• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • Rilis Berita
  • hal. 109
Arsip:

Rilis Berita

Riset Unggulan Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Dies NatalisInformasiPendidikanPenelitianRilis Berita Rabu, 28 Juli 2021

Yogyakarta, 27 Juli 2021. Fakultas Teknologi Pertanian UGM menyelenggarakan Webinar Riset Unggulan Fakultas Teknologi Pertanian. Webinar ini merupakan rangkaian dari agenda Dies Natalis yang ke-58 Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada.

Webinar diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia Dies Natalis ke-58, Dr. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., dan dibuka oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., sekaligus menyampaikan bahwa kegiatan ini mensosialisasikan riset-riset yang sudah dilaksanakan di FTP yang diambil dari 3 departemen yang saling bersinergi yaitu dari Departemen TPHP, TIP, TPB yang merupakan pusat unggulan di bidang agroindustri. Webinar diselenggarakan secara online melalui Zoom Meeting dan YouTube Live Stream yang dimoderatori oleh Dr. Dwi Larasatie Nur Fibri, S.T.P., M.Sc., Dosen Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP UGM.

Webinar dilanjutkan dengan penyampaian pengantar dan selayang pandang oleh Prof. Ir. Sigit Supadmo Arif, M,Eng., Ph.D., mengenai teknologi pertanian dalam peradaban manusia. Prof. Ir. Sigit Supadmo Arif, M,Eng., Ph.D., menyampaikan bahwa nenek moyang kita sudah bisa membangun sistem irigasi yang sangat sistematis. Jejak peradaban manusia akan selalu berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi itu menjadi suatu kebutuhan dan akan terus berkembang selama masih ada manusia.

Sistem pertanian merupakan pemanfaatan sumber daya hati yang dimanfaatkan manusia untuk menghasilkan bahan pangan serat dan bahan baku industri atau sumber energi untuk mengelola lingkungan hidupnya. Teknologi tidak hanya dipandang sebagai alat atau metode saja, tapi juga pencapaian hasil. Terdapat kendala dan tantangan seperti keterbatasan sumber daya alam, jumlah penduduk semakin besar, perubahan iklim, kemajuan teknologi, dan persaingan penggunaan sumber daya meningkat (pandemi). Bapak Sigit berpesan bahwa kita harus selalu selaras dengan alam dan tidak lupa dengan Tuhan.

Dr. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTP UGM menyampaikan bahwa teknik pertanian merupakan salah satu bidang ilmu yang merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan di bidang pertanian. Bidang keilmuannya terbagi menjadi empat, antara lain Teknik sumberdaya lahan dan air, Teknik pengendalian lingkungan hayati, Teknik mesin biosistem, dan Teknik pangan, pascapanen, dan bioproses.

Beberapa Riset Unggul dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem diantaranya adalah Identifikasi Alih Fungsi Lahan Pertanian Berbasis Machine Learning Untuk Analisis Ketahanan Pangan Kabupaten Kulon Progo DIY oleh Dr. Eng. Ngadisih, STP., M.Sc., Kemitraan Pertanian Berbasis Teknologi Smart Farming oleh Dr. Bayu Dwi Apri Nugroho, dan Teknologi Masa Depan – Plant Factory dan Sistem Pendukungnya oleh Andri Prima Nugroho, Ph.D.

Prof. Dr. Ir. Endang Sutriswati Rahayu, M.S. Dosen Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP UGM menyampaikan topik mengenai Gut Microbiota, Probiotik, dan Prebiotik. Gut Microbiota diperuntukkan bagi orang Indonesia mulai dari bayi sehat, anak sehat, anak malnutrisi, remaja sehat, pemuda dan lansia sehat, orang dewasa yang mengalami overweight, obesitas, dan diabet type II. Probiotik merupakan bakteri hidup dengan karakteristik yang jelas dan jumlah yang cukup yang berfungsi baik untuk kesehatan. Sedangkan prebiotik merupakan nutrisi bagi bakteri “baik” pada usus. Usus yang sehat akan mendukung kesehatan organ-organ yang lain seperti paru-paru. Apabila probiotik dan prebiotik ada pada suatu produk maka disebut dengan sinbiotik. Potensi probiotik lokal contohnya adalah coklat dan keju mazaraat.

Telah dilakukan riset mengenai powder probiotik lokal dalam membantu mengatasi dysbiosis gut microbiota pada pasien Covid-19 yang dapat ditarik kesimpulan bahwa symptoms yang sering muncul dan lebih jarang muncul, pola makan sangat mendukung kesembuhan pada OTG Covid-19, dan probiotik lokal dapat membantu mengatasi dysbiosis gut microbiota pada OTG Covid-19.

Ir. Adi Djoko Guritno, MSIE., Ph.D., Dosen Departemen Teknologi Industri Pertanian FTP UGM menyampaikan beberapa hal terkait pengembangan rantai pasok terintegrasi untuk produk perikanan. Departemen Teknologi Industri Pertanian didirikan dengan pilar sistem engineering, teknologi, dan manajemen.

Mahasiswa lama kelamaan kesulitan makan ikan laut karena aquaculture meningkat. Sebagai bahan organik, Ikan sangat cepat mengalami kerusakan sehingga seringkali fish processing berperan untuk memperpanjang masa simpannya. Ikan segar itu justru menjadi hal yang menarik karena memiliki nilai tukar yang baik dan standar gizi yang baik. Dimana ada populasi yang tinggi, maka disitu pula terdapat pendaratan dan pelabuhan ikan yang tinggi. Terlihat bahwa cost di laut lebih didominasi oleh proses penangkapan dan juga proses transportasi. Semakin tinggi risiko, seharusnya uang yang diterima juga semakin tinggi. Bapak Adi menambahkan bahwa penguatan database harus dikembangkan dan integrasi dari pelaku pelaku supply chain itu teorinya mudah tetapi kolaborasinya susah.

Webinar dihadiri oleh sekitar 215 orang yang berasal dari mahasiswa, umum, dan dosen. Diskusi diawali enam pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber mengenai teknik pertanian, smart farming, pemangkasan rantai pasok, penelitian probiotik sebagai solusi permasalahan stunting, berkolaborasi antara TPB, TIP, dan TPHP, dan mengenai supply chain. Webinar diakhiri dengan sesi ramah tamah dengan narasumber, dan foto virtual bersama.

Menata Diri agar Sukses di Masa Pandemi

Dies NatalisRilis Berita Senin, 19 Juli 2021

Pengajian dan Doa Bersama dalam rangka Dies Natalis FTP UGM ke-58 dilaksanakan pada hari Jumat, 16 Juli 2021 dengan mengambil tema “Menata Diri agar Sukses di Masa Pandemi”. Acara diikuti oleh para dosen dan tenaga kependidikan FTP UGM secara daring. Dalam sambutannya di awal acara, Ketua Takmir Masjid Al Fitrah FTP UGM, Ir. Suharno, M.Eng., M.Eng.Sc., menyampaikan harapan dengan adanya pandemi agar dapat diambil hikmahnya agar menjadi lebih baik. Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., juga menyampaikan bahwa dalam masa pandemi ini agar bisa instropeksi diri, bersikap optimis, dan mengurangi mobilitas agar terhindar dari virus Covid-19.

Tausiyah disampaikan oleh Dr. dr. Probosuseno, SP.PD., K-Ger., FINASIM, S.E., M.M. yang membahas bagaimana menjaga diri dan bersikap di masa pandemi. “Secara umum yang diinginkan manusia adalah kuat agama-akhlak, raga-jiwa, ilmu dan keterampilan. Namun untuk menggapai harapan itu ada halangan-halangannya yaitu sakit, miskin, dan bodoh”, ungkapnya. Imbuhnya lagi, pandemi ini bisa berdampak pada aspek psikologis, dan ekonomi. Pandemi Covid-19 juga punya dampak pada fisik yang berakibat menurunnya psikis dan berpengaruh pada stigma sosial. Yang dapat bertahan di masa pandemi adalah pribadi yang hatinya tenang, selalu ikhtiar, dan gaya hidup sehat dengan menjaga kebersihan, senang, dan beraktivitas social.

Cara menjadi orang yang baik agar sehat secara psikologis yaitu dengan bermanfaat, menjalankan agama, menimba ilmu, dan konsisten. Yang tak kalah penting yaitu untuk tetap bersabar dan bersyukur karena jika diuji oleh Allah dengan musibah ini merupakan salah satu sarana meraih pahala. Covid-19 bisa pergi dengan memakai masker, menjaga kebersihan, menjaga jarak, berdoa, olahraga secara teratur, makanan dan minum yang halal dan bergizi, penanganan secara medis, dan mempunyai hobi.

 

Nasi Goreng, Makanan Unik dan Spesial karena Banyak Sekali Ragamnya

Dies NatalisPendidikanRilis Berita Kamis, 15 Juli 2021

Yogyakarta, 15 Juli 2021. Fakultas Teknologi Pertanian UGM menyelenggarakan webinar dan bedah buku: Nasi Goreng Indonesia, Cita Rasa Mendunia. Webinar ini merupakan acara bedah buku jilid dua yang merupakan rangkaian dari agenda Dies Natalis yang ke-58 Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada.

Webinar tersebut membedah buku karya salah satu sivitas akademika Fakultas Teknologi Pertanian UGM, yaitu Dr. Dwi Larasatie Nur Fibri, S.T.P., M.Sc. yang merupakan Dosen Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP UGM yang berjudul ‘Nasi Goreng Indonesia, Cita Rasa Mendunia’. Sebagai pembahas adalah Dr. Endang Suraningsih, M.M., M.Psi, Wakil Direktur Bidang Pelatihan, Pendidikan dan Penelitian IGC (Indonesian Gastronomy Community). Webinar diselenggarakan secara online melalui Zoom Meeting dan YouTube Live Stream yang dimoderatori oleh Aulia Ardhi, S.T.P., M.Sc., Dosen Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP UGM.

Webinar diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia Dies Natalis ke-58, Dr. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., dan dibuka oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. Pada sesi pemaparan, Bu Dwi, sapaan akrab Dr. Dwi Larasatie Nur Fibri, S.T.P., M.Sc., menyampaikan bahwa nasi goreng merupakan salah satu dari kuliner unggulan Indonesia selain sate, soto, rendang, dan gado-gado yang bisa dinikmati berbagai kalangan dan disajikan tidak kenal kelas dari kaki lima hingga resto bintang lima. Nasi goreng juga dikatakan memiliki cita rasa mendunia karena rasanya bisa diterima secara global. Nasi goreng merupakan makanan yang unik dan spesial karena banyak sekali ragamnya, di mana tercatat sebanyak 36 jenis nasi goreng original yang dapat ditelusur daerah asalnya dan 59 jenis nasi goreng pengembangan yang tidak bisa ditelusur daerah asalnya. Sesuatu yang banyak ragamnya akan unik karena membuat orang semakin penasaran dan tertarik untuk mencoba ragam lainnya. Selain itu, masyarakat yang mempunyai masalah dengan stok nasi sering tidak habis dan nasi menjadi sesuatu yang tersisa, nasi goreng ini menjadi jawaban untuk mengolah nasi agar tidak terjadi food waste.

Dr. Endang Suraningsih, M.M., Psi. membahas buku Nasi Goreng Indonesia, Cita Rasa Mendunia dari segi tampilan, penyajian isi, isi buku, dan juga penutup. Bu Endang, sapaan akrab Dr. Endang Suraningsih, M.M., Psi., memberikan poin-poin positif untuk buku ini misalnya penampilan buku yang menarik dengan cover dan isi yang berwarna, pembahasan yang komprehensif namun tidak terlalu berat bagi pembacanya, serta proses penulisannya yang “menggunakan hati” dan melibatkan penulis lintas generasi dan lintas profesi. Kesan yang baik ini menjadikan buku Nasi Goreng Indonesia, Cita Rasa Mendunia direkomendasikan untuk dimiliki oleh setiap pecinta nasi goreng. Beliau juga menambahkan bahwa diperlukan suatu roadmap kuliner dengan konsep yang jelas untuk dapat menjawab tantangan menjadikan nasi goreng Indonesia dengan cita rasa mendunia yang tidak hanya dikenal dan dicintai oleh bangsa Indonesia sendiri, namun juga dapat dikenal dan dicintai oleh seluruh dunia. Untuk menyukseskan hal ini, diperlukan kerja sama dari semua pihak karena menyangkut berbagai aspek. Lebih daripada itu, nasi goreng merupakan makanan yang adaptif dan dapat menyesuaikan diri dimana dia berada sehingga nasi goreng dapat dikembangkan dengan mudah namun tetap harus menjunjung tinggi jati dirinya sebagai makanan khas Indonesia.

Webinar dihadiri oleh sekitar 105 orang yang berasal dari mahasiswa, umum, dan dosen. Diskusi diisi dengan tujuh pertanyaan mengenai alasan pemilihan nasi goreng, pengembangan nasi goreng, cara pengolahan nasi goreng agar lebih sehat, perbedaan formulasi ingredients atau teknik pemrosesan yang digunakan untuk membuat nasi goreng, dan saran untuk menambahkan bumbu instan nasi goreng pada buku-buku berikutnya melihat permasalahan masyarakat yang susah mengakses bumbu-bumbu yang digunakan untuk nasi goreng di luar Indonesia. Webinar diakhiri dengan sesi ramah tamah dengan narasumber, pengumuman penerimaan doorprize, dan foto virtual bersama.

Kunjungan ke Desa Srimartani dan Sriharjo secara Virtual dari Seluruh Dunia

Rilis Berita Rabu, 14 Juli 2021

Hari ke-2 penyelenggaraan 3rd summer course dengan tema “Local Indigenous Functional Food’s Roles in the Era of Covid-19 Pandemic: From Farm to Table” pada tanggal 14 Juli 2021 diisi dengan 3 sesi yang terdiri dari virtual trip dan diskusi, elaborasi materi, dan presentasi. Di sesi pertama, peserta mengikuti 2 kunjungan komunitas secara virtual dan dilanjutkan dengan diskusi perihal kelebihan dan kekurangan dalam penerapan Agro-ekowisata dan pemanfaatan mesin-mesin pertanian.

Selanjutnya pada sesi ke-2, disajikan pemaparan materi dari Prof. Lilik Sutiarso tentang “Sustainable Agriculture: a case study in Sriharjo Village”. Dalam pemaparannya, Prof. Lilik  menjelaskan tentang konsep ekonomi bio-circular-green (BCG). Pada konsep circular economy, green economy, dan bio-economy diintegrasikan guna menyelaraskan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. Konsep ini sudah dikembangkan sejak lama untuk membuka peluang kerjasama antara industri, pemerintah, dan penduduk dalam suatu sistem yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya.

Desa Sriharjo merupakan desa pertama yang menerapkan BCG. Agro-environmental Edu Techno Park [AETP] adalah model modifikasi dari pengembangan techno park yang berfokus lebih kepada agri-environmental systems. Terdapat tiga aspek yang dikembangkan di Sriharjo, meliputi Agri-environmental Technology, proses edukasi, dan aktivitas produksi. Adapun output yang dihasilkan dari penerapan model AETP adalah keberlanjutan sistem agri-environmental di suatu desa serta penguatan pengetahuan penduduk guna membangun suatu komunitas penduduk yang berbasis pada agri-environmental system.

Pada sesi terakhir yang dipandu oleh Dr. Ngadisih, dilakukan presentasi hasil brainstorming dari tiap kelompok tentang kelebihan dan kekurangan dari penerapan Agro-ekowisata dan pemanfaatan mesin-mesin pertanian dari video yang telah diputar pada sesi pagi hari.

 

 

Manusia Perlu Mengikuti Tuntutan Jaman Melalui Upaya Kreativitas dan Inovasi

Dies NatalisRilis Berita Rabu, 14 Juli 2021

Dalam rangka Dies Natalis ke-58, Fakultas Teknologi Petanian UGM menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengembangan SDM dengan tema “How to be Creative and Innovative Person” dengan narasumber Haryanta, S.Psi., Psi., M.A.

Pelatihan ditujukan bagi tenaga kependidikan (tendik) FTP UGM dengan maksud agar para tendik mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang bergerak begitu cepat melalui peningkatan motivasi diri untuk lebih kreatif dan inovatif dalam rangka berdaya saing tinggi dan perbaikan terus menerus (continuous improvement). Pelatihan diselenggarakan secara daring pada Rabu, 7 Juli 2021 pukul 08.30-11.30 WIB, dan dihadiri sejumlah 70 tenaga kependidikan FTP UGM.

Pelatihan dibuka dengan pemberian sambutan oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, SDM dan Sistem Informasi FTP UGM, Dr.  Kuncoro Harto Widodo, S.T.P., M.Eng. Dalam sambutannya, Dr. Kuncoro menyampaikan harapannya agar para tendik selalu berupaya melakukan perbaikan secara terus menerus setiap harinya demi kemajuan intitusi dan  memajukan kualitas SDM FTP UGM.

Haryanta, S.Psi., Psi., M.A., sebagai narasumber pelatihan memaparkan bahwa manusia selalu dalam perubahan, baik skill, individu, jaman, perilaku, pendapat, dan lain sebagainya. Manusia perlu mengikuti tuntutan pada jamannya dengan mengikuti perubahan melalui upaya kreativitas dan inovasi. Menurutnya kunci dalam menghadapi perubahan yaitu pengetahuan, kesadaran, kesediaan, dorongan, usaha nyata, dan konsistensi untuk berubah. Perlunya kemampuan berpikir manusia dalam memecahkan masalah dengan berpikir kritis (mendalam), kreatif (meluas), dan strategis (problem solving). Setiap perubahan membutuhkan energi ekstra, sehingga cara memotivasi diri mengubah mindset, perlu pembiasaan, memikirkan etika dalam perubahan termasuk perkembangan teknologi, baik aturan maupun kesepakatan dalam kegiatan.

Pelatihan berlangsung lancar dan disertai sesi tanya jawab. Pada akhir acara narasumber menyampaikan ucapan terima kasih, pesan dan kesan kepada para tendik agar tetap melakukan tanggung jawab masing-masing dengan baik, tetap bersyukur, dan melakukan hal-hal yang positif, menjaga motivasi serta mengimprovisasi diri.

 

1…107108109110111…134

Berita Terakhir

  • Sertijab Ketua dan Sekretaris Senat FTP UGM Tandai Estafet Kepemimpinan Fakultas
  • Student Exchange Support Program ke Yamagata University Japan FY 2026
  • Hampir 45 Ribu Peserta Ikuti UM UGM CBT 2026, Rektor Tinjau Pelaksanaan di FTP
  • FTP UGM Gelar Summer School bersama NUS dan FH Upper Austria
  • Gelar Produk Mahasiswa TPHP 2026 Hadirkan Inovasi Pangan Darurat

Berita UGM

  • Mahasiswa UGM Kembangkan Aplikasi Pemantau Isu Publik dan Konten Viral Berbasis AI 26 Juni 2026
  • Mewujudkan Ekonomi Berkeadilan bagi Daerah Penghasil Nikel  26 Juni 2026
  • 45 Tahun Merekam Indonesia, Jalan Persemaian Sineas Garin Nugroho 26 Juni 2026
  • Industri Sawit Diminta Perkuat Hilirisasi dan Optimalkan Perwakilan Dagang 26 Juni 2026
  • Inovasi Teknologi dan Kearifan Lokal jadi Solusi Hadapi Krisis Iklim 26 Juni 2026

Agenda

  • 28Jul Workshop Sustainable Workspace: “Menuju Kantor Minim Jejak Karbon”
  • 13Agu Srawung Desa
  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
  • 27Agu Expo Produk Unggulan FTP UGM
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju