Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Produk Perikanan bagi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada 4 Maret 2026 yang bertempat di Pendopo Kapanewon Gamping, Sleman. Dalam kegiatan ini, Bambang Dwi Wijatniko, S.T.P., M.Agr.Sc., M.Sc., Ph.D., dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM turut hadir sebagai narasumber.
Dalam kesempatan tersebut, materi yang disampaikan bertajuk “Penanganan dan Pemilihan Bahan Baku Ikan untuk Mendukung Menu MBG yang Aman dan Berkualitas”. Materi ini membahas cara penanganan dan pemilihan bahan baku ikan yang tepat guna mendukung penyediaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang aman dan berkualitas.
Kegiatan ini diselenggarakan untuk menyikapi faktor rendahnya konsumsi ikan di DIY, yakni kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai kandungan gizi ikan, serta anggapan bahwa penanganan ikan merepotkan, berduri banyak, amis, dan berpotensi menyebabkan alergi. Apabila pengolahan pada menu ikan tepat, maka dapat disajikan menjadi hidangan yang bergizi. Oleh karena itu, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY terus menginisiasi Kampanye Gemarikan serta pelatihan pengolahan produk berbahan baku ikan bagi masyarakat.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melaksanakan kegiatan ini dengan harapan menu ikan semakin banyak tersaju dalam program MBG. Rata-rata setiap SPPG mampu menyajikan 2000-3000 menu setiap harinya, dan hingga saat ini sudah terdapat 306 SPPG yang beroperasi di DIY. Jika produk perikanan dapat menjadi menu MBG 1-2 kali dalam seminggu, diharapkan Angka Konsumsi Ikan (AKI) di DIY dapat meningkat.
Tujuan dari kegiatan Bimtek Pengolahan Produk Perikanan ini adalah untuk memberikan pemahaman dalam menjaga mutu dan keamanan pangan dalam penyediaan menu MBG, meningkatkan pemahaman mengkonsumsi ikan, memberikan pengetahuan pengolahan ikan yang baik dan benar, memberikan pelatihan cara mengolah ikan menjadi produk olahan, mengintervensi menu ikan dalam program Makan Bergizi Gratis.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera.