun Kirinyuh Atasi Dampak Mikroplastik pada Ternak Unggas 9 Juni 2026

Agenda

  • 17Jun Ziarah dan Anjangsana
  • 28Jul Workshop Sustainable Workspace: “Menuju Kantor Minim Jejak Karbon”
  • 13Agu Srawung Desa
  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju