• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
    • KAGAMA TP
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh
  • SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh
Arsip:

SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh

FTP UGM Gelar Workshop Tim Kesehatan Mental untuk Perkuat Sistem Kampus Sejahtera

Rilis BeritaSDG 10: Berkurangnya KesenjanganSDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang TangguhSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera Rabu, 24 Desember 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Tim Kesehatan Mental FTP UGM pada Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di FTP UGM. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman, koordinasi, serta tindak lanjut layanan kesehatan mental bagi sivitas akademika di lingkungan FTP UGM.

Workshop diikuti oleh perwakilan dosen, tenaga kependidikan, pengelola akademik dan kemahasiswaan, serta tim lintas departemen. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Koordinator Tim Kesehatan (KTK) AKM, yang memaparkan perjalanan dan pengembangan layanan kesehatan mental di FTP UGM sejak tahun 2019 hingga rencana penguatan sistem pada tahun 2025.

Dalam paparannya disampaikan bahwa layanan kesehatan mental di FTP UGM telah berkembang mulai dari pendampingan mahasiswa terdampak pandemi, pelatihan Psychological First Aid (PFA), pembentukan PIC Kesehatan Mental, hingga peluncuran sistem informasi skrining lanjutan. FTP UGM saat ini mengadopsi model dosen konselor, dengan harapan mampu menjangkau mahasiswa secara lebih dekat dan berkelanjutan.

KTK AKM juga menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, antara lain koordinasi tindak lanjut nonklinis, keterbatasan waktu mahasiswa, serta perlunya alur rujukan yang jelas bagi kasus berisiko tinggi. Oleh karena itu, diusulkan penguatan layanan promotif dan preventif dengan melibatkan dosen konselor, peer counselor, Dosen Pembimbing Akademik (DPA), dan dosen pembimbing skripsi, serta penyusunan manajemen kasus mahasiswa yang terintegrasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ibu Diana Setiyawati dari Center for Public Mental Health (CPMH) UGM, yang menekankan bahwa tujuan utama kesehatan mental di fakultas bukan hanya menangani individu yang melapor, tetapi menyehatkan seluruh sivitas akademika. Ia menjelaskan konsep kesehatan jiwa sebagai kondisi sejahtera yang memungkinkan individu mengenali potensi diri, mampu menghadapi tekanan hidup, produktif, dan berkontribusi bagi lingkungan.

Dalam paparannya, Ibu Diana menjelaskan bahwa stres bukanlah gangguan jiwa, melainkan respons alami yang dapat menjadi masalah ketika bertemu dengan kerentanan individu. Oleh karena itu, kampus perlu membangun lingkungan yang suportif dan berwelas asih (compassionate), serta memiliki sistem mitigasi yang jelas melalui pendekatan look, listen, and link dalam PFA.

Workshop juga membahas pentingnya alur rujukan yang sistematis, peran DPA dan psikolog dalam penyusunan safety plan, serta perlunya program promotif dan preventif seperti kelas regulasi emosi, konseling kelompok, dan penguatan keterampilan koping. Selain itu, dibahas pula gagasan pembentukan peer counselor berbasis sukarela, serta penguatan peran keluarga melalui program outreach dan parenting.

Sesi diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan dan pengalaman dari dosen terkait pendampingan mahasiswa, tantangan generasi saat ini, serta peran institusi dalam membangun ketangguhan mental mahasiswa. Diskusi menegaskan bahwa layanan kesehatan mental tidak hanya berfokus pada kurasi dan rehabilitasi, tetapi juga pada promosi dan pencegahan agar seluruh mahasiswa memperoleh hak atas kesehatan mental yang optimal.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar hasil workshop dapat ditindaklanjuti melalui program konkret pada tahun mendatang, dengan dukungan penuh dari departemen, fakultas, dan psikolog, guna mewujudkan FTP UGM sebagai kampus yang sehat, aman, dan menyejahterakan.

Dr. Andika Sidar Bahas Pemanfaatan Limbah Lignoselulosa sebagai Bioenergi dalam EVIDENT Founding Dialogue 2025

Uncategorized Rabu, 19 November 2025

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) berkontribusi dalam forum nasional lintas disiplin melalui keterlibatan Dr. Andika Sidar, S.T.P., M. Biotech sebagai narasumber pada kegiatan EVIDENT Founding Dialogue 2025: “Integrity in Practice: From Environmental Data to Public Policy” yang diselenggarakan oleh thinktank Evident Institute pada 18 November 2025 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini mempertemukan peneliti, pembuat kebijakan, dan praktisi teknologi untuk membahas integritas dalam penerapan ilmu pengetahuan, khususnya pada isu lingkungan dan energi berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, Dr. Andika Sidar menyampaikan materi berjudul “Transforming Lignocellulosic Waste into Bioenergy”. Paparan ini mengulas pemanfaatan limbah lignoselulosa dari sektor agroindustri sebagai sumber bioenergi berkelanjutan melalui pendekatan bioteknologi. Materi tersebut menyoroti potensi pengolahan limbah menjadi energi bersih sebagai bagian dari sistem produksi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

EVIDENT Founding Dialogue 2025 dirancang sebagai forum reflektif untuk memperkuat integritas dalam tata kelola data dan pengambilan kebijakan publik. Dialog ini bertujuan menghasilkan sebuah sintesis ringkas berjudul “Integritas dalam Praktik dan Refleksi dari Dialog” yang memuat wawasan utama serta arah tindak lanjut kolaborasi ke depan. Dokumen tersebut menjadi landasan keberlanjutan EVIDENT Dialogue Series yang berfokus pada bukti ilmiah, teknologi, dan integritas dalam kehidupan publik.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Executive Director Evident Institute, Rinatania Anggreni Fajriani, S.E., M.Sc., Ph.D., yang memaparkan visi dan tujuan thinktank Evident Institute. Acara kemudian dilanjutkan dengan paparan dari Direktur Beasiswa LPDP, Ir. Dwi Larso, M.SIE., Ph.D., serta para narasumber dari berbagai latar belakang keilmuan. Diskusi mencakup isu integritas kebijakan dan kepercayaan publik, keamanan pangan dan implementasi kebijakan program Makan Bergizi Gratis, hingga tantangan lingkungan, krisis iklim, dan pengembangan energi terbarukan dari sektor agroindustri dan kelautan.

Keterlibatan Dr. Andika Sidar dalam dialog ini menegaskan peran aktif FTP UGM dalam pengembangan dan diseminasi ilmu pengetahuan berbasis integritas, khususnya pada pemanfaatan limbah agroindustri sebagai sumber energi terbarukan. Forum ini juga memperlihatkan keterkaitan antara praktik ilmiah di laboratorium, pengelolaan lingkungan, kebijakan publik, validitas data, serta penerapan sistem operasional yang berdampak langsung pada layanan masyarakat.

Kegiatan EVIDENT Founding Dialogue 2025 selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDGs 3 Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 7 Affordable and Clean Energy (Energi Bersih dan Terjangkau), SDGs 12 Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), SDGs 13 Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim), serta SDGs 16 Peace, Justice and Strong Institutions (Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan integritas, inovasi teknologi, dan kebijakan berbasis bukti ilmiah.

Fellowship PMK FTP 2025 Perkuat Iman dan Kebersamaan Mahasiswa Kristen FTP UGM

SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang TangguhSDG 4: Pendidikan Berkualitas Sabtu, 4 Oktober 2025

Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Fellowship PMK FTP 2025: Bangun Iman dan Kebersamaan Mahasiswa Kristen FTP UGM pada Jumat, 3 Oktober 2025, bertempat di Graha Pembinaan Iman Kristen (GPIK), Sendowo, Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Kristen FTP UGM lintas angkatan, mulai dari angkatan 2022 hingga 2025, sebagai wadah persekutuan, penguatan iman, serta sarana membangun kebersamaan di lingkungan FTP UGM.

PMK FTP UGM hadir sebagai ruang bagi mahasiswa Kristen untuk berkomunikasi, bersosialisasi, dan saling mendukung di tengah dinamika kehidupan akademik. Melalui kegiatan fellowship ini, PMK FTP berupaya menumbuhkan rasa kekeluargaan yang kuat antaranggota sekaligus memperkuat iman sebagai bekal menjalani kehidupan perkuliahan.

Kegiatan fellowship diawali dengan sesi teduh dan pujian rohani yang menciptakan suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian firman Tuhan oleh Graciella Putri, mahasiswa FK-KMK UGM, yang mengangkat tema “Rooted in Christ, Growing Together Toward His Purpose.” Melalui tema tersebut, peserta diajak untuk meneguhkan iman serta bertumbuh bersama dalam kasih dan tujuan Tuhan, baik dalam kehidupan pribadi maupun komunitas.

Suasana keakraban semakin terasa melalui berbagai kegiatan interaktif seperti permainan tebak tokoh Alkitab dan tebak emotikon, serta penampilan lagu rohani dari masing-masing kelompok. Sesi bonding lintas angkatan menjadi momen penting dalam mempererat relasi antar mahasiswa Kristen FTP UGM, khususnya bagi mahasiswa baru yang baru bergabung dalam keluarga besar FTP.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi awarding dan dokumentasi bersama. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif mahasiswa. Melalui Fellowship PMK FTP 2025, PMK FTP UGM berhasil menciptakan ruang yang positif dan suportif bagi mahasiswa untuk bertumbuh dalam iman serta membangun relasi yang harmonis di lingkungan fakultas.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FTP UGM dalam mendukung pengembangan karakter dan kesejahteraan mahasiswa, serta berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan karakter dan pembelajaran nonformal, serta SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) dengan membangun komunitas mahasiswa yang inklusif, damai, dan berlandaskan nilai kebersamaan.

Southeast Asia Friendship Initiative Perkuat Kolaborasi Mahasiswa NUS dan UGM

Rilis BeritaSDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang TangguhSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Rabu, 21 Mei 2025

Program Southeast Asia Friendship Initiative kegiatan yang diinisiasi oleh National University of Singapore (NUS), berlangsung pada Selasa, 20 Mei 2025 di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM)  ini menjadi kolaboratif antara NUS dan UGM. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara NUS dengan dua fakultas di UGM, yaitu FTP  dan Fakultas Geografi, yang bertujuan memperkuat pertukaran pengetahuan, budaya, dan pengalaman antar mahasiswa di kawasan Asia Tenggara. Sebanyak 37 mahasiswa dari NUS dan 21 mahasiswa dari UGM terlibat dalam program ini.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM Prof. Ir. Wiratni, ST., MT., Ph.D., IPM.  yang mewakili dukungan institusional terhadap kolaborasi internasional antar perguruan tinggi.

Pada kegiatan ini, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., menyoroti pentingnya pendekatan lintas disiplin dalam memperkuat konektivitas mahasiswa. Disambung oleh Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan Fakultas Geografi, Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., juga menyampaikan harapan agar kerja sama ini tidak hanya terbatas pada pertukaran pelajar tetapi juga menyentuh dimensi pemberdayaan masyarakat.

Hall Master King Edward VII Hall NUS, Associate Prof. Kuldip Singh, Ph.D., menekankan pentingnya pengalaman langsung mahasiswa di era pendidikan abad ke-21. Ia menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari filosofi baru NUS, yakni experiential learning melalui inisiatif NUS One.

Selama program berlangsung, para peserta mengikuti berbagai sesi diskusi dan interaksi lintas budaya yang dirancang untuk membuka wawasan global serta memperkuat jejaring antar mahasiswa dari dua negara. Kehadiran mahasiswa NUS di lingkungan UGM memberikan kesempatan untuk belajar langsung tentang dinamika sosial, lingkungan, dan pembangunan di Indonesia, sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa UGM untuk berbagi perspektif lokal secara aktif.

Pelaksanaan program ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan akses pembelajaran lintas negara dan pengalaman interdisipliner yang setara; SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) dengan membangun saling pengertian lintas budaya; serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan strategis antar institusi pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara.

Kolaborasi Mahasiswa NUS dan UGM Bahas Ketahanan Pangan dan Rantai Pasok Buah Salak

Rilis BeritaSDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang TangguhSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Selasa, 20 Mei 2025

Pada Selasa, 20 Mei 2025, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi tuan rumah kegiatan Southeast Asia Friendship Initiative (SFI) yang mengangkat tema utama Sustainable Agricultural Development & Supply Chain. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara King Edward VII Hall – National University of Singapore (NUS), FTP UGM, dan Fakultas Geografi UGM. Program ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi mahasiswa lintas negara serta memperkuat pemahaman terhadap isu-isu ketahanan pangan dan rantai pasok pertanian yang berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Kegiatan SFI diawali dengan dua sesi kuliah singkat yang disampaikan oleh dosen dari UGM. Sesi pertama bertajuk “Importance of SDGs in Agriculture Supply Chain” disampaikan oleh Prof. Dr. Kuncoro Harto Widodo, S.T.P., M.Eng., Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian UGM, yang membahas pentingnya integrasi prinsip-prinsip SDGs dalam sistem rantai pasok pertanian. Selanjutnya, sesi kedua bertema “Agricultural Supply Chain in Rural-Urban Context” disampaikan oleh Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan Fakultas Geografi UGM yang juga menjadi dosen pada Departemen Geografi Pembangunan Fakultas Geografi UGM, yang menjelaskan dinamika rantai pasok pertanian dalam konteks hubungan desa dan kota.

Setelah sesi kuliah, para mahasiswa dari NUS dan UGM dibagi ke dalam lima kelompok lintas institusi yang terdiri dari mahasiswa King Edward VII Hall NUS, FTP UGM, dan Fakultas Geografi UGM. Masing-masing kelompok menerima studi kasus yang berfokus pada strategi pengembangan rantai pasok buah salak untuk pasar internasional, khususnya ke Singapura. Topik diskusi masing-masing kelompok mencerminkan pendekatan strategis dan inovatif dalam pengolahan, distribusi, serta pemasaran salak sebagai komoditas unggulan dari Sleman, Yogyakarta. Kelima kelompok tersebut mempresentasikan ide dan solusi melalui berbagai tema seperti Bringing Salak to Singapore; Salak Go To Singapore, the strategy to introduce, distribute, and market; The Salak Project, from Indonesian farms to Singaporean tables; Building a Sustainable Salak Supply Chain: Reducing On-Farm Loss and Preparing Sleman’s Snake Fruit for Singapore’s Market; dan Can Snake Fruit Go Global?

Kegiatan Southeast Asia Friendship Initiative ini tidak hanya memperkuat kerja sama antara institusi pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran lintas budaya dan pengembangan kemampuan analisis mahasiswa terhadap permasalahan nyata yang berkaitan dengan pertanian dan keberlanjutan. Interaksi yang terbangun selama kegiatan mendorong pertukaran ide, pengalaman, serta pemahaman antar mahasiswa dari latar belakang akademik dan kebangsaan yang berbeda.

Pelaksanaan kegiatan ini secara langsung berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger),  SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan akses pembelajaran lintas negara dan pengalaman interdisipliner yang setara; SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) dengan membangun saling pengertian lintas budaya; serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan strategis antar institusi pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara.

12

Berita Terakhir

  • FTP UGM Dorong Kesadaran Cegah Food Waste Melalui Edukasi di Lingkungan Fakultas
  • FTP UGM Gelar Workshop Tim Kesehatan Mental untuk Perkuat Sistem Kampus Sejahtera
  • Kick-Off PUI-PT Gastronomi Indonesia, FTP UGM Dorong Gastronomi sebagai Soft Power dan Penggerak Ekonomi Kreatif
  • Dosen FTP UGM Jadi Narasumber Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Makanan
  • Dr. Andika Sidar Bahas Pemanfaatan Limbah Lignoselulosa sebagai Bioenergi dalam EVIDENT Founding Dialogue 2025

Berita UGM

  • Setahun Program MBG, Pakar Gizi UGM Desak Stop Penggunaan Ultra Processed Food 8 Januari 2026
  • Mahasiswa KKN UGM Tanam Anggrek Vanda Tricolor di Lereng Merapi 7 Januari 2026
  • 14 Juta Pekerja Terima Upah Dibawah UMP, Dosen UGM Sebut Dampak Minimnya Lapangan Kerja 7 Januari 2026
  • Sinkhole Muncul di Sumbar, Pakar Geologi UGM Sebut Dampak dari Siklon Senyar 7 Januari 2026
  • Pustral UGM: 90,9 Persen Publik Puas Pelayanan Transportasi Nataru 7 Januari 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju