• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDGs
  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
  • hal. 16
Arsip:

SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera

FTP UGM Berkontribusi dalam Pembahasan Hasil Kajian Sentra Omah Jadah Kaliurang

Rilis BeritaSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Selasa, 22 April 2025

Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Qurrotul A’yun, S.T.P., M.Sc., berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Pembahasan Hasil Kajian Layanan Proses Bisnis Sentra: Kelembagaan dan Dokumen Rencana Bisnis Omah Jadah Kaliurang yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 21 April 2025, bertempat di Hotel New Saphir Yogyakarta. Dr. Qurrotul A’yun, S.T.P., M.Sc., membawakan materi bertajuk Teknologi Proses Pengolahan Pangan dengan tujuan memberikan pembekalan kepada pelaku rumah tangga industri pangan mengenai penerapan cara produksi pangan yang higienis dan aman guna memperoleh sertifikasi Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).

Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku usaha kecil dan menengah yang tergabung dalam sentra produksi pangan Omah Jadah Kaliurang. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya penerapan teknologi pengolahan pangan yang tepat untuk meningkatkan mutu, keamanan, dan daya saing produk di pasar. Selain itu, pembekalan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan sentra pangan lokal agar mampu berkembang secara berkelanjutan dan berorientasi pada standar keamanan pangan nasional.

Kontribusi FTP UGM melalui kegiatan ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) dengan mendorong produksi pangan yang aman dan menyehatkan, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan industri pangan lokal berbasis inovasi teknologi, serta SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan meningkatkan daya saing usaha kecil di sektor industri pangan.

Dosen FTP UGM Berikan Materi pada Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak Selasa, 22 April 2025

Intan Dewi Larasati, S.T.P., M.Sc., dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Kegiatan berlangsung pada Senin, 21 April 2025, bertempat di Hotel New Saphir Yogyakarta.

Acara ini ditujukan bagi para pelaku usaha dan industri rumah tangga (IRT) yang bergerak dalam produksi pangan olahan, dengan tujuan mendukung proses sertifikasi produk pangan industri rumah tangga. Sertifikasi ini sangat penting untuk menjamin bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan dan mutu pangan, sehingga aman dikonsumsi masyarakat dan berdaya saing tinggi di pasar.

Dalam kegiatan ini, Intan Dewi Larasati, S.T.P., M.Sc., menyampaikan materi tentang Keamanan dan Mutu Pangan Olahan. Materi ini mencakup prinsip dasar keamanan pangan, pentingnya kebersihan dan sanitasi, serta praktik pengolahan pangan yang baik dan benar untuk menjamin mutu produk akhir.

Secara strategis, kegiatan Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kegiatan ini selaras dengan SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan menjamin bahwa produk pangan olahan rumah tangga aman dikonsumsi dan tidak membahayakan kesehatan masyarakat; SDG 6: Clean Water and Sanitation (Air Bersih dan Sanitasi Layak) melalui peningkatan kesadaran sanitasi dalam proses produksi pangan; serta SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penerapan standar produksi pangan yang memperhatikan keberlanjutan dan tanggung jawab produsen terhadap konsumen.

Bimbingan Teknis Perkuat Pemahaman Pelaku Usaha Pangan Terkait Keamanan Bahan Tambahan Pangan

Rilis BeritaSDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera Selasa, 22 April 2025

Sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas keamanan pangan produk rumah tangga, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan bagi Pelaku Pangan Industri Usaha Rumah Tangga Kota Yogyakarta pada Senin, 21 April 2025, bertempat di Hotel New Saphir Yogyakarta. Dalam kegiatan ini, Dinas Kesehatan menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr., yang membawakan materi tentang Penggunaan Bahan Tambahan Pangan dan Simulasinya.

Bimbingan teknis ini diikuti oleh pelaku usaha pangan skala rumah tangga yang beroperasi di wilayah Kota Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan pengetahuan dasar yang tepat mengenai penggunaan bahan tambahan pangan, termasuk fungsinya dalam meningkatkan daya simpan dan daya tarik produk, serta batasan-batasan penggunaannya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr. menjelaskan berbagai jenis bahan tambahan pangan yang umum digunakan di industri rumah tangga serta memberikan simulasi sederhana agar peserta dapat memahami penerapan praktis dalam proses produksi sehari-hari.

Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran pelaku usaha untuk memproduksi pangan secara lebih aman dan bertanggung jawab. Selain itu, pemahaman mengenai bahan tambahan pangan menjadi aspek penting dalam mendukung upaya sertifikasi produk pangan industri rumah tangga (PIRT), sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal yang dihasilkan.

Bimbingan teknis ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan standar keamanan pangan, serta SDG 12 Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan mendorong praktik produksi pangan yang aman dan berkelanjutan di sektor usaha kecil.

Sosialisasi B2SA Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal di Bantul dan Sleman

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Kamis, 17 April 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di dua lokasi, yaitu Balai Dusun Kedungbuweng RT 03, Wukirsari, Imogiri, Bantul, serta Kalibulus, Bimomartani, Ngemplak, Sleman pada Rabu, 16 April 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknologi Pertanian  (FTP), Universitas Gadjah Mada (UGM), Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D., yang menyampaikan materi bertema “Pentingnya Diversifikasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal” kepada masyarakat setempat.

Dalam paparannya, Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D. menjelaskan bahwa diversifikasi pangan merupakan strategi penting untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Pemanfaatan bahan pangan lokal yang beragam dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi harian secara seimbang, mengurangi ketergantungan pada satu jenis sumber pangan pokok, serta mendukung keberlanjutan sistem pangan daerah. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami cara menyusun menu B2SA dengan memanfaatkan potensi sumber daya pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar, mulai dari umbi-umbian, kacang-kacangan, sayur, buah, hingga sumber protein hewani dan nabati.

Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi sarana edukasi praktis bagi warga, di mana masyarakat diajak mengenali nilai gizi dari berbagai bahan pangan lokal serta mempraktikkan penyusunan menu harian yang sesuai prinsip B2SA. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan rumah tangga dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi hidangan sehat, bergizi, dan aman untuk dikonsumsi sehari-hari.

Selain meningkatkan kapasitas masyarakat, kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), di antaranya SDG 1 (No Poverty / Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan pemanfaatan potensi pangan lokal yang bernilai ekonomis, SDG 2 (Zero Hunger / Tanpa Kelaparan) dengan mendorong ketersediaan dan akses terhadap pangan beragam, serta SDG 3 (Good Health and Well-being / Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui perbaikan pola makan dan gizi masyarakat. Lebih lanjut, kegiatan ini turut mendukung SDG 4 (Quality Education / Pendidikan Berkualitas) dengan memberikan edukasi gizi yang aplikatif, dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth / Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peluang usaha berbasis bahan pangan lokal.

FTP UGM Dukung Sosialisasi Konsumsi Pangan B2SA di Bantul

Rilis BeritaSDG 1: Tanpa KemiskinanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Rabu, 16 April 2025

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di dua lokasi, yakni Gedongsari, Wijirejo, Pandak, Bantul, dan rumah Ibu Sumidah (mantan dukuh) RT 07, Jomegatan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, pada Jumat 15 April 2025. Kegiatan ini diikuti masyarakat setempat dan menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D., yang menyampaikan materi bertema “Pentingnya Diversifikasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal.”

Dalam paparannya, kegiatan ini berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sesuai prinsip B2SA. Pendekatan ini dinilai penting untuk membangun pola makan sehat yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memanfaatkan potensi bahan pangan lokal yang tersedia di wilayah sekitar. Hal ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mengurangi ketergantungan pada bahan pangan impor serta memperkuat kedaulatan pangan daerah.

Materi yang dibawakan oleh Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D., menekankan bahwa diversifikasi konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal dapat memberikan manfaat ganda, baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian masyarakat. Melalui pengenalan ragam bahan pangan lokal dan teknik penyusunan menu yang sesuai kaidah gizi seimbang, peserta diajak untuk memahami bahwa keberagaman pangan dapat menunjang ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dari hasil pertanian setempat.

Kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi yang aplikatif, di mana peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan teoritis, tetapi juga contoh menu harian yang memanfaatkan bahan pangan lokal secara optimal. Dengan demikian, diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan mandiri secara pangan.

Program ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), khususnya SDG 1 (No Poverty atau Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan kemandirian pangan yang dapat menekan beban pengeluaran keluarga; SDG 2 (Zero Hunger atau Tanpa Kelaparan) dengan upaya memastikan ketersediaan dan akses pangan bergizi bagi seluruh masyarakat; serta SDG 3 (Good Health and Well-being atau Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pola makan yang memenuhi standar gizi. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 4 (Quality Education atau Pendidikan Berkualitas) melalui transfer pengetahuan kepada masyarakat, dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth atau Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong pemanfaatan hasil pertanian lokal sebagai peluang usaha bernilai tambah.

1…1415161718…28

Berita Terakhir

  • 34 Lulusan Siap Melangkah ke Dunia Profesional, FTP UGM Gelar Pelepasan Wisudawan Program Sarjana Periode II TA 2025/2026
  • FTP UGM Sambut Peserta SUIJI–SLP 2026, Perkuat Kolaborasi Indonesia–Jepang
  • Pelurusan Istilah UPF Jadi Fokus FGD FTP UGM dan BGN, Akademisi Tekankan Pangan Aman, Bergizi, Halal, dan Sehat
  • Bangun Mindset Positif di Awal Semester, FTP UGM Gelar Pembekalan “Yuk Kuliah: Semester Baru, Semangat Baru”
  • Mengenal Lebih Dekat Dunia Perkuliahan, Siswa SMAN 2 Sidoarjo dan SMAN 1 Banyuwangi Kunjungi FTP UGM

Berita UGM

  • Anak Gajah Sumatera Mati Kena Jerat, Dosen UGM Sebut Penggunaan Jerat Mengancam Kehidupan Satwa Liar 6 Maret 2026
  • UGM Siap Terima Calon Mahasiswa Asal Gaza Palestina 6 Maret 2026
  • Roti MBG Ditemukan Berjamur, Guru Besar UGM Sampaikan Resiko Kesehatan jika Dikonsumsi 6 Maret 2026
  • Bergabung di BoP, Guru Besar UGM Sebut Indonesia Sulit Jadi Mediator Konflik Perang Iran 6 Maret 2026
  • Pemerintah Diminta Antisipasi Dampak Ekonomi dan Ketahanan Energi dari Perang Iran 6 Maret 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju