• Tentang UGM
  • Simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • PPID UGM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Teknologi Pertanian
  • Tentang Kami
    • Pengantar
    • Sejarah FTP UGM
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Struktur Kelembagaan
      • Senat Fakultas
      • Pengelola Fakultas
      • Pengelola Departemen
      • Pengelola Program Studi
      • Pelaksana Administrasi
      • Unit Manajemen Mutu (UMM)
    • Dies Natalis
    • Tenaga Pendidik
    • Kompetensi Lulusan
    • Fasilitas
      • Perpustakaan
    • Kerjasama
    • Kontak Kami
  • Pendidikan
    • Departemen
    • Program Studi
    • Program Pascasarjana
    • Akreditasi
    • Sistem Pendidikan
    • Persyaratan Menyelesaikan Studi
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Summer School NUS & FH Upper Austria
    • SUMMER COURSE
    • Program Fast Track FTP
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
  • Penelitian
    • Laboratorium
      • Inkubator
      • Uji Public Service
      • Pimpinan Laboratorium
    • Jurnal
    • Buku
    • Publikasi
  • Mahasiswa
    • Calon Mahasiswa
    • Organisasi Mahasiswa
    • Magang
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
    • Pengajuan Aktivitas Mahasiswa dan SKPI
    • Yudisium dan Wisuda Program Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Sarjana
    • Layanan Akademik Online – Pascasarjana
  • Alumni
    • Layanan Alumni
    • Karir
    • Survei Alumni
  • Informasi Publik
  • Beranda
  • Dies Natalis
  • Kansei Engineering Memiliki Manfaat untuk Invensi Berkelanjutan

Kansei Engineering Memiliki Manfaat untuk Invensi Berkelanjutan

  • Dies Natalis, Pendidikan, Rilis Berita
  • 5 Agustus 2021, 14.53
  • Oleh: tik.tp
  • 0

Yogyakarta, 5 Agustus 2021. Fakultas Teknologi Pertanian UGM menyelenggarakan webinar dan bedah buku: Kansei Engineering untuk Agroindustri. Webinar ini merupakan acara bedah buku jilid tiga yang merupakan rangkaian dari agenda Dies Natalis yang ke-58 Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada.

Webinar tersebut membedah buku karya salah satu sivitas akademika Fakultas Teknologi Pertanian UGM, yaitu Dr. Mirwan Ushada, STP. M.App.Life.Sc. yang merupakan Dosen Departemen Teknologi Industri Pertanian FTP UGM yang berjudul ‘Kansei Engineering untuk Agroindustri’. Sebagai pembahas adalah Ir. Markus Hartono S.T., M.Sc., Ph.D.,CHFP.,IPM., Dekan Fakultas Industri Kreatif dan Dosen Prodi Teknik Industri, Universitas Surabaya. Webinar diselenggarakan secara online melalui Zoom Meeting dan YouTube Live Stream yang dimoderatori oleh Rosa Amalia, S.T.P., M.Sc., Dosen Departemen Teknologi Industri Pertanian FTP UGM.

Webinar diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia Dies Natalis ke-58, Dr. Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., dan dibuka oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. yang diwakilkan oleh Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.

Pada sesi pemaparan, Mirwan menyampaikan bahwa buku ini mengangkat permasalahan umum pada agroindustri. Agroindustri memiliki lingkup dalam mengubah nilai tambah dari suatu produk. Ketidakpastian adalah sesuatu yang pasti dalam kehidupan termasuk dalam agroindustri. Pandemi covid merupakan salah satu ketidakpastian yang merupakan tantangan dan berpengaruh pada agroindustri. Kansei berasal dari kata ‘kan’ yang berarti afektif, sensibilitas, dan kesan sedangkan ‘sei’ berarti manusia dan dinamis. Kansei masuk pada parameter manusia sedangkan engineering masuk kepada invensi/rekacipta. Kansei dapat diukur menggunakan parameter verbal dan/atau non-verbal untuk dapat menghasilkan desain luaran seperti perbaikan mutu produk/jasa, penerimaan teknologi, produk/jasa baru, pengembangan sumber daya manusia, dan sistem kerja ergonomis. Kansei engineering memiliki manfaat untuk invensi berkelanjutan dalam mengantisipasi ketidakpastian dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang sangat beragam.

Ir. Markus Hartono S.T., M.Sc., Ph.D.,CHFP.,IPM. membahas buku Kansei Engineering untuk Agroindustri dari sisi profil, substansi, dan tantangan kedepannya. Markus menyampaikan bahwa dalam produk/jasa yang ditawarkan biasanya dilihat dalam sisi cost, delivery, dan flexibility. Ia memberi saran untuk menambah penjelasan mengenai potensi dari kansei engineering sebagai pelengkap atau sebagai pengganti bahwa saat ini aspek cost delivery tidak terlalu menjadi poin penting.

Mirwan menambahkan bahwa dalam sebuah sistem industri yang diperhatikan adalah cost, delivery, dan flexibility. Kansei memberikan pandangan baru dalam sisi yang lebih dalam yaitu manusia sebagai makhluk individu dan manusia sebagai makhluk berkelompok/sosial. Manusia sebagai makhluk individu, memiliki tiga kebutuhan yaitu kebutuhan dasar, kebergunaan, dan kenyamanan. Kansei lebih banyak membidik dalam aspek fleksibilitas. Selain itu, kearifan lokal juga merupakan salah satu poin penting yang diperhatikan dalam kansei engineering. Selain dengan disesuaikan dengan kearifan lokal dalam suatu daerah tertentu, kansei engineering juga disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar.

Markus berpendapat bahwa metode ini sangat penting untuk engineer atau designer. Ada hal yang penting selain fleksibilitas yaitu kebutuhan afektif yang menjadi titik penting dalam kansei. Cakupan definisi kansei engineering khususnya yang terkait dengan agroindustri dalam buku masih perlu ditambahkan. Di dalam buku terdapat pembahasan mengenai atap lumut yang ada di Jepang dan Indonesia, dijelaskan dalam buku bahwa pada saat diterapkan atap lumut, di jepang sedang musim panas sehingga menginginkan sesuatu yang segar, yang dipertanyakan adalah apakah dengan kansei engineering dapat mengubah persepsi dan inovasi atap lumut tersebut masih tetap bisa digunakan dalam musim dingin, di Jepang maupun di Indonesia. Mirwan menambahkan bahwa metode pengembangan saat ini adalah pengembangan kansei cerdas yang berfokus hanya pada dua musim sehingga bahasannya tidak sampai kepada musim dingin (winter) di Jepang.

Markus menyampaikan, sebagai designer dan engineer harus memperhatikan bagaimana kita bisa mengetahui kebutuhan konsumen sebelum konsumen mengatakannya. Hal ini sangat berkaitan dengan kansei engineering untuk itu kansei memang harus dinamis. Mirwan menambahkan bahwa semakin banyak bias dari suku, usia, pengalaman, makin bisa mengakomodasi skenario. Kansei harus bersifat multidisiplin, sehingga hal ini menjadi sebuah tantangan terutama kepada mahasiswa.

Webinar dihadiri oleh sekitar 150 orang yang berasal dari mahasiswa, umum, dan dosen. Diskusi diisi dengan enam pertanyaan mengenai pengaruh pandemi terhadap kansei, parameter yang dijadikan variabel dalam kansei, cara memvalidasi parameter kansei, mengenai masyarakat indonesia yang cenderung tidak memerlukan inovasi, pendekatan kansei engineering dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat, dan bagaimana kansei dapat mengantisipasi perubahan di masa depan. Webinar diakhiri dengan sesi ramah tamah dengan narasumber, pengumuman penerimaan doorprize, dan foto virtual bersama.

Tags: Seminar-Workshop Utama

Berita Terakhir

  • Didi Widjanarko: Lulusan Teknologi Pertanian Harus Siap Beradaptasi di Era Digital
  • Srawung Desa 2026, Semai Karya dan Cipta Berdaya Bersama Masyarakat Gondoarum
  • ParagonCorp MT 2027
  • Tepat di Hari UMKM Nasional, 30 Pelaku Usaha Ramaikan Workshop Nasional UMKM
  • PIONIR Agrophoria 2026 Ditutup, Agrotech Muda Siap Menapaki Dunia Perguruan Tinggi

Berita UGM

  • UGM dan ACU Sepakat Bangun Riset Kesejahteraan Manusia dan Etika AI 21 Agustus 2026
  • Rektor UGM Ajak Lulusan Jadi Pribadi Berkarakter dan Berdampak 20 Agustus 2026
  • Remaja Aktif, Generasi Sehat 20 Agustus 2026
  • Sentuhan Teknologi KKN UGM, Ubah Air Lereng Merbabu Jadi Layak Minum 20 Agustus 2026
  • Menembus Perut Bumi, Mapagama Jelajahi Kedalaman 110 Meter Gua Karst Maros 20 Agustus 2026

Agenda

  • 22Agu Expo Beasiswa
  • 27Agu The 10th International Conference – Indonesian Society for Lactic Acid Bacteria and Gut Microbiota (ISLAB GM)
  • 27Agu Expo Produk Unggulan FTP UGM
  • 30Agu TraktoRun 2026
  • 06Sep Agropreneur Business Plan Competition 2026
Semua Agenda
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Jl. Flora No. 1 Bulaksumur
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62 274 589797
+62 274 589797
fateta[at]ugm.ac.id

Info Fakultas

  • Rilis Berita
  • Agenda
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Perpustakaan
  • Beasiswa
  • Info Magang
  • Lowongan Kerja
  • Bantuan Hibah
  • Pengabdian
  • Seminar-Workshop

Departemen

  • Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Industri Pertanian

Layanan Akademik Online

  • Layanan Akademik Sarjana
  • Layanan Akademik Pascasarjana

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Permohonan Informasi Publik

Jurnal

  • Agritech
  • Agroindustrial Journal
  • Indonesian Food and Nutrition Progress

© 2026 Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Peta SitusAturan PenggunaanKontak

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju