• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • (Page 5)
Arsip:

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Belajar Rantai Pasok Pangan di Indonesia, Mahasiswa NUS Kunjungi FTP UGM

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Jumat, 22 Mei 2026

Sebanyak 44 mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada dan National University of Singapore (NUS) mengikuti kegiatan Southeast Asia Friendship Initiative yang berlangsung pada 21–22 Mei 2026. Melalui program ini, mahasiswa diajak mempelajari rantai pasok pangan dan pengembangan industri lokal melalui diskusi potensi salak pondoh di hari pertama dan kunjungan ke industri jamur dan cokelat di Yogyakarta di hari kedua.

Kegiatan yang diinisiasi oleh King Edward VII Hall NUS tersebut menjadi wadah pertukaran wawasan dan pengalaman bagi mahasiswa UGM dan NUS dalam memahami sistem pangan berkelanjutan di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Selain mengikuti sesi diskusi dan pemaparan materi di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM, peserta juga mendapatkan pengalaman langsung melihat proses produksi dan pengolahan pangan di industri lokal.

Pada hari pertama, 21 Mei 2026, peserta mengikuti pemaparan materi mengenai Fresh Agricultural Supply Chain Management yang disampaikan oleh dosen FTP UGM, Prof. Dr. Kuncoro Harto Widodo, S.T.P., M.Eng. Materi tersebut membahas pengelolaan rantai pasok pangan segar agar kualitas produk tetap terjaga hingga sampai ke konsumen. Setelahnya, mahasiswa NUS & UGM dibagi dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan potensi salak pondoh untuk dapat dipasarkan di Singapura, tentunya dengan mengacu pada pengelolaan rantai pasok pangan segar dan basis pengetahuan lintas disiplin yang dimiliki masing-masing mahasiswa.

Selanjutnya pada hari kedua, 22 Mei 2026, peserta mengunjungi industri jamur untuk mempelajari proses budidaya, pengolahan, hingga distribusi produk pangan berbasis jamur. Sementara pada industri cokelat, mahasiswa dikenalkan pada proses pengolahan kakao menjadi produk siap konsumsi serta pengembangan bisnis berbasis potensi lokal.

Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa terkait tantangan ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.

“Tantangan terkait ketahanan pangan, perubahan iklim, hingga pertanian berkelanjutan membutuhkan kolaborasi lintas negara dan keterlibatan aktif perguruan tinggi sebagai pusat pengetahuan dan inovasi,” ujarnya saat pembukaan kegiatan di FTP UGM, Kamis (21/5).

Menurut Eni, pengalaman belajar langsung di lapangan penting untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai sistem pangan, mulai dari produksi hingga distribusi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya gagasan inovatif untuk mendukung sistem pangan yang berkelanjutan,” tuturnya.

Kepala Kantor Urusan Internasional UGM, Tyas Ikhsan Hikmawan, S.Si., M.S., Ph.D., menilai kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi mahasiswa lintas negara untuk memahami isu Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kedua tentang Zero Hunger.

“Solusi global membutuhkan persahabatan global,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan King Edward VII Hall NUS, Dr. Giuseppe Timperio, menyampaikan bahwa Southeast Asia Friendship Initiative pertama kali diselenggarakan pada tahun 2023 untuk memperkuat pemahaman generasi muda terhadap isu kesejahteraan dan keberlanjutan di Asia Tenggara.

“UGM merupakan mitra strategis bagi NUS. Saya sangat senang mengetahui bahwa UGM, seperti NUS, juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan pangan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UGM dan NUS diharapkan dapat memperluas wawasan global, memahami pengembangan industri pangan lokal, serta membangun jejaring kolaborasi antar mahasiswa Asia Tenggara.

Dosen FTP UGM Jadi Moderator Diskusi Tata Kelola dan Strategi Pemasaran UMKM di Bantul

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan BerkualitasSDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Jumat, 22 Mei 2026

Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Dr. Muhammad Prasetya Kurniawan, S.T.P., M.Sc., menjadi moderator dalam kegiatan Tata Kelola dan Strategi Pemasaran UMKM (UMKM Class Series #38) yang diselenggarakan oleh DPKM UGM bersama Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kabupaten Bantul. Kegiatan ini dilaksanakan pada 21 Mei 2026 di Mandala Saba Madya, Gedung Induk Lantai 3, Komplek Parasamya 1, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini membahas strategi penguatan daya saing UMKM melalui inovasi proses dan produk dengan memanfaatkan teknologi pengeringan dan pengemasan modern guna meningkatkan kualitas serta nilai tambah produk. Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya pembangunan sistem pengelolaan keuangan yang terintegrasi melalui pencatatan keuangan yang baik, kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta digitalisasi usaha sebagai fondasi pengembangan bisnis yang berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai upaya menciptakan ketahanan operasional usaha melalui diversifikasi pemasok, pemanfaatan bahan baku lokal sebagai substitusi, serta penerapan efisiensi energi. Berbagai materi yang disampaikan juga diselaraskan dengan program pendampingan UMKM oleh Pemerintah Kabupaten Bantul, termasuk fasilitasi akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), sertifikasi PIRT/BPOM/halal, dan pelatihan digital marketing untuk memperluas akses pasar.

Kegiatan ini bertujuan mendorong inovasi proses dan produk UMKM, membangun sistem pengelolaan usaha yang lebih terintegrasi, serta memperkuat ketahanan operasional pelaku usaha melalui pemanfaatan teknologi dan pengembangan strategi pemasaran yang adaptif.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di Kabupaten Bantul sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 2 tentang tanpa kelaparan, tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas, tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta tujuan 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

FTP UGM Dukung UMKM Susun Label Informasi Nilai Gizi melalui Bimtek di Bantul

SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawabSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 3: Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 4: Pendidikan Berkualitas Kamis, 21 Mei 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D., berkontribusi sebagai narasumber dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitasi Informasi Nilai Gizi yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 21 Mei 2026 di Kali Opak, Piyungan, Bantul. Kegiatan ini bertujuan mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menyusun Label Informasi Nilai Gizi (ING) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas produk pangan dan memberikan informasi yang akurat kepada konsumen.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pendampingan mengenai pentingnya penyajian informasi nilai gizi pada produk pangan, mulai dari pemahaman terhadap komponen gizi hingga penyusunan label yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Keberadaan Label Informasi Nilai Gizi diharapkan dapat membantu konsumen dalam membuat pilihan pangan yang lebih tepat sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar.

Keterlibatan dosen FTP UGM dalam kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan kapasitas UMKM, khususnya di bidang keamanan pangan dan informasi gizi. Pendampingan tersebut tidak hanya membantu pelaku usaha memenuhi aspek regulasi, tetapi juga mendorong terciptanya produk pangan yang lebih berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan konsumen.

Melalui kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM DIY, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya informasi nilai gizi sebagai bagian dari praktik produksi pangan yang bertanggung jawab. Selain memperkuat kepercayaan konsumen, penerapan label informasi nilai gizi juga menjadi langkah dalam mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya konsumsi pangan sehat dan bergizi.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan akses masyarakat terhadap informasi gizi yang benar, SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui pendampingan dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM, SDG 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penguatan transparansi informasi produk pangan, serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara FTP UGM dan Dinas Koperasi dan UKM DIY dalam mendukung pengembangan UMKM pangan.

Mahasiswa Universitas Sriwijaya Kunjungi FTP UGM, Kenal Lebih Dekat Departemen TPHP

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Selasa, 19 Mei 2026

Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan fieldtrip dari Departemen Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya pada Selasa (19/5) di Ruang Sidang 384 FTP UGM. Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran sekaligus pengenalan tentang Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) bagi mahasiswa Universitas Sriwijaya.

Kunjungan yang diikuti oleh 72 mahasiswa dan 5 dosen pendamping tersebut diterima langsung oleh Stugestus Kurniawan Jati, S.T.P., M.Sc., dosen Teknologi Hasil Pertanian FTP UGM. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta fieldtrip.

“Selamat datang untuk teman-teman semua Fakultas, Universitas Sriwijaya, selamat datang juga di kampus kami FTP UGM,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Budi Santoso, S.TP., M.Si. perwakilan dosen pendamping dari Universitas Sriwijaya menyampaikan harapan agar kegiatan kunjungan dapat membuka wawasan mahasiswa melalui pengalaman langsung di lingkungan perguruan tinggi lain.

“Semakin banyak yang dikunjungi, diharapkan banyak merubah pola pikir. Saya harapkan mahasiswa bisa memperhatikan suasana di UGM dan menambah wawasan untuk kita, karena ini penting sekali untuk kita,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh FTP UGM.

“Kami ucapkan terima kasih atas diterimanya dan jamuannya, semoga memberi keberkahan untuk kita semua,” tambahnya.

Selain mendapatkan pemaparan mengenai Departemen TPHP FTP UGM, peserta juga diajak mengunjungi laboratorium di lingkungan FTP UGM. Kegiatan ini menjadi salah satu sesi yang paling menarik perhatian mahasiswa karena mereka dapat melihat secara langsung berbagai fasilitas laboratorium modern serta alat-alat penunjang praktikum dan penelitian yang digunakan di FTP UGM.

Dalam sesi kunjungan laboratorium tersebut, Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr. turut memberikan penjelasan mengenai fungsi, cara kerja, hingga pemanfaatan berbagai instrumen laboratorium untuk riset dan pengembangan teknologi pertanian. Antusiasme peserta terlihat tinggi saat berdiskusi dan mengamati berbagai alat yang selama ini belum mereka temui secara langsung.

Salah satu mahasiswa Universitas Sriwijaya, Muhammad Ilyas, mengaku kunjungan laboratorium memberikan pengalaman baru dan menambah wawasan mengenai fasilitas penunjang pembelajaran di bidang teknologi pertanian.

“Mengenai kunjungan ini, ini sangat menambah pengetahuan kami dari alat-alat yang belum pernah kami lihat dan belum pernah kami ketahui. Di sini kami tahu dan juga diberi tahu terkait informasi penggunaan dan juga kegunaan dari alat-alat yang ada di sini. Ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, FTP UGM berharap kunjungan akademik seperti fieldtrip dapat terus menjadi sarana berbagi ilmu, memperluas jejaring antarmahasiswa dan perguruan tinggi, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan di bidang teknologi pertanian.

Dosen FTP UGM Jadi Moderator UMKM Class Series #37 di Kulon Progo

Rilis BeritaSDG 17: Kemitraan untuk Mencapai TujuanSDG 2: Tanpa KelaparanSDG 4: Pendidikan Berkualitas Selasa, 19 Mei 2026

Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Dr. Muhammad Prasetya Kurniawan, S.T.P., M.Sc., menjadi moderator dalam kegiatan Tata Kelola dan Strategi Pemasaran UMKM (UMKM Class Series #37) yang diselenggarakan oleh DPKM UGM bersama DISDAGIN Kulon Progo. Kegiatan ini dilaksanakan pada 19 Mei 2026 di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kulon Progo, Sogan, Wates, Kulon Progo.

Kegiatan ini berfokus pada penguatan kapasitas pelaku usaha dalam membangun sistem bisnis yang inovatif, efisien, dan berkelanjutan. Diskusi membahas pentingnya inovasi proses dan produk sebagai bentuk value engineering untuk meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk UMKM.

Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai penerapan sistem pengelolaan keuangan yang terintegrasi, termasuk pemisahan arus kas usaha dan rumah tangga serta penghitungan Harga Pokok Produksi (HPP) marjinal. Materi tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha dalam menyusun strategi bisnis yang lebih efektif dan terukur.

Dalam kegiatan ini, peserta turut dibekali strategi membangun ketahanan operasional usaha melalui diversifikasi pemasok, pemanfaatan bahan baku lokal sebagai substitusi, serta penerapan efisiensi energi. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan resiliensi UMKM terhadap perubahan kondisi pasar maupun tantangan rantai pasok.

Kegiatan ini bertujuan mendorong inovasi proses dan produk UMKM, membangun tata kelola usaha yang lebih terintegrasi, serta menciptakan ketahanan operasional yang adaptif dan berkelanjutan.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM di Kulon Progo sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 2 tentang tanpa kelaparan, tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas, tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta tujuan 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

1…34567…32

Berita Terakhir

  • ParagonCorp MT 2027
  • Tepat di Hari UMKM Nasional, 30 Pelaku Usaha Ramaikan Workshop Nasional UMKM
  • PIONIR Agrophoria 2026 Ditutup, Agrotech Muda Siap Menapaki Dunia Perguruan Tinggi
  • PIONIR Agrophoria 2026 Tanamkan Semangat Agroteknologi untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan
  • FTP UGM dan Pemkot Semarang Perkuat Kolaborasi Kembangkan Urban Gastronomy Berbasis Riset

Berita UGM

  • Atasi Masalah Sampah di Pulau Bawean, Mahasiswa KKN UGM Buat Inovasi Kompor Roket 14 Agustus 2026
  • UGM dan Jardine Foundation Perkuat Kerja Sama Penyaluran Beasiswa 13 Agustus 2026
  • UGM, Indosat, dan NVIDIA Resmi Luncurkan AI Technology Center  13 Agustus 2026
  • Tim KKN UGM Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Home Visit untuk Warga Desa Pararapak 13 Agustus 2026
  • KKN UGM Hadirkan Stadiometer Ultrasonik Penekan Stunting 13 Agustus 2026

Agenda

  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
  • 27Agu Expo Produk Unggulan FTP UGM
  • 30Agu TraktoRun 2026
  • 06Sep Agropreneur Business Plan Competition 2026
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju