Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY menyelenggarakan sosialisasi bantuan alat mesin pertanian di KT Sido Mukti, Pambregan Trimulyo dan KT Tani Rukun Mantaran Trimulyo, Sleman, pada 25 Juni 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada petani tentang hibah traktor dan memanfaatkan alat mesin pertanian, khususnya traktor Impala. Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc., Ph.D., dosen FTP UGM, pada kegiatan sosialisasi ini menjelaskan pengembangan dan pemanfaatan alat mesin pertanian kepada para petani.
Dalam sosialisasi ini, Sri Markumningsih memaparkan manfaat penggunaan traktor Impala dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian. Petani diajak untuk memahami cara penggunaan traktor yang tepat guna mendukung pengelolaan lahan pertanian yang lebih efektif. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas petani dalam memanfaatkan bantuan alat mesin pertanian yang diberikan.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin SDG 1: Tanpa Kemiskinan dan SDG 2: Tanpa Kelaparan. Melalui sosialisasi ini, diharapkan dapat terwujud kesejahteraan dan kemandirian petani dalam mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan.
Pada kegiatan yang bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada kelompok tani penerima hibah alat mesin pertanian (alsintan) ini, Sri Markumningsih menjelaskan secara rinci tentang pengembangan teknologi traktor impala dan cara penggunaannya yang efektif untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Pada kegiatan tersebut, Sri Markumningsih memberikan penjelasan mendalam mengenai pengembangan dan pemanfaatan traktor impala sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian. Para petani yang hadir mendapatkan informasi tentang cara kerja traktor impala, keunggulannya, serta teknik-teknik penggunaan yang dapat membantu mereka mengoptimalkan hasil pertanian.
untuk memperkuat posisi mereka di pasar, meningkatkan pendapatan, dan pada akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat lokal. Para dosen ANSIS FTP UGM juga berharap bahwa kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi industri tahu di wilayah tersebut.