Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua dan Sekretaris Senat Fakultas pada Jumat, 19 Juni 2026 di Operation Room FTP UGM. Kegiatan ini menjadi simbol estafet kepemimpinan sekaligus bentuk keberlanjutan pengabdian dalam mendukung tata kelola akademik di lingkungan FTP UGM.
Prosesi sertijab dilaksanakan melalui penandatanganan berita acara serah terima jabatan yang disaksikan oleh jajaran pimpinan fakultas dan anggota senat. Penandatanganan jabatan Ketua Senat dilakukan oleh Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., bersama Prof. Dr. Ir. Lilik Sutiarso, M.Eng. dan Prof. Dr. Ir. Umar Santoso, M.Sc. selaku Ketua Senat periode 2021–2026. Sementara itu, penandatanganan jabatan Sekretaris Senat dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., bersama Prof. Dr. Sri Raharjo, M.Sc. dan Prof. Dr. Ir. Bambang Purwantana, M.Agr. selaku Sekretaris Senat periode 2021–2026.
Dalam kesempatan tersebut, FTP UGM juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Prof. Umar Santoso dan Prof. Bambang Purwantana atas dedikasi serta kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan amanah sebagai Ketua dan Sekretaris Senat FTP UGM periode 2021–2026. Berbagai pemikiran, kebijakan, dan pengabdian yang telah dilakukan diharapkan dapat menjadi fondasi bagi kepengurusan selanjutnya dalam mendukung kemajuan fakultas.
Ketua Senat FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Lilik Sutiarso, M.Eng., menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses regenerasi yang penting dalam menjaga kesinambungan organisasi dan penguatan peran senat fakultas. Melalui kepemimpinan baru, Senat FTP UGM diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antar sivitas akademika dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan ucapan syukur serta harapan agar kepemimpinan baru Senat FTP UGM mampu membawa fakultas semakin unggul, inovatif, dan berintegritas.
Pada tahun ini, Gelar Produk mengusung tema “Pangan Darurat” yang berfokus pada pengembangan produk pangan praktis, bergizi, aman, dan siap konsumsi untuk mendukung kebutuhan pada situasi bencana maupun kondisi darurat lainnya. Melalui tema tersebut, mahasiswa ditantang untuk menghadirkan inovasi pangan yang tidak hanya memperhatikan aspek gizi dan keamanan pangan, tetapi juga efisiensi distribusi, daya simpan, serta kemudahan konsumsi.