• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDGs
  • SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau
Arsip:

SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau

Ubah Limbah Jadi Berkah: Dosen FTP UGM Dampingi Warga Samigaluh Olah Potensi Lokal Jadi Pupuk Organik

Rilis BeritaSDG 11: Kota dan Pemukiman yang BerkelanjutanSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau Senin, 27 Juli 2026

Empat dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Dr. Wagiman, S.T.P., M.Si.; Dr. Ir. Makhmudun Ainuri, M.Si.; Nafis Rizkullah Azimi, S.T.P., M.S.; dan Arita Dewi Nugrahini, S.T.P., M.T., Ph.D., melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Samigaluh, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 23 April 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Laboratorium Reka Industri dan Pengendalian Produk Samping, Departemen Teknologi Industri Pertanian FTP UGM ini menghadirkan keempat dosen sebagai peserta dalam program pendampingan masyarakat.

Bagi warga Samigaluh, potensi lokal yang selama ini mungkin dianggap sekadar limbah, ternyata menyimpan nilai ekonomi yang belum banyak dimanfaatkan secara optimal. Melalui kegiatan “Pendampingan Perencanaan Proses Produksi Pupuk Organik”, tim dosen FTP UGM mengajak masyarakat setempat untuk melihat kembali bahan-bahan di sekitar mereka dengan cara pandang yang berbeda bukan sebagai sisa yang tidak berguna, melainkan sebagai bahan baku yang dapat diolah menjadi pupuk organik bernilai jual.

Pendampingan ini tidak berhenti pada teori semata, tetapi turun langsung membimbing masyarakat merencanakan proses produksi secara bertahap, mulai dari pemilihan bahan baku hingga tahapan pengolahan yang tepat. Harapannya, program ini dapat menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara berkelanjutan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang pada akhirnya turut mendorong kesejahteraan warga Samigaluh.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDG 2 Tanpa Kelaparan, SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 7 Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 11 Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

FTP UGM dan Pertamina Kembangkan Drilling Starch Berbasis Sagu untuk Dukung Industri Energi Berkelanjutan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 7: Energi Bersih dan TerjangkauSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 23 Juni 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama PT Pertamina (Persero) resmi memulai kolaborasi riset pengembangan high-temperature drilling starch berbasis pati sagu melalui penandatanganan kontrak dan kick-off kerja sama penelitian pada Senin (22/6) di Operation Room FTP UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh Vice President Technology Innovation Upstream & Low Carbon PT Pertamina (Persero), Dr. Ali Sundja, perwakilan PT Pertamina dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta pimpinan FTP UGM sebagai langkah awal pengembangan material pengeboran yang lebih ramah lingkungan dan berbasis sumber daya lokal.

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat riset berdampak melalui sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga penelitian. Menurutnya, pengembangan biodegradable drilling additive membuka peluang pemanfaatan berbagai komoditas pertanian Indonesia, termasuk porang dan sagu, sebagai material fungsional yang mendukung kebutuhan industri energi sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.

“Penelitian saat ini didorong agar mampu memberikan dampak nyata bagi industri dan masyarakat. Kolaborasi seperti ini menjadi kesempatan untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan,” ungkap Prof. Eni.

Dalam kesempatan tersebut, tim peneliti memaparkan rencana pengembangan drilling starch berbasis pati sagu yang dimodifikasi secara kimia sebagai fluid loss reducer untuk aktivitas pengeboran pada temperatur tinggi. Penelitian akan dilaksanakan selama 12 bulan dengan fokus pada karakterisasi bahan baku, optimasi proses modifikasi, karakterisasi produk, pengujian formulasi lumpur pengeboran, hingga analisis nilai tambah sebagai dasar pengembangan menuju skala industri.

Peneliti dari BRIN, Yanuar Sigit Pramana, menjelaskan bahwa Indonesia merupakan produsen sekitar 85 persen sagu dunia, namun pemanfaatannya masih belum optimal karena memiliki stabilitas termal yang relatif rendah. Melalui penelitian ini, pati sagu diharapkan dapat ditingkatkan dari komoditas alami menjadi material fungsional bernilai tambah yang mampu memenuhi kebutuhan industri pengeboran dalam negeri.

Selain mendukung kebutuhan industri energi, pengembangan drilling starch berbasis pati sagu juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan impor, meningkatkan daya saing industri nasional, memperluas pemanfaatan komoditas sagu pada sektor nonpangan, serta memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi petani dan pelaku usaha di daerah penghasil sagu.

Kolaborasi antara FTP UGM, PT Pertamina (Persero), dan BRIN menjadi wujud penguatan ekosistem riset triple helix yang menghubungkan perguruan tinggi, industri, dan lembaga penelitian dalam menghasilkan inovasi yang siap dihilirisasikan. Melalui sinergi ini, hasil penelitian diharapkan tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi kebutuhan industri energi nasional yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi berbasis sumber daya lokal, SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan komoditas sagu menjadi produk bernilai tambah, SDG 7: Affordable and Clean Energy (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui inovasi material pendukung industri energi yang lebih ramah lingkungan, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga penelitian.

Muhammad Prasetya Kurniawan Jadi Narasumber Webinar APRI Bahas Manajemen Data Material dan Energi

Rilis BeritaSDG 13: Penanganan Perubahan IklimSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 7: Energi Bersih dan TerjangkauSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Sabtu, 30 Mei 2026

Muhammad Prasetya Kurniawan, dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, menjadi narasumber dalam webinar series bertajuk “Manajemen Data Material dan Energi untuk Strategi Penghematan, Mitigasi, dan Pelaporan LCA dan Emisi Karbon” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengelolaan Rajungan Indonesia (APRI) pada 30 Mei 2026 secara daring.

Dalam webinar tersebut, Muhammad Prasetya Kurniawan memaparkan pentingnya pengelolaan data material dan energi sebagai dasar penyusunan strategi efisiensi sumber daya, mitigasi dampak lingkungan, serta pelaporan Life Cycle Assessment (LCA) dan emisi karbon. Pengelolaan data yang akurat menjadi faktor penting dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti sekaligus meningkatkan kinerja keberlanjutan industri.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas peserta dalam melakukan pendataan material dan energi serta memahami strategi analisis data untuk pelaporan LCA dan emisi karbon. Melalui pemahaman tersebut, pelaku industri diharapkan mampu mengidentifikasi peluang penghematan sumber daya, menekan emisi karbon, dan meningkatkan efisiensi proses produksi secara berkelanjutan.

Webinar ini juga menjadi wadah diseminasi pengetahuan mengenai penerapan konsep keberlanjutan di sektor industri melalui kolaborasi antara akademisi dan asosiasi industri. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong implementasi praktik pengelolaan material dan energi yang lebih efektif serta mendukung penyusunan pelaporan lingkungan yang kredibel.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas, tujuan 7 tentang energi bersih dan terjangkau, tujuan 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, tujuan 13 tentang penanganan perubahan iklim, serta tujuan 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

FTP UGM Selenggarakan Agropreneur 2025 sebagai Ajang Pengembangan Jiwa Wirausaha Siswa SMA Nasional

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 7: Energi Bersih dan TerjangkauSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Sabtu, 11 Oktober 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Agropreneur 2025 pada 7 Oktober 2025 di lingkungan kampus FTP UGM. Kegiatan ini merupakan ajang Business Plan Competition dengan tema “Empowering Youth to Revolutionize Modern Agriculture” yang ditujukan bagi siswa SMA/MA sederajat dari berbagai daerah di Indonesia. Agropreneur 2025 diselenggarakan oleh BEM FTP UGM melalui Kementerian Ekonomi Kreatif, dengan melibatkan Dr. Rini Yanti, S.T.P., M.P. sebagai Juri 1, Moh. Wahyudin, S.T.P., M.Sc., Ph.D. sebagai Juri 2, serta Thalia Naziha, S.T.P., M.Sc., M.B.A. sebagai Person in Charge (PIC) kegiatan.

Kegiatan Agropreneur 2025 dirancang sebagai ruang aktualisasi dan pengembangan ide kreatif generasi muda dalam bidang kewirausahaan, khususnya pada sektor pertanian modern. Melalui kompetisi rencana bisnis ini, para peserta ditantang untuk mampu mengidentifikasi permasalahan nyata di bidang pertanian serta merumuskan solusi kreatif yang bernilai ekonomis dan berkelanjutan. Selain kompetisi, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran langsung bagi peserta untuk memahami bagaimana sebuah ide dapat dirancang, dikembangkan, hingga berpotensi untuk direalisasikan menjadi peluang usaha.

Pelaksanaan kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan jiwa entrepreneurship di kalangan generasi muda, serta mendorong inovasi dalam melihat peluang bisnis yang mampu memperkuat daya saing Indonesia pada era global. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa SMA/MA sederajat yang memiliki minat dalam bidang wirausaha untuk mengekspresikan gagasan secara terstruktur dalam bentuk business plan. Selain itu, kegiatan ini turut memberikan pengalaman praktis bagi peserta dan panitia dalam memahami dinamika dan tantangan dunia bisnis, sehingga diharapkan mampu memupuk keberanian, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis sejak dini.

Melalui penyelenggaraan Agropreneur 2025, FTP UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung pembentukan generasi muda yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing, terutama pada sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar strategis pembangunan nasional. Peserta yang mengikuti kompetisi ini menunjukkan antusiasme tinggi dengan berbagai ide yang beragam, mulai dari inovasi produk berbahan baku lokal, pemanfaatan teknologi terapan dalam pertanian, hingga model bisnis berbasis pemberdayaan masyarakat.

Pada pelaksanaannya, Agropreneur 2025 mendukung pencapaian beberapa indikator Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan akses pembelajaran kewirausahaan yang inklusif bagi siswa; SDG 7 (Affordable and Clean Energy) dengan mendorong ide yang berorientasi pada pemanfaatan energi bersih dalam sektor pertanian; SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan inovasi dan pengembangan model usaha yang berkelanjutan; serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan organisasi mahasiswa dalam menciptakan program yang berdampak nyata bagi masyarakat luas.

Lomba Inovasi Alsintan Hadirkan Mahasiswa Seluruh Indonesia di FTP UGM

Rilis BeritaSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 7: Energi Bersih dan TerjangkauSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Kamis, 4 September 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Lomba Inovasi Alsintan yang berlangsung pada 2–3 September 2025. Kompetisi ini menghadirkan mahasiswa dari berbagai universitas di seluruh Indonesia dengan tujuan mendorong lahirnya gagasan dan terobosan baru dalam pengembangan alat dan mesin pertanian. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Agrinas Pangan Nusantara (AGRINAS) dengan mengusung tema “Transformasi Digital dan AI untuk Ketahanan Pangan: Meningkatkan Produktivitas dan Keberlanjutan Pertanian dan Perkebunan untuk Mitigasi Perubahan Iklim.”

Pelaksanaan lomba berlangsung meriah di lingkungan FTP UGM, dengan menghadirkan juri yang kompeten di bidang pertanian dan teknologi. Dewan juri terdiri dari Blasius Popylus, S.I.P., M.H.I., dari Agrinas Pangan Nusantara; Prof. Dr. Ir. Nursigit Bintoro, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., dari Fakultas Teknologi Pertanian UGM; serta Dr. Ir. Andreas Wahyu K., M.Eng., dari Perhimpunan Teknik Pertanian Indonesia (PERTETA) dan Institut Pertanian Stiper (Instiper). Kehadiran para pakar ini diharapkan dapat memberikan penilaian yang objektif sekaligus mendorong mahasiswa untuk semakin inovatif dalam menciptakan solusi teknologi pertanian.

Berbagai karya inovasi mahasiswa dalam lomba ini menunjukkan perkembangan pesat dalam bidang alat dan mesin pertanian (alsintan). Dengan fokus pada pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), peserta menghadirkan rancangan yang tidak hanya menitikberatkan pada efisiensi produksi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan dan dampak lingkungan. Melalui kompetisi ini, mahasiswa berkesempatan menyalurkan ide kreatif sekaligus mengasah kemampuan mereka untuk menjawab tantangan nyata dalam sektor pertanian dan perkebunan.

Kegiatan Lomba Inovasi Alsintan ini menjadi langkah penting dalam upaya mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Dukungan terhadap SDGs 7 (Affordable and Clean Energy/Energi Bersih dan Terjangkau) tercermin melalui dorongan inovasi alsintan yang hemat energi dan ramah lingkungan. SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth/Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) diwujudkan dengan membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan teknologi yang dapat meningkatkan daya saing pertanian

123

Berita Terakhir

  • KMTPHP FTP UGM Selenggarakan Kegiatan Inisiasi untuk Perkuat Karakter dan Kebersamaan Mahasiswa Baru
  • Kenalkan Kabinet Baru dan Rencana Setahun ke Depan, PERMATETA Gelar Grand Launching di FTP UGM
  • Bekali UMKM DIY Naik Kelas, Dosen FTP UGM Bedah Tuntas Persyaratan CPPOB di Kaliurang
  • Ubah Limbah Jadi Berkah: Dosen FTP UGM Dampingi Warga Samigaluh Olah Potensi Lokal Jadi Pupuk Organik
  • Jaga Kehalalan Menu Makan Bergizi Gratis, Dosen FTP UGM Turun Langsung Audit SPPG di Pelosok Gunungkidul

Berita UGM

  • Mahasiswa Asing dari 17 Negara Ikut Praktik Pengelolaan Sampah Berkelanjutan  28 Juli 2026
  • Cerita Yesita, Wisudawan S3 Termuda UGM Melakukan Riset Potensi Genetik Ayam Lokal 28 Juli 2026
  • UGM dan NTU Gelar ASEAN Summer School 28 Juli 2026
  • Raih Beasiswa BSI, Silvia Bisa Kuliah Gratis di UGM 28 Juli 2026
  • Kencur Hitam dan Daun Pegagan Mampu Mengurangi Radang Saraf Mata 28 Juli 2026

Agenda

  • 28Jul Workshop Sustainable Workspace: “Menuju Kantor Minim Jejak Karbon”
  • 05Agu Seleksi dan Penetapan Bakal Calon Dekan dalam Rapat Senat Fakultas
  • 13Agu Srawung Desa
  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju