Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memperkuat komitmennya dalam menyediakan akses pengetahuan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah penyediaan akses publik ke Perpustakaan FTP UGM, yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dan dosen.
Perpustakaan FTP UGM memiliki koleksi buku, jurnal ilmiah, skripsi, tesis, disertasi, serta publikasi penelitian yang relevan dengan perkembangan ilmu dan teknologi di bidang pertanian, industri, dan pangan. Koleksi ini dapat diakses langsung oleh pengunjung melalui layanan sirkulasi dan referensi di ruang perpustakaan, maupun secara daring melalui sistem katalog online yang terintegrasi dengan perpustakaan pusat UGM.
Selain menjadi pusat sumber belajar, perpustakaan FTP UGM juga berfungsi sebagai ruang literasi dan kolaborasi ilmiah. Ruangan yang nyaman dengan fasilitas komputer, Wi-Fi, dan area baca yang luas menjadikan perpustakaan ini tempat ideal untuk belajar mandiri maupun berdiskusi kelompok. Layanan ramah dan akses yang terbuka bagi masyarakat mencerminkan semangat FTP UGM dalam mendukung penyebaran ilmu pengetahuan tanpa batas.
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 11: Sustainable Cities and Communities, terutama dalam aspek penyediaan ruang publik yang inklusif, aman, dan mendukung kegiatan edukatif. Melalui keterbukaan akses terhadap sumber pengetahuan, FTP UGM berupaya membangun masyarakat yang berdaya saing, cerdas, dan berkontribusi aktif terhadap pembangunan berkelanjutan.
Keterbukaan akses menjadi salah satu prinsip utama pengelolaan ruang terbuka hijau ini. Seluruh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga tamu kampus dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan bebas, selama tetap menjaga kebersihan dan ketertiban. Fasilitas pendukung seperti lampu taman, jalur Wi-Fi, dan tempat sampah terpilah turut disediakan untuk menunjang kenyamanan dan keberlanjutan penggunaan area hijau tersebut.
Bayu Nugraha, Ph.D., tenaga ahli bidang penyimpanan produk pangan dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM, menjelaskan bahwa umur simpan produk pangan sangat ditentukan oleh komposisi produk, proses penanganan produk sebelum dikemas, jenis kemasan, dan metode pengemasan. Evaluasi pada bahan kemasan dan metode pengemasan produk carica yang diproduksi oleh pondok perlu dilakukan untuk memastikan umur simpan carica menjadi lebih baik.
untuk memperkuat posisi mereka di pasar, meningkatkan pendapatan, dan pada akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat lokal. Para dosen ANSIS FTP UGM juga berharap bahwa kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi industri tahu di wilayah tersebut.