Kementerian Pengembangan Desa Mitra Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menggelar program kerja “Pengembangan Potensi Desa” di Dusun Gondoarum, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Kegiatan yang berlangsung pada bulan November 2025 ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui hilirisasi produk pertanian lokal, khususnya salak.
Program ini melibatkan 25 warga Dusun Gondoarum dan 15 mahasiswa aktif FTP UGM sebagai pendamping. Melalui pendekatan edukatif dan aplikatif, para warga diajak untuk mengubah komoditas salak yang melimpah menjadi produk olahan bernilai tambah tinggi.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam dua pertemuan utama yang berisikan pada pertemuan pertama berlangsung pada Sabtu, 8 November 2025, diawali dengan pemaparan materi mengenai potensi agroindustri dan wawasan ekonomi pertanian, sebelum warga langsung terjun mempraktikkan pembuatan Cookies Salak, sebuah inovasi kudapan berbahan dasar buah salak lokal. Sepekan kemudian, pada Minggu, 16 November 2025, fokus kegiatan beralih ke pengolahan minuman melalui produksi Sari Salak. Tidak berhenti pada proses produksi, mahasiswa turut memberikan pendampingan intensif mengenai pengemasan produk (packaging) yang menarik serta strategi promosi dan penjualan, agar produk olahan warga siap bersaing di pasar.
Program ini dirancang bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan upaya menciptakan kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan. Selain memberikan manfaat nyata bagi warga dalam meningkatkan kreativitas pengolahan hasil bumi, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu akademik secara langsung dan menumbuhkan empati sosial.
Dengan adanya kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, diharapkan produk olahan salak dari Gondoarum ini dapat menjadi ikon produk lokal yang membanggakan dan memiliki daya saing tinggi di luar daerah.
Kegiatan ini sesuai dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yakni 4 tentang Pendidikan Berkualitas, 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, 9 tentang Industri, Inovasi dan Infrastruktur, dan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.