Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) menerima kunjungan Delegasi Faculty of Agro-Industry, Prince of Songkla University, Thailand, pada Kamis, 6 Juni 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoA) antara FTP UGM dan Faculty of Agro-Industry, Prince of Songkla University.
Kerja sama ini berfokus pada program pertukaran pelajar (student exchange) untuk mahasiswa sarjana dan program fast track bachelor-master. Delegasi dari Faculty of Agro-Industry, Prince of Songkla University yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Dean Asst. Prof. Dr. Saowakon Wattanachant dan Vice Dean for Academic and Student Affairs Assoc. Prof. Dr. Piyarat Boonsawang.
Sementara itu, perwakilan dari FTP UGM yang hadir adalah Dekan FTP UGM Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni Dr. Sri Rahayoe, S.T.P., M.P., Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, Sumber Daya Manusia dan Sistem Informasi Prof. Dr. Kuncoro Harto Widodo, S.T.P., M.Eng., dan dosen perwakilan dari setiap departemen.
Setelah penandatanganan Agreement, kegiatan dilanjutkan dengan lab tour ke laboratorium Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian. Tur laboratorium ini didampingi oleh Prof. Dr. Ir. Tyas Utami, M.Sc. dan Dr. Dwi Larasatie Nur Fibri, S.T.P., M.Sc. Kegiatan lab tour ini bertujuan untuk memperlihatkan fasilitas dan penelitian yang dilakukan oleh FTP UGM, serta membuka peluang untuk kolaborasi penelitian lebih lanjut antara kedua universitas.
Penandatangan MoU ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Pada kegiatan ini, Dr. Lulum Leliana menyampaikan topik Hilirisasi Pertanian Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan. Peserta kegiatan, yang terdiri dari perwakilan klaster pangan dan pondok pesantren, diberikan wawasan mengenai pentingnya proses hilirisasi dalam meningkatkan nilai tambah produk pertanian. Selain itu, mereka juga mendapatkan penjelasan dan demonstrasi praktis tentang bagaimana menerapkan hilirisasi dalam kegiatan sehari-hari untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Prof. Eni Harmayani menyampaikan, “Tujuan adanya kegiatan UGMPreneurs ini adalah memperkuat pemahaman dan wawasan menjadi entrepreneur pada mahasiswa, kemudian memperluas jejaring bagi mahasiswa dengan para CEO dan praktisi ternama di Indonesia.”