• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDGs
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • hal. 2
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Mahasiswa S2 FTP UGM Borong Tiga Penghargaan di International Student Summit 2026, Usung Inovasi Biopackaging Cerdas

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Senin, 16 Februari 2026

Mahasiswa Magister Ilmu dan Teknologi Pangan, Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Nur Afni Rezkika dan Fiki Nimatul Jannah, berhasil meraih prestasi gemilang dalam ajang International Student Summit kategori Esai Internasional yang diselenggarakan pada 14–15 Februari 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam kompetisi tersebut, keduanya berhasil membawa pulang Gold Medal Sub-Tema Food, Best Presentation, serta 3rd Winner Esai Internasional melalui inovasi berbasis teknologi pangan yang berfokus pada keamanan dan keberlanjutan.

Dalam karya ilmiahnya, tim mengangkat inovasi intelligent biopackaging berbasis limbah kulit buah naga yang terintegrasi dengan aplikasi digital bernama MeatSafe. Inovasi ini dirancang sebagai solusi untuk memantau kualitas daging ayam secara real-time, mengingat tingginya risiko penurunan kualitas akibat kontaminasi mikroorganisme yang sering tidak terdeteksi secara visual oleh konsumen, khususnya pada sistem penjualan terbuka seperti pasar tradisional.

Konsep yang dikembangkan berupa smart sticker berbasis ekstrak kulit buah naga yang mengandung pigmen betalain, yaitu senyawa alami yang sensitif terhadap perubahan pH. Perubahan warna pada indikator ini kemudian dapat dianalisis melalui aplikasi MeatSafe menggunakan kamera smartphone, sehingga konsumen dapat memperoleh informasi objektif mengenai kesegaran daging secara praktis. Selain meningkatkan aspek keamanan pangan, inovasi ini juga memanfaatkan limbah agroindustri sebagai bahan baku, sehingga mendukung prinsip ekonomi sirkular dan keberlanjutan.

Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara dengan beragam subtema keilmuan. Pada tahap awal, seluruh peserta mempresentasikan karya melalui sesi poster yang dinilai oleh dewan juri internasional. Berdasarkan hasil seleksi, tim FTP UGM berhasil lolos ke tahap final dan melanjutkan presentasi menggunakan media presentasi komprehensif untuk memperebutkan posisi juara utama. Melalui penyampaian yang sistematis serta argumentasi ilmiah yang kuat, keduanya berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus.

“Menurut saya, partisipasi dalam acara ini memberikan pengalaman akademik yang sangat berharga dalam mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, dan penyampaian gagasan secara sistematis di forum internasional. Kegiatan ini juga memperluas perspektif kami melalui pertukaran ide dengan peserta dari berbagai latar belakang keilmuan dan negara. Kami berharap ide yang kami buat dapat diimplementasikan, dan capaian ini dapat menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan penelitian dan inovasi khususnya di bidang teknologi pangan,” ungkap Nur Afni Rezkika.

Prestasi ini menunjukkan komitmen mahasiswa FTP UGM dalam menghasilkan inovasi berbasis riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dalam menjawab tantangan global di sektor pangan. Inovasi intelligent biopackaging yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi solusi aplikatif dalam meningkatkan perlindungan konsumen sekaligus mendorong sistem pangan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan keamanan pangan, serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan limbah dan pengembangan kemasan berkelanjutan.

Pelurusan Istilah UPF Jadi Fokus FGD FTP UGM dan BGN, Akademisi Tekankan Pangan Aman, Bergizi, Halal, dan Sehat

Rilis BeritaSDG 10: Berkurangnya KesenjanganSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Jumat, 13 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mengoreksi Miskonsepsi tentang Sebutan Ultra Processed Food (UPF) dan Dampaknya pada Kebijakan Penyediaan Pangan Olahan dalam Menu MBG” pada Jumat, 13 Februari 2026 pukul di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini menghadirkan akademisi lintas disiplin, pakar teknologi pangan, ahli gizi, perwakilan pemerintah, pelaku industri dan UMKM pangan, serta pemangku kepentingan lainnya untuk membahas pelurusan miskonsepsi UPF sebagai salah satu dasar dalam penyusunan kebijakan pangan olahan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejak awal diskusi, Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc., Guru Besar FTP UGM menegaskan kekhawatiran akademisi terhadap penggunaan istilah UPF yang dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. “Yang kami khawatirkan, jika istilah UPF ini terus digunakan, publik tidak bisa membedakan secara jelas antara processed food dan ultra processed food. Akhirnya semua pangan olahan bisa dianggap UPF dan langsung dikonotasikan negatif terhadap kesehatan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa dalam praktik penyediaan pangan skala besar, proses pengolahan justru menjadi bagian penting untuk memastikan keamanan pangan, stabilitas mutu, dan kecukupan gizi. “Padahal pangan dalam jumlah besar tetap harus melalui pengolahan agar aman, bergizi, dan layak dikonsumsi. Karena itu kami menyarankan menggunakan istilah processed food atau pangan olahan yang tetap aman, bergizi, dan halal agar tidak menimbulkan keraguan dalam implementasi MBG,” tambahnya.

Prof. Sri juga menekankan bahwa penggunaan istilah yang kurang tepat berpotensi memunculkan stigma negatif terhadap teknologi pengolahan pangan dan menghambat pemahaman publik yang komprehensif. Ia mengingatkan bahwa teknologi pengolahan pangan merupakan bagian penting dari sistem pangan modern, terutama untuk menjamin distribusi pangan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat luas.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. Dekan FTP UGM menyampaikan bahwa kolaborasi antara FTP UGM dan BGN merupakan bagian dari upaya akademik untuk meluruskan penggunaan istilah yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait konsep ultra processed food. Ia menjelaskan bahwa dalam bidang teknologi pangan terdapat terminologi yang lebih relevan, yaitu pangan olahan yang aman, bergizi, halal, dan sehat. Menurutnya, istilah yang diadopsi dari luar tanpa penyesuaian konteks keilmuan nasional dapat menimbulkan miskonsepsi yang berdampak pada kebijakan maupun persepsi publik.

Ia juga menegaskan bahwa upaya pelurusan konsep ini telah dilakukan bahkan sebelum program MBG berjalan, sehingga bukan dimaksudkan untuk melegitimasi pangan tertentu, melainkan memastikan penggunaan istilah yang tepat secara ilmiah dan kontekstual. FTP UGM bahkan menyarankan agar istilah UPF tidak digunakan dalam kerangka kebijakan MBG karena berpotensi merancukan pemahaman antara pangan olahan secara umum dengan istilah yang memiliki konotasi negatif. Ia menekankan pentingnya kedaulatan keilmuan nasional dalam menggunakan istilah yang sesuai dengan prinsip pangan yang aman, bergizi, halal, dan sehat.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai sudut pandang ilmiah dan praktis. Para peserta menyoroti pentingnya pendekatan berbasis bukti ilmiah dalam menilai kualitas pangan, bukan sekadar berdasarkan istilah atau persepsi umum. Beberapa narasumber juga menekankan bahwa klasifikasi pangan perlu dipahami secara kritis dengan mempertimbangkan komposisi zat gizi, metode pengolahan, tujuan teknologi, serta konteks konsumsi masyarakat.

Selain itu, forum membahas pentingnya strategi komunikasi publik dalam kebijakan pangan nasional. Penggunaan istilah yang kurang tepat dikhawatirkan dapat memicu stigma terhadap teknologi pangan, menghambat inovasi industri nasional, serta memengaruhi penerimaan masyarakat terhadap pangan olahan yang sebenarnya aman dan bergizi. Oleh karena itu, edukasi publik dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan literasi pangan masyarakat.

Dari sisi implementasi MBG, diskusi menyoroti kebutuhan standarisasi proses produksi pangan, pengawasan keamanan pangan, serta pelibatan pelaku industri dan UMKM lokal dalam penyediaan menu bergizi. Para peserta juga menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi teknologi pangan dengan prinsip kesehatan masyarakat agar program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, hasil FGD akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi kebijakan dan policy brief sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pangan MBG berbasis sains. Rekomendasi awal mencakup penggunaan istilah pangan yang kontekstual dan berbasis keilmuan, penguatan edukasi publik mengenai pengolahan pangan, serta pengembangan standar kebijakan yang mendukung penyediaan pangan olahan yang aman, bergizi, halal, dan sehat.

Melalui kegiatan ini, FTP UGM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kebijakan pangan nasional berbasis riset dan keilmuan, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi dan pembuat kebijakan dalam membangun sistem pangan yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.

Bangun Mindset Positif di Awal Semester, FTP UGM Gelar Pembekalan “Yuk Kuliah: Semester Baru, Semangat Baru”

Rilis BeritaSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Rabu, 11 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan “Yuk Kuliah: Semester Baru, Semangat Baru” pada Rabu, 11 Februari 2026 di Auditorium Kamarijani Soenjoto FTP UGM. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa aktif program Sarjana dan Pascasarjana sebagai bagian dari persiapan memasuki Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.

Pembekalan menghadirkan Aqyas Dini Nisa, M.Psi., Psikolog, selaku Psikolog FTP UGM, sebagai pemateri. Sesi kegiatan dipandu oleh Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc., yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif dan komunikatif. Dalam pemaparannya, Aqyas Dini Nisa menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai fondasi keberhasilan akademik. Mahasiswa diajak membangun growth mindset, mengelola stres secara adaptif, serta memahami strategi menjaga keseimbangan antara tuntutan perkuliahan dan kehidupan personal.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan partisipatif. Melalui diskusi serta sesi tanya jawab, mahasiswa berbagi pengalaman sekaligus memperoleh berbagai insight praktis untuk menghadapi tantangan semester baru dengan mental yang lebih siap dan tangguh. Pendekatan yang aplikatif membuat materi yang disampaikan relevan dengan dinamika kehidupan akademik mahasiswa.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen FTP UGM dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari aspek kesejahteraan psikologis mahasiswa. Dengan semangat baru di awal semester, FTP UGM terus mendorong mahasiswa untuk tumbuh, berdaya, dan berprestasi secara berkelanjutan.

Mengenal Lebih Dekat Dunia Perkuliahan, Siswa SMAN 2 Sidoarjo dan SMAN 1 Banyuwangi Kunjungi FTP UGM

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Rabu, 11 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan siswa dari SMAN 2 Sidoarjo dan SMAN 1 Banyuwangi pada 11 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kamarijani Soenjoto, FTP ini menjadi bagian dari komitmen FTP UGM dalam memperkenalkan lingkungan akademik perguruan tinggi kepada siswa sekolah menengah atas.

Dalam kunjungan tersebut, Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D., dosen FTP UGM, hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi bertajuk Profile UGM, FTP, dan Departemen Teknik Pertanian & Biosistem (TPB). Pemaparan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai profil UGM, bidang keilmuan di FTP, serta DTPB. Selain itu, siswa juga memperoleh informasi terkait prospek karier lulusan serta berbagai peluang pengembangan diri yang dapat ditempuh selama menempuh pendidikan di FTP UGM.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme dari para siswa. Diskusi dan sesi tanya jawab dimanfaatkan untuk menggali informasi lebih dalam mengenai sistem perkuliahan, suasana akademik, hingga peluang riset dan organisasi kemahasiswaan. Melalui suasana dialogis tersebut, para siswa dapat memperoleh gambaran nyata tentang dinamika kehidupan kampus.

Melalui kegiatan ini, FTP UGM berharap para siswa semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pilihan studi di bidang teknologi pertanian. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam mempersiapkan generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.

Basic Coffee Roasting & Cupping Training: Perkuat Kompetensi dan Inovasi Pengolahan Kopi di FTP UGM

Rilis BeritaSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Selasa, 10 Februari 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kompetensi sivitas akademika melalui kegiatan Basic Coffee Roasting & Cupping Training yang diselenggarakan pada 10 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Inkubator FTP UGM dan diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa FTP UGM.

Pelatihan ini merupakan inisiatif Laboratorium Inkubator FTP UGM sebagai penyelenggara kegiatan. Secara khusus, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat wawasan sekaligus keterampilan dasar peserta dalam proses coffee roasting (penyangraian kopi) dan cupping (uji cita rasa kopi). Melalui pendekatan praktik langsung, peserta diperkenalkan pada tahapan penting dalam menentukan profil sangrai, pengendalian suhu dan waktu, hingga teknik evaluasi sensori untuk mengidentifikasi karakteristik rasa, aroma, dan kualitas biji kopi.

Dari sisi what dan why, pelatihan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran aplikatif yang relevan dengan perkembangan inovasi dan pengolahan hasil pertanian, khususnya komoditas kopi yang memiliki nilai ekonomi strategis. Sementara dari sisi who dan where, kegiatan ini melibatkan sivitas akademika FTP UGM dan dilaksanakan di Laboratorium Inkubator FTP UGM sebagai pusat pengembangan kewirausahaan dan hilirisasi produk pertanian. Adapun when, kegiatan berlangsung pada 10 Februari 2026 dengan antusiasme peserta yang tinggi sepanjang sesi pelatihan.

Secara how, kegiatan dilaksanakan melalui kombinasi pemaparan materi dasar dan praktik langsung, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman teknis dalam menyangrai dan melakukan uji cita rasa kopi secara sistematis. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi produk berbasis kopi serta memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang pengolahan hasil pertanian.

Melalui kegiatan ini, Laboratorium Inkubator FTP UGM turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan sektor pertanian dan hilirisasi produk, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis praktik dan peningkatan kompetensi, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan keterampilan yang berpotensi mendorong kewirausahaan dan pertumbuhan ekonomi berbasis komoditas kopi.A

1234…45

Berita Terakhir

  • Dari Diskusi hingga Kuliah Tamu, Prof. John Morrissey Menginisiasi Kolaborasi CSEFS UCC dengan FTP UGM
  • Incanto International Institute Timor Leste Jalin Kerja Sama Riset dengan FTP UGM
  • FTP UGM–PT Sang Hyang Seri Kolaborasi Kembangkan Teknologi Smart Farming dan Benih Unggul
  • 100 Peserta dari 15 Negara Ramaikan Pembukaan Short Course FTP UGM 2026
  • Mahasiswa FTP UGM Raih Juara 1 Kompetisi FAO–BRIN, Usung Inovasi Intelligent Packaging untuk Keamanan Daging

Berita UGM

  • Perburuan Burung Kicau di Sumatra Meningkat, Masyarakat Lokal Perlu Dilibatkan untuk Menjaga Habitat 30 April 2026
  • Tim Mahasiswa UGM Juara 1 di Kategori Static Event Kompetisi Mobil Listrik Malaysia 30 April 2026
  • UGM Siap Menyelenggarakan Lomba Olahraga untuk Anak Remaja  29 April 2026
  • Jumlah Kendaraan Capai 172 Juta Unit, Pustral UGM Dorong Pemanfaatan AI untuk Atasi Kemacetan 29 April 2026
  • Tidak Semua Pekerjaan Bisa Digantikan oleh Robot 29 April 2026

Agenda

  • 02Mei Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional
  • 22Mei Pembukaan Dies Natalis ke-63 FTP UGM
  • 01Jun Summer School on Global Logistics and Supply Chain Management
  • 19Sep Rapat Terbuka Senat dan Puncak Dies Natalis Ke-63 FTP UGM
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju