Empat mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM), melalui Program Kreativitas Mahasiswa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dengan Secundina Frida Hoki Harlanda (TPHP 2018) sebagai ketua tim, yang beranggotakan Dina Clarissa Kurniawan (TPHP 2018), Felicia Irawan (TPHP 2018), dan Veronika Dewi Pratanjani Prasasta (Gizi Kesehatan 2018) mengembangkan produk jeli dengan protein ikan kembung dan prebiotik kitosan sebagai kudapan darurat bencana di bawah bimbingan Andika Wicaksono Putro, S.T.P., M.Sc.
Dilansir dari data BNPB tahun 2021, tercatat bahwa sepanjang tahun 2020, fenomena bencana alam di Indonesia berjumlah 2.952 kejadian. Sangat memungkinkan selama terjadinya
bencana, akan ada kerusakan infrastruktur yang menghambat proses penyaluran bantuan, terutama bahan pangan yang bergizi. Berlatarbelakang hal tersebut, produk berbentuk jeli yang tidak mudah rusak dan mudah didistribusikan dikembangkan sebagai kudapan darurat bencana.
Produk jeli yang diperkaya dengan protein ikan kembung berperan penting dalam mencegah stunting pada anak-anak korban bencana alam. Selain itu, prebiotik kitosan yang juga bahan dasar dari jeli ini dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan pencernaan, terutama saat terjadi bencana.
Pemilihan produk jeli sebagai pangan darurat bencana karena produk jeli mudah dibawa dan didistribusikan, terutama saat bencana. Serangkaian pengujian dilakukan dalam pengembangan produk ini, mulai dari tingkat penerimaan konsumen, nilai gizi, uji fisik, dan uji mikrobiologis. Hasil pengujian menunjukkan produk jeli ini dapat diklaim sebagai produk tinggi protein, mampu memenuhi kebutuhan protein 10% dari AKG (per sajian 30 gram), dan memenuhi syarat batas cemaran kapang dan khamir (SNI Permen Jeli). Tekstur jeli yang kenyal disertai rasa jeruk yang segar menjadikan jeli ini berpotensi untuk menjadi kudapan darurat bencana, khususnya bagi anak-anak.
Kedepannya, diharapkan pengembangan produk jeli ini sebagai kudapan darurat bencana dapat dikomersialisasikan dan mampu memberikan kontribusi untuk mendukung penurunan stunting di Indonesia dengan memenuhi kebutuhan gizi, terutama protein pada anak-anak korban bencana.
Penulis:
Dina Clarissa Kurniawan
Felicia Irawan
Secundina Frida Hoki Harlanda
Veronika Dewi Pratanjani Prasasta
Ellyn Priwanti
Empat mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM), melalui Program Kreativitas Mahasiswa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dengan Dina Clarissa Kurniawan (TPHP 2018) sebagai ketua tim, yang beranggotakan Felicia Irawan (TPHP 2018), Secundina Frida Hoki Harlanda (TPHP 2018), dan Veronika Dewi Pratanjani Prasasta (Gizi Kesehatan 2018) mengembangkan produk snack bar anti-obesitas berbahan dasar intip, cornflakes, dan kelengkeng kering sebagai penambah cita rasa di bawah bimbingan Dr. Arima Diah Setiowati, S.T.P., M.Sc.
Tergolong sebagai pangan yang sederhana, intip dipilih menjadi bahan dasar pembuatan snack bar ini. Pada umumnya, intip dibuat dengan cara digoreng menggunakan minyak, tetapi intip dapat dimodifikasi menjadi pangan fungsional dengan cara pengolahan lain yaitu pemanasan dan pendinginan berulang tanpa menggunakan minyak, yang tentunya diharapkan dapat meningkatkan manfaat gizi dan nilai ekonominya. Selain itu, penggunaan bahan lain seperti cornflakes dan kelengkeng kering ditujukan untuk menambah cita rasa pada snack bar. Rasa manis dari kelengkeng kering, serta tekstur crunchy intip dan cornflake, menjadikan snack bar ini berpotensi untuk menjadi alternatif budaya snacking yang digemari masyarakat.
Penyambutan Mahasiswa Baru dan Talkshow Kiprah Alumni Pascasarjana Teknologi Pertanian ini diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia Dies Natalis ke-58, Dr. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., sambutan oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., sambutan dan pembukaan acara oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan (PPK) UGM Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr. Selanjutnya acara pengenalan pengurus Fakultas, Departemen dan Program Studi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P. Penyambutan Mahasiswa Baru dan Talkshow Kiprah Alumni Pascasarjana Teknologi Pertanian diselenggarakan secara online melalui Zoom Meeting dan YouTube Live Stream dengan Dr. Rudiati Evi Masithoh, S.T.P., M.Dev.Tech, Ketua Program Studi Pascasarjana S3 (doktor) Ilmu Teknik Pertanian sebagai moderator.
Pada tahun 2021, ARC diikuti oleh peserta program sarjana dan pascasarjana dari beberapa negara, yaitu: Indonesia, Malaysia, Thailand, Nepal, Brunei Darussalam, dan Filipina. Bidang lomba yang diselenggarakan meliputi Poster, Research Output Video, Model Construction Video dan Paper. Topik yang diusung yaitu “Advancement of IR 4.0 for Agriculture Sustainability and Food Security” dengan beberapa sub tema, diantaranya Agricultural Engineering, Food Engineering, Biotechnology, Green Technology, dan Agricultural Waste Management.
Webinar tersebut membedah buku karya salah satu sivitas akademika Fakultas Teknologi Pertanian UGM, yaitu Dr. Mirwan Ushada, STP. M.App.Life.Sc. yang merupakan Dosen Departemen Teknologi Industri Pertanian FTP UGM yang berjudul ‘Kansei Engineering untuk Agroindustri’. Sebagai pembahas adalah Ir. Markus Hartono S.T., M.Sc., Ph.D.,CHFP.,IPM., Dekan Fakultas Industri Kreatif dan Dosen Prodi Teknik Industri, Universitas Surabaya. Webinar diselenggarakan secara online melalui Zoom Meeting dan YouTube Live Stream yang dimoderatori oleh Rosa Amalia, S.T.P., M.Sc., Dosen Departemen Teknologi Industri Pertanian FTP UGM.