• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 15: Ekosistem Daratan
Arsip:

SDG 15: Ekosistem Daratan

SmartAgri UGM Tampilkan Inovasi Smart UAV Technology pada BRIN Exhibition on Smart Technology (BEST) 2026

Rilis BeritaSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 15: Ekosistem DaratanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Rabu, 10 Juni 2026

Smart Agriculture Research Center (SmartAgri) Universitas Gadjah Mada turut berpartisipasi dalam BRIN Exhibition on Smart Technology (BEST) 2026 yang diselenggarakan oleh Research Center for Smart Mechatronics, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bekerja sama dengan COVA Indonesia dan Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta. Kegiatan berlangsung pada 9 Juni 2026 di The Trans Luxury Hotel, Bandung.

Pada ajang tersebut, SmartAgri UGM menampilkan inovasi bertajuk “Smart UAV Technology: Remote Sensing for Precision Agriculture”, sebuah teknologi pemantauan pertanian presisi berbasis UAV (Unmanned Aerial Vehicle), penginderaan jauh (remote sensing), dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Tim SmartAgri yang berpartisipasi terdiri atas Mutiara Alifia Ramadhanty sebagai ketua tim dan Fahmi Arsyad, S.T.P. sebagai anggota tim, di bawah supervisi Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc. Inovasi yang dipamerkan merupakan hasil pengembangan riset di lingkungan Smart Agriculture Research Center, Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada.

Teknologi Smart UAV ini dikembangkan untuk mendukung sistem pertanian presisi melalui pemanfaatan UAV dan teknologi penginderaan jauh yang mampu memantau kondisi tanaman secara lebih cepat dan akurat. Sistem ini juga dapat membantu mendeteksi indikasi stres tanaman yang sulit diamati secara visual serta memantau area budidaya dalam cakupan luas secara efisien.

Dalam pameran BEST 2026, tim SmartAgri menampilkan berbagai pengembangan teknologi berbasis UAV dan AI yang telah diterapkan pada sejumlah komoditas pertanian, mulai dari pemantauan kesehatan tanaman, analisis kondisi lahan, hingga sistem pendukung pengambilan keputusan berbasis data. Kehadiran inovasi tersebut menunjukkan potensi besar teknologi digital dalam mendukung sistem pertanian yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan.

Selain menjadi sarana diseminasi hasil penelitian, partisipasi dalam BEST 2026 juga membuka peluang kolaborasi dan jejaring dengan peneliti, akademisi, praktisi industri, serta berbagai pemangku kepentingan dari institusi nasional maupun internasional. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara Universitas Gadjah Mada dan BRIN dalam pengembangan teknologi penginderaan jauh berbasis UAV untuk mendukung transformasi sektor pertanian menuju era digital.

BEST 2026 sendiri mengusung tema “Where Technology Meets Sustainability” yang menekankan integrasi teknologi maju dengan prinsip keberlanjutan sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui inovasi yang ditampilkan, SmartAgri UGM turut mendukung pencapaian SDG 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan), SDG 9 Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi dan Infrastruktur), SDG 13 Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim), serta SDG 15 Life on Land (Ekosistem Daratan).

Dosen FTP UGM Ketuai Tim Juri Lomba Sawah Irigasi Ramah Lingkungan (SIRAMLI) di Empat Kabupaten DIY

Rilis BeritaSDG 15: Ekosistem DaratanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak Senin, 20 April 2026

Dr. Murtiningrum, dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), dipilih sebagai Ketua Tim Juri Sawah Irigasi Ramah Lingkungan (SIRAMLI), program yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mendorong praktik pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan di empat kabupaten DIY, berlangsung mulai 20 April hingga 12 Mei 2026.

Program SIRAMLI hadir untuk menjawab kebutuhan peningkatan efisiensi dan optimalisasi pengelolaan irigasi sawah, sekaligus mendorong produktivitas pertanian yang ramah lingkungan. Melalui program ini, tim juri menilai langsung praktik budidaya pertanian di lahan sawah beririgasi, sebagai dasar pemberian apresiasi kepada kelompok tani yang dinilai berhasil menerapkan prinsip-prinsip irigasi ramah lingkungan secara optimal. Lebih dari sekadar ajang evaluasi, SIRAMLI juga menjadi sarana pembelajaran dan diseminasi praktik baik antar petani di seluruh DIY.

Selain Dr. Murtiningrum, tim juri turut beranggotakan perwakilan dari berbagai institusi terkait, yaitu Balai Penerapan Modernisasi Pertanian DIY, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, Balai Proteksi Tanaman Pertanian DIY, serta Bidang Tanaman Pangan DPKP DIY. Keterlibatan lintas lembaga ini menjadi kunci penting dalam memperkuat objektivitas dan kualitas penilaian di lapangan.

Sebagai bagian dari proses penilaian, tim juri melakukan kunjungan langsung ke sejumlah kelompok tani di berbagai wilayah. Kunjungan pertama dilaksanakan pada 20 April 2026 di Kelompok Tani Margo Basuki, Dusun Salam, Kelurahan Banjarharjo, Kalibawang, dilanjutkan ke Kelompok Tani Sedyo Makmur, Dusun Miri, Kelurahan Sriharjo, Imogiri, pada 22 April 2026. Rangkaian kunjungan berlanjut pada 11 Mei 2026 di Kelompok Tani Ngudi Mulyo, Dusun Jirak, Kelurahan Bokoharjo, Prambanan, Sleman, serta ditutup pada 12 Mei 2026 di Kelompok Tani Sidodadi Sejahtera, Dusun Ngagel, Kelurahan Karangmojo, Gunungkidul.

Melalui kegiatan SIRAMLI, diharapkan semakin banyak kelompok tani yang terdorong menerapkan sistem irigasi yang efisien, adaptif, dan berwawasan lingkungan, sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 2 Tanpa Kelaparan, SDG 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak, serta SDG 15 Ekosistem Daratan

Respons Permintaan Warga Lereng Merapi, Dosen FTP UGM Rancang Pelatihan Pembuatan Tepung Talas di Cangkringan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 15: Ekosistem DaratanSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Senin, 16 Februari 2026

Dr. Ir. Priyanto Triwitono, M.P., dan Dr. nat. techn. F.M.C. Sigit Setyabudi, S.T.P., M.P., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), melakukan kegiatan koordinasi dengan Forum Peduli Lingkungan (FPL) Pecinta Alam Lereng Merapi (PALEM) di Pedukuhan Batur, Kelurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, pada Minggu, 15 Februari 2026, sebagai narasumber dalam perencanaan penyuluhan dan pelatihan pembuatan tepung talas.

Bermula dari permintaan salah satu pengurus FPL PALEM, Bapak Parjono, yang menyampaikan kebutuhan penanganan pascapanen talas kepada tim FTP UGM, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menjawab persoalan tersebut secara lebih terstruktur. Melimpahnya hasil panen talas di wilayah lereng Merapi selama ini belum banyak dimanfaatkan secara optimal, padahal jika diolah dengan tepat, talas dapat diubah menjadi tepung bernilai jual yang lebih tahan lama dan mudah didistribusikan.

Pada tahap awal ini, kegiatan difokuskan pada koordinasi dan penyusunan rencana teknis terkait teknologi pascapanen talas bersama pengurus FPL PALEM. Melalui diskusi ini, kedua belah pihak merumuskan gambaran pelaksanaan penyuluhan serta praktik langsung pembuatan tepung talas, yang jadwal pelaksanaannya akan ditentukan lebih lanjut setelah proses koordinasi dengan anggota kelompok dan tim dari FTP UGM rampung.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 15 Ekosistem Daratan.

Sulap Kotoran Ternak Jadi Cuan, PERMATETA FTP UGM Dampingi Warga Desa Podosoko Olah Kompos

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 15: Ekosistem DaratanSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Minggu, 10 Agustus 2025

Perhimpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (PERMATETA) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) menyelenggarakan program pengabdian masyarakat bertajuk “PERMATETA Mblasuk Desa 2025” pada Minggu, 10 Agustus 2025, di Desa Podosoko, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini dibina oleh Dr. Prieskarinda Lestari, S.T., IPM., dan Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc., selaku dosen pembina PERMATETA, dan diikuti oleh 67 peserta yang terdiri dari 27 panitia, perwakilan mahasiswa dan dosen, serta 39 warga Desa Podosoko.. 

Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat Desa Podosoko dalam mengelola limbah ternak yang sebelumnya belum termanfaatkan secara maksimal. Melalui program ini, warga diperkenalkan pada cara mengolah kotoran ternak menjadi kompos padat atau pupuk cair yang dapat digunakan sendiri maupun berpotensi dijual. Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana belajar bagi mahasiswa Program Studi S1 Teknik Pertanian UGM dalam menerapkan ilmu yang mereka pelajari di kelas.

Rangkaian acara dimulai dengan sesi penyuluhan yang menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Joko Nugroho Wahyu Karyadi, S.T.P., M.Eng. dari FTP UGM dan Dedy Tri Kuncoro dari Magelang Stories. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya pengelolaan limbah ternak, manfaat kompos untuk tanah, hingga langkah-langkah dasar pembuatan kompos yang sesuai dengan kondisi peternak lokal.

Setelah sesi pemaparan, peserta mengikuti praktik pembuatan kompos secara langsung. Warga mempelajari cara menyiapkan bahan, mencampur, hingga memahami proses fermentasi. Sepanjang kegiatan, panitia mendampingi peserta agar teknik yang diajarkan dapat dipahami dan diterapkan kembali di rumah.

Proses berlangsung lancar walaupun pada tahap persiapan panitia menghadapi beberapa penyesuaian jadwal. Panitia tetap mampu mengelola situasi dengan baik sehingga semua agenda berjalan sesuai rencana. Warga terlihat aktif bertanya dan mencoba proses pembuatan kompos, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang diberikan. Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan penyerahan kenang-kenangan kepada perwakilan warga setempat. Momen tersebut menegaskan komitmen PERMATETA UGM untuk terus mendampingi masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian desa melalui pendekatan sederhana dan aplikatif.

Secara keseluruhan, kegiatan “PERMATETA Mblasuk Desa 2025” tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat terkait pengelolaan limbah ternak, tetapi juga memperkuat hubungan antara mahasiswa dan warga desa. Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penerapan teknologi pengolahan limbah yang lebih berkelanjutan, sekaligus membuka peluang pendampingan lanjutan agar pemanfaatan kompos dapat terus berkembang di Desa Podosoko.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 2 Tanpa Kelaparan, SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 15 Ekosistem Daratan, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. 

FTP UGM Hadir dalam Agri Technology Forum 2025, Dorong Pertanian Presisi dan Smart Farming untuk Pertanian Tropis Berkelanjutan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 15: Ekosistem DaratanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 29 Juli 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berkontribusi dalam Agri Technology Forum 2025 yang berlangsung pada Selasa, 29 Juli 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta. Forum ini diselenggarakan oleh PT Global Expo Management (GEM Indonesia) dan menghadirkan Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc., dosen FTP UGM, sebagai salah satu narasumber utama.

Dalam kesempatan tersebut, Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc. membawakan topik “Precision Agriculture and Smart Farming: Enhancing Efficiency and Sustainability in Tropical Agriculture”. Materi ini menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi cerdas untuk mendukung pertanian presisi di wilayah tropis, dengan fokus pada peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya, pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan, serta peningkatan produktivitas hasil pertanian. Implementasi smart farming diyakini dapat menjadi solusi bagi berbagai tantangan pertanian modern, mulai dari keterbatasan lahan, perubahan iklim, hingga kebutuhan pangan yang terus meningkat.

Kehadiran FTP UGM dalam forum ini tidak hanya memperkuat kontribusi akademisi dalam memperkaya wacana pertanian masa depan, tetapi juga memberikan wawasan praktis bagi pelaku industri, pengambil kebijakan, dan masyarakat luas terkait arah transformasi sektor pertanian. Penerapan teknologi berbasis data, sensor, dan kecerdasan buatan di bidang pertanian dipandang krusial untuk mendukung ketahanan pangan dan daya saing global sektor pertanian tropis.

Lebih dari sekadar forum akademis, Agri Technology Forum 2025 berfungsi sebagai ajang kolaborasi strategis antara akademisi, praktisi, dan pelaku industri. Melalui diskusi dan pertukaran pengetahuan, forum ini mendorong terciptanya solusi inovatif yang mampu menjawab persoalan pertanian sekaligus mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 2 Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) tercermin dalam upaya meningkatkan produktivitas pangan melalui penerapan teknologi presisi. SDG 9 Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) diwujudkan melalui penguatan inovasi teknologi pertanian. SDG 12 Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) terlihat dari penerapan praktik pertanian yang efisien dan ramah lingkungan. SDG 13 Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim) didukung melalui pengembangan pertanian berkelanjutan yang mampu beradaptasi dengan perubahan iklim. Sementara itu, SDG 15 Life on Land (Ekosistem Daratan) tercermin dalam pengelolaan lahan secara bijak untuk menjaga kelestarian ekosistem daratan.

123…6

Berita Terakhir

  • PIONIR Agrophoria 2026 Ditutup, Agrotech Muda Siap Menapaki Dunia Perguruan Tinggi
  • PIONIR Agrophoria 2026 Tanamkan Semangat Agroteknologi untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan
  • FTP UGM dan Pemkot Semarang Perkuat Kolaborasi Kembangkan Urban Gastronomy Berbasis Riset
  • FTP UGM Sambut 338 Mahasiswa Baru, Perkuat Sinergi Bersama Orang Tua untuk Dukung Keberhasilan Studi
  • ASEAN Cultural Exchange Programme Pertemukan Mahasiswa UPM, Malaysia, dengan FTP UGM

Berita UGM

  • 75% Sampah Berakhir di TPA, Potensial Diolah Jadi Energi 12 Agustus 2026
  • UGM Asah Kepedulian Mahasiswa Menyelami Realitas Sosial dan Lingkungan 12 Agustus 2026
  • Dorong Kesuburan Tanah, Mahasiswa KKN UGM Kenalkan Alat Tebar Pupuk Sederhana dari Pipa Paralon 12 Agustus 2026
  • Menjaga Api Kebudayaan Tetap Menyala di Festival Budaya Laskar Mamuju 12 Agustus 2026
  • Aset Kekayaan Intelektual Bisa Dijadikan Jaminan Fidusia Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif 12 Agustus 2026

Agenda

  • 12Agu Workshop Nasional UMKM 2026
  • 13Agu Srawung Desa
  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
  • 27Agu Expo Produk Unggulan FTP UGM
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju