Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram (Faperta UMMAT) menjajaki pengembangan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia melalui diskusi di Operation Room FTP UGM, Jumat (28/8). Pertemuan tersebut membahas sejumlah peluang kolaborasi, mulai dari KKN-PPM, penelitian komoditas unggulan, kompetisi mahasiswa, hingga pengembangan program akademik dan joint research.
Dekan Faperta UMMAT, Syiril Ihromi, S.P., M.P., menyampaikan bahwa hubungan antara kedua fakultas sebelumnya telah terjalin melalui beberapa kegiatan, antara lain dosen tamu dan narasumber. Melalui penjajakan ini, Faperta UMMAT berharap kerja sama dapat dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas.
“Harapannya bisa dibangun kerja sama yang lebih luas bidangnya,” ujar Syiril.
Salah satu peluang yang dibahas adalah kolaborasi KKN-PPM antara UGM dan perguruan tinggi setempat. Program tersebut dapat diselaraskan dengan kegiatan yang telah dimiliki Faperta UMMAT sehingga pelaksanaannya dapat menyesuaikan kebutuhan dan potensi wilayah Nusa Tenggara Barat. Kolaborasi dengan industri juga dinilai dapat dikembangkan untuk mendukung program melalui pemanfaatan fasilitas, akomodasi, maupun dukungan pendanaan.
Di bidang penelitian, komoditas kakao menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan bersama. FTP UGM sebelumnya telah melaksanakan kegiatan pelatihan sumber daya manusia bidang kakao pada 19–21 Agustus 2026. Pengalaman tersebut dapat menjadi salah satu pijakan untuk mengembangkan penelitian maupun program lain yang berkaitan dengan komoditas unggulan daerah.
Peluang kerja sama juga terbuka melalui kegiatan kemahasiswaan dan pendidikan. Untuk pengembangan sumber daya manusia, dosen Faperta UMMAT yang akan melanjutkan studi doktoral juga berpeluang mengembangkan penelitian melalui skema by research bersama dosen FTP UGM. Dalam jangka lebih panjang, kerja sama dapat diarahkan pada joint research untuk penelitian dalam maupun luar negeri.
Dekan Faperta UMMAT menyampaikan bahwa penguatan jejaring menjadi salah satu kebutuhan institusinya, khususnya dalam memperoleh akses informasi serta memperluas kerja sama internasional di bidang penelitian dan kemahasiswaan. Faperta UMMAT saat ini memiliki Program Studi Teknik Pertanian dan Teknologi Hasil Pertanian serta tengah merencanakan pembukaan program studi baru.
Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi kedua fakultas untuk mengidentifikasi bidang yang memiliki kepentingan bersama dan menyiapkan peluang kolaborasi yang lebih konkret. Ke depan, kerja sama dapat diarahkan pada penyusunan proposal bersama, penetapan komoditas unggulan sebagai fokus penelitian, serta penguatan jejaring dengan industri dan pemerintah daerah.
Melalui penjajakan ini, FTP UGM dan Faperta UMMAT diharapkan dapat memperluas kontribusi perguruan tinggi melalui kolaborasi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kolaborasi akademik dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pengembangan jejaring kerja sama antarlembaga.