Empat dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Dr. Wagiman, S.T.P., M.Si.; Dr. Ir. Makhmudun Ainuri, M.Si.; Nafis Rizkullah Azimi, S.T.P., M.S.; dan Arita Dewi Nugrahini, S.T.P., M.T., Ph.D., melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Samigaluh, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 23 April 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Laboratorium Reka Industri dan Pengendalian Produk Samping, Departemen Teknologi Industri Pertanian FTP UGM ini menghadirkan keempat dosen sebagai peserta dalam program pendampingan masyarakat.
Bagi warga Samigaluh, potensi lokal yang selama ini mungkin dianggap sekadar limbah, ternyata menyimpan nilai ekonomi yang belum banyak dimanfaatkan secara optimal. Melalui kegiatan “Pendampingan Perencanaan Proses Produksi Pupuk Organik”, tim dosen FTP UGM mengajak masyarakat setempat untuk melihat kembali bahan-bahan di sekitar mereka dengan cara pandang yang berbeda bukan sebagai sisa yang tidak berguna, melainkan sebagai bahan baku yang dapat diolah menjadi pupuk organik bernilai jual.
Pendampingan ini tidak berhenti pada teori semata, tetapi turun langsung membimbing masyarakat merencanakan proses produksi secara bertahap, mulai dari pemilihan bahan baku hingga tahapan pengolahan yang tepat. Harapannya, program ini dapat menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara berkelanjutan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang pada akhirnya turut mendorong kesejahteraan warga Samigaluh.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDG 2 Tanpa Kelaparan, SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 7 Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 11 Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.