Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Gelar Produk 2026 sebagai ajang tahunan yang menampilkan karya inovatif mahasiswa dalam pengembangan produk pangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026, di lingkungan Fakultas Teknologi Pertanian UGM sebagai bagian dari praktikum Mata Kuliah Pengembangan Produk dan Proses Departemen TPHP.
Pada tahun ini, Gelar Produk mengusung tema “Pangan Darurat” yang berfokus pada pengembangan produk pangan praktis, bergizi, aman, dan siap konsumsi untuk mendukung kebutuhan pada situasi bencana maupun kondisi darurat lainnya. Melalui tema tersebut, mahasiswa ditantang untuk menghadirkan inovasi pangan yang tidak hanya memperhatikan aspek gizi dan keamanan pangan, tetapi juga efisiensi distribusi, daya simpan, serta kemudahan konsumsi.
Sebanyak 15 produk inovatif hasil karya mahasiswa S1 TPHP angkatan 2023 dipamerkan dalam kegiatan ini. Beragam produk yang ditampilkan menunjukkan kreativitas mahasiswa dalam mengolah bahan pangan menjadi solusi pangan darurat yang aplikatif dan bernilai tambah. Setiap kelompok menghadirkan konsep produk yang unik dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen serta potensi penerapannya di masyarakat.
Luna Azahara, asisten praktikum sekaligus mahasiswa TPHP angkatan 2022, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan secara matang sejak beberapa bulan sebelumnya. “Persiapan dilakukan dengan sangat matang, mengingat perencanaan gelar produk ini sudah dari beberapa bulan yang lalu, dimulai dari research ide dan develop produk hingga akhirnya produk bisa dijual di pasaran sehingga kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi untuk mahasiswa yang mengikuti praktikum Pengembangan Produk dan Proses,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Nabiila Nahda, asisten praktikum TPHP angkatan 2022. Menurutnya, proses persiapan kegiatan memerlukan koordinasi yang panjang karena praktikan dilatih untuk mengembangkan ide hingga menjadi produk pangan yang siap dipasarkan.
“Persiapannya dimulai dengan tahap decide and discover untuk mencari permasalahan dan peluang inovasi produk dengan tema ‘Pangan Darurat Steril’. Setelah itu, mereka masuk ke tahap define untuk menentukan konsep produk, formulasi, target konsumen, hingga keunggulan produknya,” jelas Nabiila.
Ia juga menambahkan bahwa pada tahap develop, praktikan melakukan berbagai uji coba dan evaluasi untuk menghasilkan produk terbaik yang sesuai dengan konsep pangan darurat, seperti praktis, aman, bergizi, dan memiliki daya simpan yang baik. Selain itu, para asisten praktikum turut melakukan pendampingan selama proses pengembangan produk hingga mempersiapkan kegiatan puncak berupa Gelar Produk di Selasar Lantai 1 FTP UGM.
Sementara itu, Gladys Patricia, asisten praktikum TPHP angkatan 2022, menilai bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memahami proses pengembangan produk pangan secara menyeluruh.
“Praktikan tidak hanya belajar mengenai formulasi dan proses produksi pangan, tetapi juga belajar bekerja dalam tim, berpikir kreatif dan inovatif, serta memahami aspek pemasaran produk. Dengan tema pangan darurat steril, kegiatan ini juga memiliki nilai sosial karena produk yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi alternatif pangan praktis yang bermanfaat dalam kondisi darurat, seperti saat terjadi bencana alam,” ungkapnya.
Gelar Produk 2026 juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan teknis dan keterampilan kewirausahaan, mulai dari perancangan konsep produk, formulasi, proses produksi, hingga strategi pemasaran. Antusiasme pengunjung terhadap berbagai produk yang dipamerkan turut menambah semarak kegiatan dan menjadi bentuk apresiasi terhadap inovasi yang dikembangkan mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, Departemen TPHP FTP UGM berharap mahasiswa dapat semakin terdorong untuk menghasilkan inovasi pangan yang solutif, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kompetensi mereka dalam menjawab tantangan industri pangan dan kebutuhan masyarakat di masa depan.