Tantangan bagi lulusan perguruan tinggi kini tidak berhenti pada mendapatkan pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Tantangan itu dijawab Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama PT Bawa Indonesia Global (BIG) melalui General Lecture UGMPreneurs 2026 bertajuk Scaling Up UKM di Auditorium Kamarijani-Soenjoto FTP UGM, Sabtu (17/10).
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FTP UGM, Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., yang hadir mewakili Dekan FTP UGM, menjelaskan bahwa UGMPreneurs bermula dari FTP UGM pada 2022 dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan kini memasuki tahun kelima.
“Lahirnya program UGMPreneurs berangkat dari keprihatinan atas lulusan perguruan tinggi yang kebingungan setelah lulus. Melalui program ini, kita ingin membekali mahasiswa agar tidak hanya mencari kerja, tetapi sanggup menciptakan lapangan kerja sendiri,” ujarnya.
Prof. Em. Eka Sari Lorena Soerbakti, MBA, CEO PT Bawa Indonesia Global, turut memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Ia menekankan pentingnya menambah jumlah wirausahawan baru untuk memperkuat fondasi perekonomian nasional.
“Negara maju membutuhkan minimal 4% pengusaha dari populasinya. Kunci utama wirausaha bukan sekadar seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki, melainkan memelihara mindset yang benar, membangun jaringan yang kuat, dan memiliki visi untuk membawa produk serta SDM Indonesia berdaya saing global,” katanya.

Pada sesi materi, Dr. Rico Tedyono, Co-founder & COO Komunal Fintech, membawakan materi From Idea to Execution: The Survival Kits. Ia membuka sesi dengan meminta 12 peserta berpindah ke kursi terdepan di panggung. Simulasi itu menjadi gambaran bahwa wirausaha adalah soal keberanian mengeksekusi peluang secara nyata dan cepat. Menurutnya, kecepatan eksekusi dan pemanfaatan sarana digital menjadi instrumen utama untuk mengakselerasi bisnis.

Sementara itu, Ricky Afrianto, Global Marketing Director Mayora Group, melengkapi sesi dengan materi The A-Z of Managing Your Business (Building Networks for Market Expansion). Ia menyoroti pentingnya keterbukaan terhadap masukan konsumen, adaptabilitas, serta pembangunan sistem operasional dan merek jangka panjang. Selain itu, ia menekankan keseimbangan antara performance marketing digital dan pembangunan merek secara berkelanjutan agar bisnis mampu berekspansi dan berdaya saing kuat
Kegiatan ini diikuti 52 mahasiswa UGMPreneurs dari 14 fakultas di UGM, dengan komposisi separuh program S1 dan separuh S2. Selain itu, hadir pula mahasiswa umum serta pelaku UMKM.
Bagi FTP UGM, UGMPreneurs menjadi upaya menyiapkan lulusan yang mandiri dan mampu memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran langsung dari praktisi, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan jiwa wirausaha mahasiswa dan pelaku UMKM, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama FTP UGM dan PT BIG.
Kontributor : Shella