Fellowship PMK FTP 2025 Perkuat Iman dan Kebersamaan Mahasiswa Kristen FTP UGM
SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang TangguhSDG 4: Pendidikan Berkualitas Sabtu, 4 Oktober 2025
Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Fellowship PMK FTP 2025: Bangun Iman dan Kebersamaan Mahasiswa Kristen FTP UGM pada Jumat, 3 Oktober 2025, bertempat di Graha Pembinaan Iman Kristen (GPIK), Sendowo, Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Kristen FTP UGM lintas angkatan, mulai dari angkatan 2022 hingga 2025, sebagai wadah persekutuan, penguatan iman, serta sarana membangun kebersamaan di lingkungan FTP UGM.
PMK FTP UGM hadir sebagai ruang bagi mahasiswa Kristen untuk berkomunikasi, bersosialisasi, dan saling mendukung di tengah dinamika kehidupan akademik. Melalui kegiatan fellowship ini, PMK FTP berupaya menumbuhkan rasa kekeluargaan yang kuat antaranggota sekaligus memperkuat iman sebagai bekal menjalani kehidupan perkuliahan.
Kegiatan fellowship diawali dengan sesi teduh dan pujian rohani yang menciptakan suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian firman Tuhan oleh Graciella Putri, mahasiswa FK-KMK UGM, yang mengangkat tema “Rooted in Christ, Growing Together Toward His Purpose.” Melalui tema tersebut, peserta diajak untuk meneguhkan iman serta bertumbuh bersama dalam kasih dan tujuan Tuhan, baik dalam kehidupan pribadi maupun komunitas.
Suasana keakraban semakin terasa melalui berbagai kegiatan interaktif seperti permainan tebak tokoh Alkitab dan tebak emotikon, serta penampilan lagu rohani dari masing-masing kelompok. Sesi bonding lintas angkatan menjadi momen penting dalam mempererat relasi antar mahasiswa Kristen FTP UGM, khususnya bagi mahasiswa baru yang baru bergabung dalam keluarga besar FTP.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi awarding dan dokumentasi bersama. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif mahasiswa. Melalui Fellowship PMK FTP 2025, PMK FTP UGM berhasil menciptakan ruang yang positif dan suportif bagi mahasiswa untuk bertumbuh dalam iman serta membangun relasi yang harmonis di lingkungan fakultas.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FTP UGM dalam mendukung pengembangan karakter dan kesejahteraan mahasiswa, serta berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan karakter dan pembelajaran nonformal, serta SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) dengan membangun komunitas mahasiswa yang inklusif, damai, dan berlandaskan nilai kebersamaan.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM Prof. Ir. Wiratni, ST., MT., Ph.D., IPM. yang mewakili dukungan institusional terhadap kolaborasi internasional antar perguruan tinggi.
Pada Selasa, 20 Mei 2025, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi tuan rumah kegiatan
Setelah sesi kuliah, para mahasiswa dari NUS dan UGM dibagi ke dalam lima kelompok lintas institusi yang terdiri dari mahasiswa King Edward VII Hall NUS, FTP UGM, dan Fakultas Geografi UGM. Masing-masing kelompok menerima studi kasus yang berfokus pada strategi pengembangan rantai pasok buah salak untuk pasar internasional, khususnya ke Singapura. Topik diskusi masing-masing kelompok mencerminkan pendekatan strategis dan inovatif dalam pengolahan, distribusi, serta pemasaran salak sebagai komoditas unggulan dari Sleman, Yogyakarta. Kelima kelompok tersebut mempresentasikan ide dan solusi melalui berbagai tema seperti
Pelaksanaan kegiatan ini secara langsung berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan akses pembelajaran lintas negara dan pengalaman interdisipliner yang setara; SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) dengan membangun saling pengertian lintas budaya; serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan strategis antar institusi pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Dalam diskusi ini, sejumlah dosen FTP UGM turut memberikan materi dan pandangan strategis. Dr. Muhamad Khoiru Zaki, Prof. Sigit Supadmo, Dr. Andri Prima Nugroho, Dr. Hanggar Ganara Mawandha, Ardan Wiratmoko, M.Sc., dan Basuki, S.T.P., menyampaikan pentingnya penerapan teknologi modern dalam pengelolaan irigasi, termasuk tantangan teknis dan sosial yang harus dihadapi. Mereka juga menekankan bahwa modernisasi irigasi di DI Cibaliung dapat menjadi model untuk pengembangan irigasi berkelanjutan di wilayah lain.