Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar audiensi dengan PT Padma Global Nusatama pada Selasa, 11 Februari 2025, di Operation Room FTP UGM. Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki kerja sama dalam bidang pengembangan laboratorium, sertifikasi, serta peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan. Audiensi ini dihadiri oleh Dekan FTP UGM, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, serta beberapa dosen FTP UGM. Dari pihak PT Padma Global Nusatama, hadir Founder Kurniawan Eka, Direktur Raninda Wahyudianti, serta tim operasional dan customer relations.
Dalam sambutannya, Dekan FTP UGM menyampaikan bahwa fakultas terbuka untuk menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, termasuk industri, guna mendukung pengembangan laboratorium, peningkatan akreditasi, serta implementasi tridharma perguruan tinggi. Dekan juga menekankan bahwa kerja sama seperti ini dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan industri, seraya mencontohkan IPB yang telah menjalankan kerja sama serupa melalui IPB Training Center.
Founder PT Padma Global Nusatama, Kurniawan Eka, memaparkan bahwa perusahaannya memiliki platform mutuperguruantinggi.id, yang sejak tahun 2022 telah berfokus pada pengembangan budaya mutu berbasis sistem informasi manajemen kinerja, pendampingan, pelatihan, dan sertifikasi. Platform ini bertujuan untuk membantu perguruan tinggi dalam meraih akreditasi unggul dan internasional, serta telah mendampingi lebih dari 475 perguruan tinggi dengan dukungan 24 pakar aktif di bidang penjaminan mutu dan laboratorium. Dalam kesempatan ini, PT Padma Global Nusatama menawarkan konsep kerja sama host laboratory, yang memungkinkan FTP UGM untuk berperan sebagai mitra laboratorium dalam berbagai layanan, seperti pendampingan akreditasi ISO/IEC 17025, pelatihan laboratorium, serta sertifikasi person.
Dr. Devi Yuni Susanti, S.T.P., M.Sc., menyampaikan bahwa kebutuhan akan sertifikasi laboratorium semakin meningkat, terutama akibat perubahan kebijakan yang menyebabkan beberapa lembaga sertifikasi belum dapat melakukan pengujian. Oleh karena itu, kerja sama dengan PT Padma Global Nusatama dapat dimanfaatkan untuk tidak hanya meningkatkan kompetensi laboratorium FTP UGM, tetapi juga memberikan pelatihan bagi lulusan UGM yang ingin mengembangkan keterampilan mereka di bidang ini. Selain itu, Dr. Hanim Zuhrotul Amanah, S.T.P., M.P., Ph.D., menekankan bahwa kerja sama ini sebaiknya dilakukan di tingkat fakultas agar memiliki payung hukum yang lebih kuat.
Menanggapi hal tersebut, Founder PT Padma Global Nusatama menjelaskan bahwa perusahaan siap memberikan tiga layanan utama, yaitu pendampingan, pelatihan, dan sertifikasi person. Pendampingan dapat mencakup studi banding ke laboratorium lain, penyediaan pakar, serta bantuan administrasi dalam pembuatan laporan. Pelatihan dapat dilakukan dalam berbagai format, baik daring, luring, in-house, maupun publik. Sementara itu, sertifikasi person akan membantu tenaga ahli memperoleh kompetensi berbasis Standar Nasional Indonesia (SNI).
Dekan FTP UGM menyampaikan bahwa FTP UGM menyambut baik peluang kerja sama ini dan akan segera menindaklanjuti dengan penyusunan dokumen kerja sama, seperti Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Selain di Laboratorium Teknik Pertanian dan Biosistem, peluang kerja sama ini juga dapat diperluas ke laboratorium dan departemen lain di lingkungan FTP UGM. Harapannya, kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi FTP UGM dan PT Padma Global Nusatama, tetapi juga berkontribusi bagi masyarakat luas.
Kerja sama ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi dan sertifikasi tenaga kependidikan serta mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan infrastruktur laboratorium, dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam pengembangan budaya mutu dan sertifikasi laboratorium.
Ketua Departemen TPHP, Prof. Dr. Ir. Tyas Utami, M.Sc., menjelaskan bahwa kehadiran pilot plant ini akan mendukung lebih dari 20 mata kuliah yang relevan dengan kurikulum yang telah disusun dan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan. “Pilot plant ini kami harapkan dapat menjadi pusat pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memproduksi berbagai olahan susu,” ujarnya dalam sambutannya.
Momen pelepasan ini menjadi spesial karena Dr. Susi tidak hanya menjadi lulusan pertama Program Doktor TIP, tetapi juga meraih IPK sempurna, 4.00. Dr. Susi, yang merupakan dosen Universitas Lambung Mangkurat, menyelesaikan studinya di FTP UGM melalui jalur by research. Dalam wawancaranya, ia menyampaikan alasan memilih program TIP di FTP UGM, “Program studi TIP di Fateta (Fakultas Teknologi Pertanian) UGM sesuai dengan kompetensi di prodi saya dan keilmuan yang ingin saya kembangkan.”
Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada melalui Regional Centre of Expertise (RCE) Yogyakarta berhasil meraih penghargaan internasional
Penghargaan ini juga menggarisbawahi kontribusi signifikan UGM melalui RCE Yogyakarta dalam mendukung Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (