Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Hankuuk Engineering dan Waskita Karya dalam kegiatan diskusi bertema “Modernisasi Irigasi” yang diselenggarakan pada 6 Januari 2025. Diskusi ini berlangsung di dua lokasi, yaitu Jakarta dan Cibaliung, Serang, Banten. Kegiatan ini bertujuan membahas implementasi modernisasi irigasi di Daerah Irigasi (DI) Cibaliung, sebagai upaya mendukung peningkatan efisiensi pengelolaan sumber daya air untuk sektor pertanian.
Dalam diskusi ini, sejumlah dosen FTP UGM turut memberikan materi dan pandangan strategis. Dr. Muhamad Khoiru Zaki, Prof. Sigit Supadmo, Dr. Andri Prima Nugroho, Dr. Hanggar Ganara Mawandha, Ardan Wiratmoko, M.Sc., dan Basuki, S.T.P., menyampaikan pentingnya penerapan teknologi modern dalam pengelolaan irigasi, termasuk tantangan teknis dan sosial yang harus dihadapi. Mereka juga menekankan bahwa modernisasi irigasi di DI Cibaliung dapat menjadi model untuk pengembangan irigasi berkelanjutan di wilayah lain.
Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 2 (Zero Hunger), 6 (Clean Water and Sanitation), 8 (Decent Work and Economic Growth), 10 (Reduced Inequalities), 13 (Climate Action), 15 (Life on Land), 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions), serta 17 (Partnerships for the Goals). Dengan modernisasi irigasi, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi ketimpangan akses air, dan menciptakan sistem pengelolaan sumber daya yang lebih adil, efisien, dan berkelanjutan.
Dwiki Nugraha mendapatkan penghargaan Best Presenter dengan membawakan materi penelitian berjudul “Development of Thermal Camera-Based Crop Water Stress Index Monitoring System in Plant Factories.” Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem pemantauan stres air pada tanaman menggunakan kamera termal, yang bertujuan untuk mendeteksi stres air lebih dini. Dengan memantau indeks stres air, sistem ini dapat membantu budidaya tanaman di plant factory mengelola penggunaan air secara lebih efisien, yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tanaman dan produktivitas pertanian dalam ruangan. Penelitian ini dibawah supervisi Dr. Andri Prima Nugroho, Prof. Dr. Lilik Sutiarso, dan Dr. Muhammad Affan Fajar Falah di Smart Agriculture Research Center dan berkolaborasi dengan peneliti dari Jepang yaitu Prof. Takashi Okayasu (Kyushu University).