Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan “Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Pemilik/Penanggung Jawab Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP)” di Hotel New Saphir, Yogyakarta, pada . Dalam kegiatan ini, tiga dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berperan sebagai narasumber, yaitu Dr.nat.techn. Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc., Dr. Lulum Leliana, S.T.P., dan Dr. Qurrotul A’yun, S.T.P., M.Sc. Para dosen FTP UGM membawakan materi dengan topik “Keamanan dan Mutu Pangan” yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman para pelaku industri rumah tangga pangan di wilayah Kota Yogyakarta mengenai pentingnya penerapan prinsip keamanan dan mutu pangan dalam kegiatan produksi.
Pelatihan ini diikuti oleh para pemilik dan penanggung jawab IRTP yang beroperasi di berbagai kecamatan di Kota Yogyakarta. Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif melalui pemaparan materi dan diskusi, yang berfokus pada penguatan kapasitas peserta dalam mengenali potensi bahaya pangan serta cara pencegahannya. Peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai prinsip Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), teknik pengolahan pangan yang higienis, dan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang aman dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelaku IRTP terhadap peran penting keamanan dan mutu pangan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Selain itu, pelatihan ini menjadi sarana untuk mendorong penerapan standar CPPOB secara konsisten, sehingga produk pangan olahan yang dihasilkan oleh industri rumah tangga dapat memenuhi kriteria keamanan, mutu, dan kelayakan konsumsi. Peserta juga dibekali dengan keterampilan praktis dalam mengidentifikasi potensi kontaminasi pangan, melakukan pengendalian kebersihan lingkungan kerja, serta memastikan keamanan bahan baku dan produk akhir.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta memperkuat perannya dalam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan di tingkat industri rumah tangga. Kolaborasi dengan akademisi dari FTP UGM memberikan nilai tambah dalam proses pendampingan teknis, karena peserta mendapatkan wawasan ilmiah sekaligus panduan praktis yang relevan dengan kebutuhan lapangan. Kegiatan semacam ini juga berfungsi sebagai langkah strategis untuk mendukung daya saing produk pangan lokal melalui peningkatan standar produksi yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Selain menjadi bentuk pengabdian dan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, kegiatan Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Pemilik/Penanggung Jawab Industri Rumah Tangga juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 3 (Good Health and Well-being). Melalui peningkatan keamanan pangan di tingkat industri rumah tangga, kegiatan ini berkontribusi dalam upaya mewujudkan ketersediaan pangan yang aman, bergizi, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sistem kesehatan masyarakat melalui konsumsi pangan yang sehat dan bebas dari bahaya kontaminasi.