Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (HIMATIPA) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan “Himatipa Goes To” atau kunjungan industri pada Jumat, 7 November 2025. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Bidang Eksternal yang dilaksanakan di daerah Semarang, tepatnya di PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk serta Oemah Herborist.
Kegiatan kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan peserta pada bidang agroindustri serta menambah pengalaman dan pengetahuan dari industri pertanian agar saling mendukung antara kegiatan belajar-mengajar secara formal dengan praktik di industri. Melalui kegiatan ini, peserta dapat melihat dan belajar secara langsung di lokasi industri.
Perwakilan dosen pendamping dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) adalah Bapak Moh. Wahyudin, S.T.P., M.Sc.. Selain itu, kegiatan ini turut didampingi oleh tenaga kependidikan (tendik) fakultas, yaitu Bapak Hendra Muhammad Fajar, S.E.. Dalam kunjungan di masing-masing industri, rombongan disambut oleh Ibu Mia Maharani selaku perwakilan dari Sido Muncul dan Ibu Maretha Salsa selaku perwakilan dari Herborist.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan panitia dan penyambutan peserta. Setelah seluruh peserta hadir, kegiatan dilanjutkan dengan salat Subuh berjamaah, kemudian pengarahan (briefing) singkat dan doa bersama sebagai pembuka keberangkatan. Seusai pengarahan, peserta dan panitia memulai perjalanan menuju rumah makan Cikal Gading Tuntang untuk sarapan.
Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan kunjungan industri ke PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Pada sesi ini, peserta mendapatkan penjelasan mengenai proses produksi, pengembangan inovasi, serta penerapan standar mutu pada industri jamu dan farmasi modern. Agenda dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Jumat dan makan siang.
Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Oemah Herborist. Di lokasi ini, peserta kembali mendapat wawasan mengenai industri berbasis herbal, mulai dari teknologi pengolahan, formulasi produk kecantikan, hingga strategi pemasaran dan penjenamaan (branding). Setelah kedua sesi industri selesai, kegiatan dilanjutkan dengan perjalanan ke kawasan Kota Lama Semarang untuk wisata edukatif. Pada akhir kegiatan, rombongan melakukan perjalanan kembali menuju FTP UGM dan kegiatan ditutup saat seluruh peserta tiba dengan selamat.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan pengalaman menyeluruh bagi peserta terkait pengembangan industri berbasis herbal dan agroindustri modern, sekaligus memperkuat kebersamaan serta wawasan melalui rangkaian pembelajaran langsung di lapangan.
Perwakilan dosen pendamping menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat baik bagi peserta karena dapat belajar secara langsung di industri. “Terima kasih banyak kepada pihak perusahaan yang telah menerima kunjungan kami, sehingga para mahasiswa dapat melihat langsung proses produksi hingga pemasaran,” ujarnya. Sementara itu, pihak perusahaan juga menyampaikan terima kasih dan berharap para mahasiswa dapat berkunjung kembali.
Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure) karena memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami secara langsung proses inovasi, penerapan teknologi, serta sistem produksi yang diterapkan dalam industri pertanian. Melalui pembelajaran berbasis kunjungan lapangan ini, peserta dapat melihat hubungan antara teori yang dipelajari di perkuliahan dengan penerapannya di dunia industri, sehingga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya nomor 4 tentang pendidikan berkualitas dan 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur.