Dalam rangka memperingati Lustrum Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) bekerjasama dengan Fakultas Teknologi Pertanian UGM sebagai Panitia Seminar Nasional Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian 2018 mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri/menyampaikan makalahnya pada seminar tersebut.
Utama
Bertempat di Guest House Universitas Brawijaya Malang, alumni Fakultas Teknologi Pertanian UGM yang berdomisili di Jawa Timur mengadakan reuni sekaligus pertemuan untuk membahas pembentukan Pengurus Daerah KAGAMA TP Jawa Timur, Minggu (29/4) lalu. Dalam pertemuan tersebut menghasilkan keputusan mengenai 5 dewan formatur. Kelima dewan formatur tersebut adalah Ekoyanto Pudjiono (Ketua Formatur), Dewi Maya Maharani, Samsuri, Untung Murdiyatmo dan Bambang Lasmono. Dalam acara tersebut juga telah dibentuk pengurus inti KAGAMA TP Jawa Timur. Adapun susunan pengurus ini KAGAMA TP Jawa Timur adalah :
Dewan Pertimbangan :
- Samsuri
- Untung Murdiyatmo
- Eko Legowo
- Hariono
Ketua : Ekoyanto Pudjiono
Ketua I : Bambang Lasmono
Ketua II : Suhadi
Sekretaris : Dewi Maya M
Bendahara : Tri Dewanti
Sumber : http://kagamatp.com/pertemuan_dan_pembentukan_pengurus_daerah_kagama_tp_jawa_timur_berita307.html

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc secara resmi membuka rangkaian acara Lustrum XI pada hari Jum’at (20/4) lalu di halaman Auditorium Kamarijani-Soenjoto. Pembukaan rangkaian kegiatan Lustrum XI ditandai dengan pelepasan balon berhadiah oleh Dekan FTP UGM dan juga Ketua Senat FTP UGM Prof. Dr. Ir. Sutardi, M.App.Sc yang didampingi Ketua Panitia Lustrum XI Prof. Dr. Ir. Lilik Soetiarso, M.Eng. Untuk memeriahkan suasana, acara diawali dengan senam pagi bersama dan dilakukan pembagian doorprize bagi peserta yang hadir. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penanaman pohon Nagasari sebagai simbol pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Lustrum XI FTP UGM tahun ini mengangkat tema “Inovasi Teknologi Pertanian Dalam Mendukung Kedaulatan Pangan dan Agroindustri di Era Indonesia 4.0”. Tema ini sejalan dengan VISI dan Misi FTP dalam upayanya menjadi Center of Excellence di bidang agroindustri. Dalam sambutannya, Dekan FTP menyampaikan bahwa sampai dengan Dies Natalis yang ke-55 atau Lustrum XI ini, FTP sudah banyak berkiprah di bidang teknologi pertanian. Hal ini tidak lepas dari jasa para pendiri dan senior di FTP yang sudah bekerja keras untuk itu. Pada kesempatan ini Dekan FTP juga menyampaikan bahwa FTP siap bersinergi baik secara internal dengan 3 departemen maupun external dengan berbagai disiplin ilmu menghadapi tantangan ke depan, yaitu Indonesia di era industri 4.0. Sebagai penutup, Dekan FTP berharap agar kebersamaan dan inovasi-inovasi yang dilahirkan di FTP dapat berkontribusi untuk kemajuan bangsa. Senada dengan apa yang disampaikan oleh Dekan, Ketua Senat FTP Prof. Dr. Ir. Sutardi, M.App.Sc menyampaikan bahwa kemajuan yang dicapai oleh FTP sampai saat ini tidak lepas dari jasa para dosen terdahulu, sehingga sudah sepatutnya bila FTP bisa mengingat dan terus menjaga komunikasi dengan para dosen pendahulu.
Rangkaian acara Lustrum XI FTP UGM tidak hanya berisi kegiatan yang bersifat akademis saja, akan tetapi juga non-akademis. Kegiatan-kegiatan tersebut diantaranya adalah seminar dan workshop, festival kuliner, peluncuran buku serta perlombaan kesenian dan olahraga yang diikuti baik oleh pihak internal maupun eksternal FTP.
Semua kegiatan yang dirancang diharapkan dapat menjadi media untuk peningkatan brand image FTP dan mengokohkan peran FTP sebagai Center of Excellence di bidang food dan agroindustri. Lebih lanjut KetuaPanitia Lustrum XI, Prof. Dr. Ir. Lilik Soetiarso, M.Eng menyampaikan bahwa program-program Lustrum XI yang disusun fokus pada peran FTP pada level nasional dan internasional untuk menunjukkan posisi FTP sebagai rujukan pengembangan teknologi pangan dan agroindustri. Melalui Lustrum XI ini diharapkan juga agar jaringan kerjasama FTP dengan stakeholder baik dari internal maupun eksternal semakin kuat. (/Mtt)
Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada berkesempatan untuk menyelenggarakan program Cultural Exchange pada tanggal 10-17 April 2018. Kegiatan yang bertemakan “Explore the Uniqueness of Diversity” ini diikuti oleh 17 mahasiswa dari departemen Food Technology, Biotechnology, Geotechnology dan Production Technology, Faculty of Technology, Khon Kaen University (KKU) dan didampingi oleh 18 mahasiswa dari Fakultas Teknologi Pertanian, UGM.
Kegiatan Cultural Exchange dimulai dengan Opening Ceremony yang dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, UGM Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc pada Rabu 11 April 2018 dan dihadiri oleh Associate Dean for International Relations and Communication, Faculty of Technology, KKU Asst. Prof. Pholritt Julmon, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Yudi Pranoto, STP., MP., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Dr. Sri Rahayoe, STP., MP., Ketua Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Dr. Ir. Muhammad Nur Cahyanto, M.Sc, Sekretaris Departemen Teknologi Industri Pertanian Dr. Nafis Khuriyati, STP., M.Agr., dan beberapa Dosen FTP lainnya. Kegiatan hari pertama ini bertemakan Campus and City Tour, yang diawali dengan kunjungan Laboratorium di Fakultas Teknologi Pertanian, UGM, yaitu Pengelolaan Limbah, Pangan dan Gizi, Kimia dan Biokimia Pangan dan Hasil Pertanian, Rekayasa Proses, dan Bioteknologi. Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan kelas yaitu pada mata kuliah Pengembangan Produk dan Proses. Pada sore harinya peserta Cultural Exchange diajak untuk city tour mengunjungi Malioboro dan menaiki andong menuju Tamansari.
Hari Kamis 12 April 2018 peserta Cultural Exchange mengunjungi Candi Borobudur, kemudian makan siang bersama di Jejamuran. Setelah itu dilakukan kunjungan wisata ke Tebing Breksi di Kabupaten Sleman.


Pada hari Jumat 13 April 2018 dilaksanakan program factory visit ke PT. So Good Food yang berlokasi di Boyolali, kemudian perjalanan dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Sangiran di Sragen, Jawa Tengah.


Pada hari Sabtu, 14 April 2018 diadakan Seminar Cultural Exchange: Thailand to Indonesia yang dilaksanakan di ruang 105 Fakultas Teknologi Pertanian, UGM dengan mengundang dua orang speaker yakni Prof. Dr.rer.nat. Junun Sartohadi, M.Sc guru besar di bidang Soil Geography dari Fakultas Geografi, UGM yang menyampaikan materi tentang “Geographical Condition of Indonesia” dan Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc yaitu Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, UGM yang menyampaikan materi tentang “Health Food Tradition in Asia Project”. Seminar ini dihadiri pula oleh Wakil Dekan Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Teknologi Pertanian, UGM Prof. Dr. Yudi Pranoto, STP., M.P. dan Ketua Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, FTP, UGM Dr. Ir. Muhammad Nur Cahyanto, M.Sc. dengan total peserta sebanyak 46 orang. Menariknya, sebelum seminar diadakan program Cooking Session, peserta dengan antusias menyiapkan satu menu Thailand yaitu Pumpkin Custard dan menu Indonesia yaitu Soto yang dihidangkan sebagai menu makan siang. Tidak hanya itu, agenda seminar juga menyuguhkan hiburan seperti lagu daerah dan tari-tarian serta presentasi tentang kebudayaan Thailand dan Indonesia oleh mahasiswa KKU dan UGM.


Pada hari Minggu, 15 April 2018 peserta Cultural Exchange berwisata mengunjungi Goa Pindul di Gunungkidul, kemudian dilanjutkan makan siang di pantai Ngandong, dan eksplorasi ke Pantai Drini. Saat malam hari peserta Cultural Exchange makan malam di Restoran Manglung Bukit Bintang.


Pada hari Senin, 16 April 2018 dilakukan perjalanan menuju kawasan merapi untuk lava tour. Kemudian diadakan acara farewell party yang dilaksanakan di Pondok Cabe. Agenda terakhir dalam program Cultural Exchange ini yaitu foto-foto di Tugu Jogja.


Course Description
Awareness on the influence of lifestyle on health and life style related diseases is increasing. Fast food and high calorie density food have been known to cause degenerative disease such as, diabetes, hyper cholesterol, hypertension, coronary heart disease, etc. Hence, the challenge is now how to educate people and to introduce them to food with balance nutrition and thus beneficial for human health. In this aspect, traditional food besides acting as a cultural heritage, they also have a health impact. Since traditional food has been locally consumed for a very long time and is passed through generation, its impact on the human health is crucial. Furthermore, traditional food is specific for certain geographic location and has a historic value. Therefore, traditional food can be used as a tool to promote tourism.
In this summer course, the complexity of traditional food will be revealed and discussed from the different aspect, namely social aspect, custom, echo tourism and health. It is important to nurture young generation in the area of agriculture, forestry and tourism to be able to conserve and fully utilized traditional food as a healthy food and a tool to promote tourism.
Faculty of Agricultural Technology has been doing intensive studies on traditional food and its benefits. Furthermore, the Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada has been working intensively to conserve and study traditional food for years. Accordingly, Universitas Gadjah Mada has experiences both in the application and scientific issue of traditional food making the university is qualified to host this event.
FOR DETAILED INFORMATION AND REGISTRATION
[icon name=”envelope” class=”fa-2x”] fateta@ugm.ac.id
[icon name=”globe” class=”fa-2x”] https://tp.ugm.ac.idscftp2018/