Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Layanan dan Karier Dosen serta Petunjuk Teknis Pengembangan Profesi Dosen pada Selasa, 3 Februari 2026, di lingkungan FTP UGM. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam memberikan pemahaman komprehensif terkait layanan pengembangan profesi sekaligus penguatan perencanaan karier dosen secara berkelanjutan.
Sosialisasi menghadirkan dua narasumber, yakni Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc. dan Prof. Dr. Ir. Lilik Sutiarso, M.Eng. Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc. menyampaikan materi mengenai petunjuk teknis layanan pengembangan profesi dan karier dosen. Materi ini mencakup mekanisme, prosedur, serta aspek strategis yang perlu diperhatikan dosen dalam merencanakan dan mengembangkan jenjang karier akademiknya.
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Lilik Sutiarso, M.Eng. memaparkan materi bertajuk Lessons Learned dan Catatan terkait Permen 52 Tahun 2025. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami berbagai poin penting dalam implementasi regulasi terbaru, termasuk tantangan serta strategi adaptasi yang dapat dilakukan di tingkat fakultas maupun individu dosen.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi yang konstruktif antara narasumber dan peserta. Para dosen memanfaatkan forum ini untuk memperdalam pemahaman terkait kebijakan terbaru sekaligus menyamakan persepsi dalam pelaksanaan pengembangan profesi di lingkungan FTP UGM.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para dosen semakin siap dalam merencanakan pengembangan karier secara terarah, meningkatkan kualitas kinerja tridarma perguruan tinggi, serta berkontribusi pada kemajuan institusi secara berkelanjutan di FTP UGM.
KTK AKM juga menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, antara lain koordinasi tindak lanjut nonklinis, keterbatasan waktu mahasiswa, serta perlunya alur rujukan yang jelas bagi kasus berisiko tinggi. Oleh karena itu, diusulkan penguatan layanan promotif dan preventif dengan melibatkan dosen konselor, peer counselor, Dosen Pembimbing Akademik (DPA), dan dosen pembimbing skripsi, serta penyusunan manajemen kasus mahasiswa yang terintegrasi.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM Prof. Ir. Wiratni, ST., MT., Ph.D., IPM. yang mewakili dukungan institusional terhadap kolaborasi internasional antar perguruan tinggi.
Pada Selasa, 20 Mei 2025, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi tuan rumah kegiatan
Setelah sesi kuliah, para mahasiswa dari NUS dan UGM dibagi ke dalam lima kelompok lintas institusi yang terdiri dari mahasiswa King Edward VII Hall NUS, FTP UGM, dan Fakultas Geografi UGM. Masing-masing kelompok menerima studi kasus yang berfokus pada strategi pengembangan rantai pasok buah salak untuk pasar internasional, khususnya ke Singapura. Topik diskusi masing-masing kelompok mencerminkan pendekatan strategis dan inovatif dalam pengolahan, distribusi, serta pemasaran salak sebagai komoditas unggulan dari Sleman, Yogyakarta. Kelima kelompok tersebut mempresentasikan ide dan solusi melalui berbagai tema seperti
Pelaksanaan kegiatan ini secara langsung berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan akses pembelajaran lintas negara dan pengalaman interdisipliner yang setara; SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) dengan membangun saling pengertian lintas budaya; serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan strategis antar institusi pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara.