Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) berkontribusi dalam Pelatihan Good Laboratory Practices (GLP) yang diselenggarakan oleh PT. DISI pada Rabu (12/2/2025) di Fave Hotel Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D., dan Dr. Arima Diah Setiowati, S.T.P., M.Sc., sebagai pemateri yang memberikan pembekalan mengenai penerapan GLP dalam laboratorium pengujian.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai prinsip-prinsip Good Laboratory Practices, termasuk perencanaan dan pelaksanaan uji yang baik, dokumentasi, pengukuran dan analisis yang tepat, teknik pengambilan sampel yang benar, serta manajemen kebersihan laboratorium dan keselamatan kerja (K3). Selain itu, pelatihan ini menekankan pada pentingnya penjaminan mutu hasil uji, sehingga laboratorium mampu menghasilkan data yang akurat, valid, dan dapat diandalkan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) GLP.
Kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kapasitas tenaga profesional di bidang laboratorium, SDG 6 (Clean Water and Sanitation) dengan penerapan standar higienis dalam pengujian, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dalam memastikan praktik laboratorium yang inovatif dan efisien, serta SDG 15 (Life on Land) yang berkaitan dengan pengujian mutu lingkungan dan sumber daya hayati. Dengan pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengelola laboratorium secara profesional dan meningkatkan kualitas hasil uji di berbagai sektor industri.
Dalam diskusi ini, sejumlah dosen FTP UGM turut memberikan materi dan pandangan strategis. Dr. Muhamad Khoiru Zaki, Prof. Sigit Supadmo, Dr. Andri Prima Nugroho, Dr. Hanggar Ganara Mawandha, Ardan Wiratmoko, M.Sc., dan Basuki, S.T.P., menyampaikan pentingnya penerapan teknologi modern dalam pengelolaan irigasi, termasuk tantangan teknis dan sosial yang harus dihadapi. Mereka juga menekankan bahwa modernisasi irigasi di DI Cibaliung dapat menjadi model untuk pengembangan irigasi berkelanjutan di wilayah lain.
Dwiki Nugraha mendapatkan penghargaan Best Presenter dengan membawakan materi penelitian berjudul “Development of Thermal Camera-Based Crop Water Stress Index Monitoring System in Plant Factories.” Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem pemantauan stres air pada tanaman menggunakan kamera termal, yang bertujuan untuk mendeteksi stres air lebih dini. Dengan memantau indeks stres air, sistem ini dapat membantu budidaya tanaman di plant factory mengelola penggunaan air secara lebih efisien, yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tanaman dan produktivitas pertanian dalam ruangan. Penelitian ini dibawah supervisi Dr. Andri Prima Nugroho, Prof. Dr. Lilik Sutiarso, dan Dr. Muhammad Affan Fajar Falah di Smart Agriculture Research Center dan berkolaborasi dengan peneliti dari Jepang yaitu Prof. Takashi Okayasu (Kyushu University).