• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • Utama
  • Utama
  • hal. 55
Arsip:

Utama

gerakan-pangan-aman

Gerakan Pangan Aman FTP UGM Berkolaborasi dengan Alumni

Rilis Berita Senin, 12 Juni 2017

Bermula dari obrolan di Grup WA yang bernama JEBOLAN108 (Alumni Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada) tentang problem-problem keamanan pangan, maka beberapa anggota bersepakat untuk membentuk kelompok yang berperanserta dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pangan yang aman.

Pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2017 bertempat di FTP UGM telah dideklarasikan Gerakan Pangan Aman Universitas Gadjah Mada (GPA-UGM). Bersamaan dengan deklarasi tersebut telah dilakukan Rumusan Aksi GPA-UGM.

Deklarasi yang disaksikan oleh Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. (Dekan FTP UGM) beserta para Wakil Dekan FTP UGM, telah dibentuk semacam Tim Aksi yg dikoordinasi oleh Endang S. Rahayu (Trisye). Dalam operasionalnya, Tim tersebut dibantu oleh : Saiful Rochdyanto, Sotja Prajati, Nunuk S. Rahayu, Maman Suherman, Titiek F. Djafar, Agung Sugihandono, Benyamin Mangitung, Edhy Sutanto, Andreas Maryoto, dll.

Sebagai bentuk eksplorasi kegiatan aksi serupa, maka dalam deklarasi tersebut telah dilakukan pula tukar pengalaman dari beberapa narasumber dari Dinas/Instansi terkait yaitu : IGA Adhi Aryapatni (Kepala BBPOM DIY), Tyas Kristanti (DisTan DIY), Heny Aprita R (DinKes), Kuncoro Hadi Purwoko (BKPP DIY).

Berdasar Rumusan Aksi tersebut akan dilakukan beberapa aksi. Aksi pertama adalah GEBYAR MIE BAKSO AMAN yang akan dilaksanakan pada bulan September bersamaan dengan Peringatan Dies Natalis Ke-54 FTP UGM.

Informasi mengenai GPA-UGM dapat diikuti di Facebook Fanpage Gerakan Pangan Aman Alumni Ftpugm

Mahasiswa FTP UGM Mengembangkan Sistem Irigasi Otomatis Kelapa Sawit

Rilis Berita Kamis, 5 Januari 2017

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan sistem irigasi secara otomatis sesuai kebutuhan tanaman di areal perkebunan kelapa sawit. Alat yang masih berupa prototipe ini bahkan menjadi jawara dalam kompetisi Agribiz Challenge  yang digelar pada bulan Desember 2016 lalu.

Sistem irigasi yang dinamai dengan “AiRi” ini memperoleh juara pertama kategori on farm di ajang bergengsi tersebut dengan menyisihkan ratusan karya lainnya.  Sistem ini dikembangkan oleh Andrianto Ansari  dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) berkolaborasi dengan beberapa alumni FTP, yaitu Widagdo Purbowaskito, Yustafat Fawzi,  dan Dualim Atma serta Muhammad Ghufron Mustaqim dari FISIPOL. Kelimanya tergabung dalam  tim Merapi Tani Instrument (Mertani) Indonesia.

“AiRi merupakan teknologi otomatisasi untuk irigasi pada pembibitan kelapa sawit yang mengombinasikan hardware dan software yang bekerja secara real time,” jelas Andrianto, Rabu (4/1).

Andrianto memaparkan pengembangan alat yang telah dilakukan sejak tahun 2012 silam ini berawal dari keprihatin terhadap sistem irigasi yang dilakukan para petani Indonesia karena masih berjalan secara tradisional. Irigasi secara manual dinilai kurang efektif karena membutuhkan banyak tenaga dan waktu dalam pengerjaannya.

Dengan adanya teknologi otomatisasi irigasi ini diharapkan tidak hanya bisa mengurangi pengeluaran biaya dan tenaga. Namun, juga dapat mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dan menghemat penggunaan air.

Teknologi otomatisasi irigasi ini, kata Andrianto, menggunakan sensor nutrisi, sensor lengas tanah, serta sensor iklim mikro berbasis jaringan nirkabel. Melalui sensor-sensor itu dapat diketahui kondisi kelembaban tanah, nutrisi dan iklim di area perkebunan. Alat ini juga dilengkapi dengan panel surya sebagai sumber energi dalam pengoperasian sistem irigasi ini.

“Alat ini bekerja secara otomatis saat tanaman membutuhkan air,” ujar pria asal Sedayu, Bantul ini.

AiRi bekerja dengan mengalirkan air irigasi otomatis saat tanaman membutuhkan air melalui pendekatan titik layu. Lalu irigasi akan berhenti otomatis saat tanah mencapai kapasitas lapang lewat pembacaan skor lengas tanah.

“Dengan begitu sistem otomatisasi irigasi ini mampu menghemat penggunaan air,” tuturnya.

AiRi telah diaplikasikan di beberapa tempat salah satunya Pusat Penelitian kelapa Sawit (PPKS) Medan. Selain itu, juga pernah diujicobakan di kebun tembakau PTPN X Klaten.

Saat ini, sistem irigasi yang dikembangkan lima anak muda ini berupa irigasi sistem tetes. Namun kedepan, mereka akan mengembangkan dengan sistem sprinkler agar pengairan lebih optimal.

“Berbagai pengembangan terus kami lakukan agar alat ini  bisa bekerja lebih maksimal dan diproduksi secara massal agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,”tutupnya. (Humas UGM/Ika)

Serah Terima Jabatan Wakil Dekan

Rilis Berita Rabu, 7 Desember 2016

Telah dilantik para Wakil Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada periode , yaitu :

1. Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P. (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan)

2. Dr. Kuncoro Harto Widodo, S.T.P., M.Eng. (Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, Sumber Daya Manusia, dan Sistem Informasi)

3. Dr. Sri Rahayoe, S.T.P., M.P. (Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni)

Lima Mahasiswa Teknik Pertanian UGM Ciptakan ISIS : Pengendali Irigasi Pertanian Lahan Pasir Pantai

Rilis Berita Rabu, 17 Juni 2015

Lahan Pantai memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai kawasan pertanian. Pemanfaatannya kini telah banyak dilakukan, salah satunya di daerah pantai selatan Yogyakarta. Namun, persoalan irigasi yang tidak efisien dan kerusakan fisiologis tanaman akibat kadar garam yang terbawa oleh angin laut masih menjadi kendala utama dalam pengembangan pertanian di lahan pasir pantai.

Berangkat dari permasalahan tersebut, lima mahasiswa Jurusan Teknik Pertanian FTP UGM terdorong untuk menciptakan alat guna mengatasi hal tersebut. Mereka adalah Mohammad Taufik Hidayatullah, Dwi Noor Rohmah, Haryo Prastono,Utik Tri Wulan Cahya,serta Shofwatul Fadilah yang membuat sebuah sistem kendali otomatis berbasis mikrokontroler pada sistem irigasi tetes yang dipadukan dengan sistem pembasuhan garam pada daun tanaman pertanian di lahan pasir pantai yang diberi nama ISIS (Intregated Irrigation System).

Sistem kendali ISIS (Intregated Irrigation System) bekerja dengan mengalirkan air irigasi secara otomatis saat tanaman membutuhkan air melalui pendekatan nilai titik layu (TL) dan berhenti ketika tanah mencapai batas kemampuan untuk menampung air (Kapasitas Lapang) melalui pembacaan sensor kadar lengas tanah. Sistem kendali ini juga akan mengaktifkan irigasi curah (sprinkler) secara otomatis untuk membasuh daun saat kadar garam di udara mencapai batas maksimal yang dapat merukak fisiologis daun melalui pembacaan sensor kadar garam di udara.

“Pengaplikasian alat ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan tanaman sesuai dengan penjadwalan irigasi yang presisi dan tanaman yang tumbuh pun dapat  berkembang secara lebih optimal dengan pembasuhan garam  pada permukaan daun,”papar Ketua tim pengembang ISIS, Mohammad Taufik, Rabu (17/6) di Kampus FTP UGM.

Sistem kendali ISIS, kata dia,  diharapkan dapat mempertahankan tanah pada keadaan Available Moisture (AM) yakni dimana air berada pada keadaan tersedia untuk pertumbuhan tanaman.  Selain itu, ISIS juga mampu menghemat penggunaan air karena tidak terjadi aliran permukaan maupun perlokasi. Harapannya dengan sistem irigasi ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dengan meminimalisir terjadinya gangguan pertumbuhan karena kelebihan maupun kekurangan air pada saat irigasi dan gangguan fisiologis tanman akibat gangguan garam yang terbawa oleh angin laut.

“Pembuatan alat ini juga sebagai bentuk upaya konservasi tanah dan air yang berdampak pada kelestarian lingkungan,”ujarnya (Ilyas)

Indosat Donasikan 100 Sepeda Untuk Mendukung Bike to Campus

Rilis Berita Selasa, 4 Februari 2014

Beragam potensi dan kesempatan dimiliki oleh anak muda Indonesia (umur 16-29 tahun) yang jumlahnya mencapai 26% dari total populasi. Oleh karena itu Indosat ssebagai perusahaan telekomunikasi terdepan dan induk perusahaannya, Ooredoo berusaha untuk selalu memahami pentingnya peran anak muda sebagai penggerak negeri. Hal ini juga sejalan dengan perhatian Ooredoo yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas manusia dan memanfaatkan potensinya di manapun opersional bisnisnya.

Dalam kunjungannya ke kota Solo dan Jogja senin kemarin (3/2/14), Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat, Dr. Nasser Marafih, CEO Ooredoo Group, dan Cynthia Gordon, Chief Commercial Officer Ooredoo Group berkesempatan untuk mengutarakan dan memperkuat pesan pentingnya anak m uda untuk terus berkembang dan meraih impiannya.

“Indosat melalui beragam layannya seperti IM3, Dompetku, dan berbagai macam aplikasi mobile terus mendukung agar anak muda Indonesia semakin mendapatkan manfaat dari teknologi ICT guna meraih impian dan tujuannya. Anak muda selalu menjadi perhatian utama Indosat dan Ooredoo. Contohnya layanan selular IM3 yang dikembangkan oleh Indosat dengan semangat untuk memenuhi kebutuhan anak muda Indonesia yang dinamis dan ingin mencoba hal yang baru”, ujar Alexander Rusli.

Sedangkan Dr. Nasser Marafih mengutarakan,”Ooredoo memiliki tanggung jawab untuk ikut berkontribusi terhadap perkembangan sosial dan ekonomi di setiap tempat operasionalisasi usahanya, kami ingin agar setiap orang dan khususnya anak muda dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitas hidupnya. Kami sangat gembira dapat berada dan Kota Solo dan Jogja hari ini dan mendapatkan kesempatan bertemu dengan anak-anak muda. Melalui interaksi seperti ini kami mendapatkan masukan untuk mengembangkan produk dan layanan mobile yang dibutuhkan”.

Di Solo, Alexander Rusli, Dr. Nasser Marafih, dan Cynthia Gordon berkesempatan untuk bertemu dengan lebih dari 100 anggota IM3 Community dari berbagai macam latar belakang dan menyampaikan pentingnya usaha untuk berjuang meraih cita-cita. Dilanjutkan kegiatan di kota Jogjakarta dengan mengunjungi Universitas GAdjah Mada (UGM) dan mendukung program Sepeda UGM dengan mendonasikan 100 unit sepeda. Selain itu, Indosat juga memberikan beasiswa kepada mahasiswa UGM yang berprestasi. (Ttk)

1…535455

Berita Terakhir

  • Serah Terima Jabatan Pengurus Departemen dan Program Studi FTP UGM Masa Jabatan 2026–2031
  • FTP UGM Dorong Kesadaran Cegah Food Waste Melalui Edukasi di Lingkungan Fakultas
  • FTP UGM Gelar Workshop Tim Kesehatan Mental untuk Perkuat Sistem Kampus Sejahtera
  • Kick-Off PUI-PT Gastronomi Indonesia, FTP UGM Dorong Gastronomi sebagai Soft Power dan Penggerak Ekonomi Kreatif
  • Dosen FTP UGM Jadi Narasumber Workshop Analisis Pola Pangan Harapan Provinsi DIY

Berita UGM

  • Trump Ingin Rebut Greenland, Pakar UGM Sebut Berpotensi Merusak Norma dan Hukum Internasional 15 Januari 2026
  • UGM Lantik 205 Dokter Hewan Baru 15 Januari 2026
  • Kisah Uceng Menunaikan Janji pada Sang Ayah 15 Januari 2026
  • UGM Bangun 550 Huntara dari Material Kayu Hanyut untuk Penyintas Banjir di Aceh 15 Januari 2026
  • Dikukuhkan jadi Guru Besar, Zainal Arifin Mochtar Soroti Menguatnya Konservatisme dan Otoritarianisme di Indonesia 15 Januari 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju