Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan pelatihan penulisan berita dan publikasi bermuatan Sustainable Development Goals (SDGs) bagi tenaga kependidikan, mahasiswa, serta organisasi mahasiswa di lingkungan FTP UGM pada Selasa (13/5). Kegiatan ini menghadirkan Gusti Grehenson, S.K.H. dari Direktorat Humas dan Protokol UGM sebagai narasumber.
Pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi pemaparan materi, praktik penulisan berita, hingga pemberian umpan balik terhadap draft berita peserta. Materi yang disampaikan meliputi teknik dasar jurnalistik, konsep 5W+1H, penyusunan judul dan lead berita, teknik pengambilan kutipan, serta penggunaan visual pendukung dalam publikasi institusi.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FTP UGM dalam sambutannya menyampaikan bahwa praktik baik di lingkungan perguruan tinggi perlu dipublikasikan secara luas agar masyarakat memperoleh sumber informasi yang valid dan berbasis keilmuan.
“Praktik atau informasi baik itu perlu diberitakan. Kalau berita baik tidak diberitakan bisa memicu hoaks atau informasi yang tidak tepat. Perguruan tinggi harus hadir sebagai sumber rujukan ilmiah yang valid bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa dan tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi edukatif kepada masyarakat melalui berita maupun media digital.
“Kalian bukan hanya objek, tetapi juga subjek yang dapat menyampaikan informasi baik dan edukatif kepada masyarakat,” tambahnya.
Dalam pemaparannya, Gusti Grehenson menjelaskan bahwa publikasi berita perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjaga reputasi institusi sekaligus memperkuat rekognisi universitas di tingkat nasional maupun global.
“Tujuan menulis berita bukan hanya publikasi kegiatan, tetapi juga meminimalisir berita negatif, mengokohkan posisi universitas, meningkatkan rekognisi global, dan memperkuat kepercayaan publik,” jelasnya.
Menurutnya, berbagai kegiatan tridharma perguruan tinggi seperti riset, pengabdian masyarakat, seminar, inovasi teknologi, hingga capaian mahasiswa dapat dikembangkan menjadi berita yang menarik apabila dikemas dengan sudut pandang yang tepat.
Selain sesi materi, peserta juga mengikuti praktik penyusunan draft berita berdasarkan kegiatan organisasi maupun departemen. Draft tersebut kemudian mendapatkan masukan langsung terkait pengembangan angle berita, teknik penulisan kutipan, hingga pemilihan visual pendukung yang relevan.
Melalui kegiatan ini, FTP UGM berharap civitas akademika semakin aktif mempublikasikan kegiatan akademik maupun non-akademik yang berdampak bagi masyarakat sekaligus mendukung penguatan citra institusi dan pencapaian SDGs.