Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Mandiri Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) bagi Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Jambuluwuk Malioboro Hotel, pada 20 Juni 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Ashri Nugrahini, S.T.P., M.Sc., dosen FTP UGM, yang membahas pemanfaatan teknologi tepat guna dalam pengolahan pangan industri rumah tangga.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi terkait penggunaan teknologi tepat guna bagi industri pengolahan pangan rumah tangga serta menjelaskan potensi teknologi tersebut dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi bagi industri rumah tangga. Dalam pemaparan materi, Ashri Nugrahini menekankan pentingnya penerapan teknologi tepat guna untuk memastikan kualitas dan keamanan produk pangan yang dihasilkan oleh industri rumah tangga.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur.
Dalam sosialisasi tersebut, Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc. menjelaskan pentingnya pengemasan dan pelabelan yang tepat untuk produk pangan dan produk segar asal tumbuhan guna memastikan kualitas dan keamanan produk. Peserta yang terdiri dari pelaku UMKM diberikan panduan praktis tentang standar pengemasan dan pelabelan, serta informasi mengenai proses sertifikasi dan registrasi yang diperlukan untuk memasarkan produk mereka secara legal dan kompetitif.
Dalam kegiatan ini, para dosen menyampaikan materi tentang identifikasi potensi wilayah untuk implementasi online marketing bagi pelaku usaha keripik tempe. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengidentifikasi potensi masyarakat, khususnya pemuda karang taruna dan pelaku usaha keripik tempe, untuk memasarkan produk mereka secara online. Diharapkan, pemuda karang taruna dan pelaku usaha keripik tempe di Desa Dorenan dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam melakukan pemasaran secara digital.
Tim Copowerment diketuai oleh Muhammad Haris Yulianto (Teknik Pertanian 2020) dengan anggota Hanif Nur Wahid (Teknik Pertanian 2021), Eva Yuniar Reza Permana Putri (Biologi 2021), Salsabila Khoirunnisa (Politik dan Pemerintahan 2021), dan Mahira Ghina Mumtaza (Geofisika 2022). Tim ini didampingi oleh Siti Mariyam, S.T.P., M.Sc., dosen Teknik Pertanian sekaligus menjadi dosen pendamping.