Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Kementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Adkesma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FTP UGM melaksanakan program kerja “Kunjungan Adkesma” ke Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM pada Jumat (1/11). Kegiatan yang diikuti oleh 18 staf dan staf magang Kementerian Adkesma BEM FTP UGM ini bertujuan memperluas relasi antarlembaga kemahasiswaan sekaligus meningkatkan kualitas kinerja organisasi melalui pertukaran pengalaman dan praktik baik di bidang advokasi serta kesejahteraan mahasiswa.
Kunjungan diawali dengan sesi perkenalan antaranggota kementerian, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan profil organisasi, struktur kepengurusan, serta program kerja yang dijalankan oleh Kementerian Adkesma BEM FTP UGM dan Kementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa serta Kementerian Kajian, Aksi, dan Propaganda BEM FKH UGM. Melalui sesi ini, peserta memperoleh gambaran mengenai mekanisme kerja, program unggulan, serta strategi yang diterapkan masing-masing kementerian dalam menjalankan fungsi advokasi dan pelayanan kepada mahasiswa.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan dalam pelaksanaan program kerja, pengelolaan aspirasi mahasiswa, hingga upaya meningkatkan efektivitas pelayanan organisasi. Diskusi berlangsung secara aktif dengan saling bertukar pengalaman dan gagasan sebagai bekal untuk mengembangkan program kerja yang lebih adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa.
Sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antarpengurus, kegiatan juga diisi dengan sesi permainan yang membangun kebersamaan serta tour de faculty di lingkungan Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai pengelolaan organisasi mahasiswa, tetapi juga memperluas jejaring kolaborasi lintas fakultas di lingkungan Universitas Gadjah Mada.
Melalui program Kunjungan Adkesma, BEM FTP UGM berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antarlembaga kemahasiswaan sehingga dapat menjadi ruang berbagi praktik baik, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi referensi dalam penyusunan dan pengembangan program kerja Kementerian Adkesma BEM FTP UGM pada masa mendatang.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan sebagai wadah pembelajaran kepemimpinan dan kolaborasi, serta SDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui pengembangan tata kelola organisasi mahasiswa yang partisipatif dan kolaboratif.
KTK AKM juga menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, antara lain koordinasi tindak lanjut nonklinis, keterbatasan waktu mahasiswa, serta perlunya alur rujukan yang jelas bagi kasus berisiko tinggi. Oleh karena itu, diusulkan penguatan layanan promotif dan preventif dengan melibatkan dosen konselor, peer counselor, Dosen Pembimbing Akademik (DPA), dan dosen pembimbing skripsi, serta penyusunan manajemen kasus mahasiswa yang terintegrasi.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM Prof. Ir. Wiratni, ST., MT., Ph.D., IPM. yang mewakili dukungan institusional terhadap kolaborasi internasional antar perguruan tinggi.