Rabu, 15 Januari 2020 Fakultas Teknologi Pertanian UGM mengadakan Workshop Kurikulum Berbasis Capaian (Outcome Based Education (OBE)) di Era Industri 4.0 dalam rangka Kick Off Peninjauan Kurikulum 2021. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kurikulum 2016 dan mempersiapkan kurikulum 2021. Perubahan kurikulum di Perguruan Tinggi merupakan aktivitas rutin yang harus dilakukan sebagai tanggapan terhadap perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) (scientific vision), kebutuhan masyarakat (societal needs), serta kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder needs). Kurikulum yang telah dijalankan di Fakultas Teknologi Pertanian UGM adalah kurikulum tahun 2016, oleh karena itu diakhir tahun ke-5 berlakunya kurikulum 2016 perlu dilakukan peninjauan atau evaluasi kurikulum.
Tantangan yang dihadapi oleh Perguruan Tinggi dalam pengembangan kurikulum di Era Revolusi Industri 4.0 adalah menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan literasi baru meliputi literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia yang berakhlak mulia berdasarkan pemahaman keyakinan agama. Sehingga Perguruan Tinggi perlu melakukan reorientasi pengembangan kurikulum yang mampu menjawab tantangan tersebut.
Pendidikan Berbasis Capaian (outcome based education), yang selanjutnya disingkat OBE adalah pendekatan pendidikan yang menekankan pada keberlanjutan proses pembelajaran secara inovatif, interaktif, dan efektif serta mempunyai pengaruh pada keseluruhan proses pendidikan dari rancangan kurikulum, perumusan tujuan dan capaian pembelajaran, strategi pendidikan, metode pembelajaran, penilaian, dan lingkungan/ekosistem pendidikan. Instrumen akreditasi BAN-PT (IAPS 4.0) yang terdiri dari 9 standar dan sertifikasi/akreditasi internasional telah menggunakan kurikulum berbasis OBE, sehingga Prodi-prodi di Perguruan Tinggi untuk mengajukan akreditasi BAN-PT dan sertifikasi/akreditasi internasional perlu menyesuaikan kurikulumnya.
Hadir sebagai pembicara, Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr. yang menyampaikan tentang arah kebijakan kurikulum UGM di era disrupsi, Dr. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si. yang menyampaikan tentang relaksasi kurikulum menjawab tantangan emerging skills dan agile learner, dan Dr. Leni Sophia Heliani, S.T., M.Sc. menyampaikan tentang kurikulum berbasis outcome sesuai SN-Dikti/BAN-PT dan standar internasional.
Acara juga diisi dengan penyampaian presentasi kurikulum dari 3 Departemen di FTP UGM untuk Program Studi S1, diskusi, dan action plan.